Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dua Putaran, Deg-degan, Fix! Arif Rahman Nakhodai GP Ansor Kota Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dua Putaran, Deg-degan, Fix! Arif Rahman Nakhodai GP Ansor Kota Semarang

Politik organisasi ternyata bisa bikin jantung ikut lari. Konfercab X GP Ansor Kota Semarang jadi bukti, kalau urusan memilih ketua bukan cuma soal suara, tapi juga soal adu napas sampai putaran terakhir.

T. Budianto
Last updated: Januari 6, 2026 12:13 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DEBAT KANDIDAT: Arif Rahman (paling kanan) saat debat calon Ketua GP Ansor Kota Semarang, Minggu (4/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kota Semarang berjalan panas tapi tetap guyub. Forum tertinggi di level cabang ini akhirnya menetapkan Arif Rahman, S.HI, MSi sebagai Ketua PC GP Ansor Kota Semarang periode baru, lewat proses pemilihan yang nggak main-main.

Cerita dimulai dari putaran pertama yang bikin semua peserta saling lirik. Dua kandidat terkuat, Arif Rahman dan Abdul Aziz, sama-sama ngantongi 30 suara. Skor kacamata, belum ada pemenang. Alhasil, lanjut ke putaran kedua.

Di babak penentuan, suasana makin tegang. Hasil akhir menunjukkan Arif Rahman unggul tipis dengan 32 suara, sementara Abdul Aziz mengoleksi 28 suara. Selisih tipis, tapi sah. Pimpinan sidang pun langsung mengetok palu: Arif Rahman resmi jadi ketua baru PC GP Ansor Kota Semarang.

Baca juga: Konflik PBNU Bikin Resah, Nahdliyin Nusantara Desak Kiai Sepuh Turun Gunung

Dalam pidato perdananya, Arif Rahman mengusung tema yang cukup “nendang”: Menuju Kemandirian PC GP Ansor Kota Semarang. Menurutnya, mandiri bukan cuma soal duit, tapi juga soal organisasi yang kuat, gerakan yang hidup, dan kader yang punya kapasitas.

Kemenangan Semua

“Ini bukan kemenangan pribadi. Ini kemenangan semua sahabat Ansor. PC harus jadi rumah bersama, bukan arena adu ego. Kita kuat kalau PAC dan Ranting bergerak bareng,” tegas Arif Rahman.

Ia juga menargetkan konsolidasi organisasi yang lebih rapi, militansi kader berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), serta program-program yang relevan dengan realitas anak muda Kota Semarang hari ini.

Konfercab X pun ditutup dengan suasana campur aduk: haru, lega, dan penuh optimisme. Tepuk tangan panjang dari peserta PAC dan Ranting jadi tanda restu sekaligus harapan besar untuk kepemimpinan baru. Dua putaran, selisih empat suara, dan satu palu diketok. Pesannya jelas: di GP Ansor Kota Semarang, ketua lahir bukan dari jalan pintas, tapi dari proses panjang, napas panjang, dan suara yang benar-benar dihitung satu per satu. (tebe)

 

You Might Also Like

Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos

Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

Mengenal Kanker Ginjal Lebih Dekat Usai Kepergian Vidi Aldiano

Pemprov Cairkan Bonus Atlet Senilai Rp4,9 Miliar

Enggan Nunggu Akhir Tahun, Pemprov Jateng Gaspol Serapan APBD 2025

TAGGED:gp ansor semarangheadlinenu kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Prabowo Heran, Rakyat Indonesia Bahagia Padahal Hidup Sangat-sangat Sederhana
Next Article Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Tumbuh

Cetak Sejarah Dunia! Akhirnya Listrik dari EBT Bisa Lampaui Batu Bara

Oktober 9, 2025
Sepak Bola

Misi Memutus Tren Buruk Tiga Dekade

Juni 4, 2025
ilustrasi sekolah daring di rumah.
Info

Belum Dimulai Sudah Dibatalkan! Pemerintah Gak Jadi Berlakukan Sekolah Daring

Maret 26, 2026
Info

Joget Boleh, Tapi Bukan di Dapur! SPPG Ini Langsung Disetop BGN

Maret 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Putaran, Deg-degan, Fix! Arif Rahman Nakhodai GP Ansor Kota Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?