Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: DPR Ingatkan KEK Batang Soal Ekologi dan Tuntutan Kerja Adil Buat Semua
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

DPR Ingatkan KEK Batang Soal Ekologi dan Tuntutan Kerja Adil Buat Semua

BAM DPR RI kunjungi KEK Batang bahas tenaga kerja dan lingkungan. Totok Hedi Santosa tekankan pelatihan industri plus perlindungan ekologi, sementara Harris Turino dorong pemerataan kerja lintas gender dan industri baru biar Batang tumbuh jadi kota mandiri yang adil dan berkelanjutan.

baniabbasy
Last updated: September 25, 2025 8:56 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Anggota Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI GM Totok Hedi Santosa saat junjungan kerja BAM DPR RI di KEK Industropolis Batang, pekan lalu. Foto: dok.
Anggota Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI GM Totok Hedi Santosa saat junjungan kerja BAM DPR RI di KEK Industropolis Batang, pekan lalu. Foto: dok.
SHARE

BACAAJA, BATANG – Ngomongin masa depan anak muda tuh nggak bisa lepas dari dua hal: kerjaan dan lingkungan. Setidaknya itu yang jadi highlight saat anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI mampir ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, Senin (22/9/2025).

GM Totok Hedi Santosa, salah satu anggota BAM DPR RI, blak-blakan soal pentingnya pelatihan dari dunia industri. Menurutnya, jangan berharap pendidikan bisa langsung cetak tenaga kerja siap pakai.

“Kalau kita berharap pendidikan kita memberikan kontribusi langsung terhadap industri, itu pendidikan yang salah. Justru industriawan yang harus bertanggung jawab merekrut tenaga kerja dan memberikan pelatihan,” tegasnya.

Totok bilang, SMK dan sekolah kejuruan lain nggak perlu dibuat super teknis demi ngejar kebutuhan sempit industri tertentu. Tugas sekolah cukup ngasih bekal logika dan etika, sedangkan skill teknis ya biar industri yang ajarin.

“Siapa yang direkrut? Anak muda yang punya logik dan etik. Itu prasyarat utama,” katanya mantap.

Tapi bukan cuma urusan tenaga kerja, Totok juga wanti-wanti soal ekologi. Buat dia, jangan sampai semangat ngegas bikin kawasan industri maju malah bikin lingkungan jadi korban.

“Kita boleh punya industri yang maju, tapi tanpa space signifikan untuk ekologi, kita bakal hancur dengan segera,” ujarnya.

Meski senang KEK Batang punya visi jadi kota mandiri, Totok tetap kasih catatan serius: anak muda harus dipersiapkan dengan benar dan lingkungan harus tetap dijaga. “Itu tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

Bergeser ke koleganya, Harris Turino, yang juga anggota BAM DPR RI. Harris lebih fokus ke isu penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, KEK Batang nggak cuma jadi kawasan industri, tapi punya peluang gede buat jadi kota mandiri. Bahkan, proyeksi tahun 2100 bisa dihuni setengah juta penduduk. Gede banget, kan?

“Sekarang aja sudah nyerap 14 ribu pekerja, nanti bisa tembus 58 ribu,” jelas Harris.

Tapi, ada PR. Mayoritas pekerja di kawasan padat karya kayak tekstil dan sepatu itu perempuan. “Laki-laki jadi nggak kebagian kesempatan,” ungkapnya. Hal ini juga kejadian di daerah lain: Tegal, Slawi, sampai Brebes.

Makanya, Harris dorong KEK Batang jangan cuma bergantung ke tekstil. Harus ada industri otomotif dan sektor lain biar lowongan kerja makin beragam dan adil, tanpa gender bias.

“Pasarnya Indonesia besar, jadi pekerja laki-laki juga harus dikasih kesempatan,” katanya.

FYI, menurut data BPS Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Tengah masih 4,33 persen dari total 21,87 juta angkatan kerja. Bahkan di Brebes, Cilacap, dan Tegal, angkanya jauh lebih tinggi.

Kunjungan BAM DPR RI kali ini ngusung tema “Serap Aspirasi Terkait Implementasi Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Peluang Kerja di Kawasan Industri di Jawa Tengah.” Harapannya, pembangunan KEK Batang bisa jadi win-win solution: investor happy, masyarakat dapet kerjaan, dan lingkungan tetap aman.(*)

You Might Also Like

Musala Runtuh di Sidoarjo, Puan: Jangan Lagi Ada Santri Belajar di Tempat Tak Aman

Quattrick Wawan Febrianto Antar Kab Semarang ke Semifinal Soekarno Cup 2025

Longsor Pejawaran Bikin Jalur Banjarnegara–Dieng Lumpuh Total

Pantura Kebanjiran: BBM dan Gas Aman

Ghina Salsabila, Si Pendekar Muda dari Purbalingga yang Bikin Bangga Indonesia di Kancah Asia

TAGGED:bacaaja.coBAM DPR RIKEK Batang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Angka Kematian Ibu dan Bayi di Semarang Turun, Pemkot Punya Jurus Baru
Next Article Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan. Bukti MBG Dikelola Serampangan? Anak SD Kalbar Keracunan setelah Santap Menu Hiu Goreng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

Kota Semarang Siap Sambut 8.000 Kafilah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Chiko Radityatama Agung Putra (kemeja putih) ikut sidang pembacaan putusan di PN Semarang, Kamis (26/2/2026). (bae)
Hukum

Hakim Batal Bacain Vonis Chiko Pembuat Konten Cabul Smanse Pakai AI, Mengapa?

Februari 26, 2026
Info

Apresiasi Kinerja Gubernur-Wakil Gubernur Jateng, Saleh: On The Track, tapi . . .

April 8, 2026
Hukum

Rumah Mewah Disita, Bos Minyak Masih Raib

Oktober 18, 2025
Ilustrasi Tim SAR melakukan rescue vertikal untuk mengevakuasi korban pesawat jatuh di gunung.
Info

Cuaca Bulusaraung Nggak Bersahabat, Jenazah Pramugari ATR Terpaksa Digantung di Pohon

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DPR Ingatkan KEK Batang Soal Ekologi dan Tuntutan Kerja Adil Buat Semua
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?