Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: China Uji Kebun Antariksa, Bulan Jadi Target
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Teknologi

China Uji Kebun Antariksa, Bulan Jadi Target

Nugroho P.
Last updated: September 22, 2026 1:02 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
China mulai serius mengembangkan “kebun” di luar Bumi. Bukan sekadar menanam satu-dua tanaman untuk eksperimen, para peneliti Negeri Tirai Bambu kini sudah berhasil membudidayakan lebih dari 20 varietas dari 14 spesies tanaman di Stasiun Luar Angkasa Tiangong.
SHARE

BACAAJA, CHINA – China mulai serius mengembangkan “kebun” di luar Bumi. Bukan sekadar menanam satu-dua tanaman untuk eksperimen, para peneliti Negeri Tirai Bambu kini sudah berhasil membudidayakan lebih dari 20 varietas dari 14 spesies tanaman di Stasiun Luar Angkasa Tiangong.

Contents
Bukan Sekadar Kebun PercobaanGandum Berhasil Tumbuh Sampai PanenDari Tiangong Mengarah ke Bulan

Tanaman yang tumbuh di orbit sekitar 400 kilometer dari Bumi itu bahkan cukup beragam. Mulai dari selada, wortel, bunga matahari, kentang hingga gandum berhasil dikembangkan dalam lingkungan stasiun luar angkasa.

Capaian tersebut terungkap dalam konferensi teknik medis kedirgantaraan di Tianjin, China Utara. China Daily melaporkan, Pusat Astronot China memamerkan perkembangan kebun antariksa tersebut melalui foto dan video yang dibagikan astronot Shenzhou XXI, Zhang Hongzhang.

Bukan Sekadar Kebun Percobaan

Pengembangan tanaman di Tiangong punya tujuan yang jauh lebih besar daripada sekadar menghasilkan sayuran segar untuk astronot. China ingin menemukan cara agar manusia bisa bertahan lebih lama di luar Bumi tanpa terus bergantung pada kiriman logistik dari planet asalnya.

Sejak Oktober 2021, China mulai memasuki fase penerbangan berawak jangka panjang setelah kru Shenzhou XIII, yakni Zhai Zhigang, Wang Yaping dan Ye Guangfu, menempati modul inti Tianhe.

Dalam misi seperti ini, pasokan makanan, air dan kebutuhan hidup lainnya menjadi persoalan besar. Semakin lama astronot berada di orbit, semakin besar pula kebutuhan terhadap sistem yang mampu mendaur ulang berbagai sumber daya.

Ahli dari Pusat Astronot China, Bian Qiang, mengatakan eksperimen tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari Bumi.

Menurutnya, sistem pendukung kehidupan yang dikembangkan China ditujukan agar mampu meregenerasi air, udara dan makanan secara langsung di lokasi misi. Dengan begitu, kebutuhan hidup astronot bisa dipenuhi secara lebih mandiri.

Gandum Berhasil Tumbuh Sampai Panen

Teknologi yang dipakai dikenal sebagai Controlled Ecological Life Support System. Secara sederhana, sistem ini merupakan ekosistem buatan yang dirancang untuk mendaur ulang sekaligus menghasilkan kembali sumber daya penting seperti udara, air dan makanan.

Di Tiangong saat ini beroperasi dua jenis unit penanaman. Salah satunya memakai metode kultur substrat, sedangkan unit lainnya menggunakan teknologi aeroponik.

Aeroponik memungkinkan tanaman tumbuh tanpa media tanah konvensional. Akar tanaman mendapatkan nutrisi melalui lingkungan yang dikendalikan sehingga metode ini dinilai menarik untuk dikembangkan dalam misi luar angkasa.

Terobosan penting terjadi setelah unit aeroponik dikirim ke Tiangong pada 2025. Gandum yang ditanam di dalamnya berhasil melewati seluruh siklus pertumbuhan hingga menghasilkan panen.

Yang bikin eksperimen ini makin menarik, benih dari hasil panen pertama kembali ditanam. Tanaman gandum pada putaran kedua tersebut dilaporkan tumbuh dengan baik dan hampir memasuki masa panen.

Artinya, para peneliti China tidak hanya melihat apakah tanaman bisa hidup di luar angkasa. Mereka juga mulai menguji apakah tanaman bisa menghasilkan benih yang kemudian digunakan untuk menumbuhkan generasi berikutnya.

Dari Tiangong Mengarah ke Bulan

Eksperimen di Tiangong menjadi bagian dari ambisi China membangun sistem pendukung kehidupan yang semakin mandiri. Jika teknologi tersebut terus berkembang, tanaman bisa punya peran penting dalam misi antariksa yang berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Stasiun Tiangong sendiri kini memasuki fase hunian jangka panjang. China bahkan merencanakan salah satu kru Shenzhou XXIII tinggal selama satu tahun penuh di orbit.

Namun, target akhirnya bukan cuma membuat kebun di stasiun luar angkasa. China juga mulai membidik lokasi yang lebih jauh, yakni Bulan.

Sejalan dengan rencana pendaratan manusia di Bulan pada 2030, China menyiapkan konsep kebun yang bisa dikembangkan di permukaan Bulan. Kebun tersebut diharapkan menjadi salah satu komponen penting agar astronot dapat tinggal dan bekerja lebih lama tanpa sepenuhnya mengandalkan pasokan dari Bumi.

Jika teknologi ini berhasil dikembangkan, konsep “berkebun” di luar Bumi bisa berubah dari eksperimen menjadi bagian penting dari kehidupan manusia di antariksa.(*)

You Might Also Like

Susah Lepas dari HP Jelang Tidur? Coba Cara Ini

HP Xiaomi Mulai Lemot? Cek Sisa Umurnya

Dongkrak Produksi Susu, Jateng Andalkan Teknologi Inseminasi Buatan

HP Android Kebanyakan Iklan, Ternyata Ada Cara Bikin Anteng

HP Baru Harus Dicas Dulu? Ini Faktanya

TAGGED:antariksabulankebun antariksa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article GANTI NAMA--KA Argo Sindoro berubah nama jadi KA Muria per 1 Oktober 2026. (ist) Identitas Baru! Tiga Nama Kereta Jurusan Semarang-Jakarta Disatukan Jadi KA Muria
Next Article Pakar hukum tata negara Mahfud MD. Mahfud MD Sorot Prabowo: Ada Sesuatu yang Menyandera, Tidak Berdaulat sebagai Presiden

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Makin Dewasa, Kenapa Teman Baru Susah Dicari?

Awas Lho.. Pacaran Sekantor Bisa Bikin Dinamika Tim Berubah

Awas, Jantung Basah Bukan Istilah Medis, Ini Kondisinya

Salah Transfusi di Seoul, Pasien Meninggal

Full Tank Bikin Boros? Ini Hitungan Ahli BRIN

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Teknologi

Kacamata Pintar Jadi Alat Bully, Tren TikTok Disorot

Agustus 25, 2026
Ilustrasi polusi udara
Teknologi

Seberapa Bersih Udara yang Kita Hirup di Dalam Rumah?

Agustus 21, 2026
Teknologi

Cuma Modal HP Bekas, Rumah Bisa Aman 24 Jam: Ini 5 Aplikasi CCTV Gratisan yang Wajib Dicoba

Juni 28, 2025
Teknologi

Bonggol Jagung Sumut Tembus Jepang, Nilainya Rp1 Miliar

September 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: China Uji Kebun Antariksa, Bulan Jadi Target
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?