BACAAJA, SEMARANG– Suasana di Pendopo Kautaman, Gunungpati, Semarang, terasa lebih dari sekadar acara formal. Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) RI Jawa Tengah yang dibalut Halalbihalal ini berubah jadi ruang “gaspol” ide dan arah baru organisasi alumni Lemhannas RI.
Yang bikin makin serius tapi tetap cair, hadir langsung Ketua Umum IKAL, Purnomo Yusgiantoro. Nggak datang cuma buat seremoni, dia langsung “lempar target”: IKAL Jateng harus jadi pionir nasional.
Baca juga: Upgrade Skill, Mahasiswa Semarang Ramai-ramai Ikut Beasiswa Menulis Bacaaja
“Jateng ini punya modal kuat. Pengurusnya mumpuni, dan buat saya pribadi ini spesial karena Semarang adalah tanah kelahiran saya,” ujarnya santai tapi penuh penekanan.
Di balik dorongan itu, ada rencana yang nggak main-main. Purnomo lagi nyiapin yayasan sosial yang fokus ke pendidikan. Targetnya jelas: bantu anak-anak muda lewat program beasiswa, dari bangku sekolah sampai kuliah.
Jangka Panjang
Bukan sekadar bantuan, tapi investasi jangka panjang. Harapannya, generasi berikutnya nggak cuma pintar, tapi juga siap jadi pemimpin.
Ketua DPD IKAL Jateng, Sri Puryono, juga nggak mau santai. Dia bilang, jajarannya siap “naik gigi”, bikin organisasi ini lebih aktif, lebih berdampak, dan nggak cuma eksis di atas kertas.
Baca juga: Belajar Bahasa Korea Bareng Oppa, Siswa Semarang Auto Semangat. Ada Beasiswanya?
Acara pun berjalan tanpa kesan kaku. Diskusi ngalir, ide bermunculan, dan suasana tetap hangat khas Halal Bihalal. Dari yang serius sampai yang ringan, semua jadi bahan bakar buat arah baru IKAL Jateng. Kalau semua rencana ini beneran jalan, IKAL Jateng bisa jadi contoh: alumni yang nggak cuma reuni, tapi juga ikut “ngerjain masa depan”.
Soalnya di negeri ini, yang sering kumpul banyak… tapi yang benar-benar bikin perubahan, biasanya masih dihitung pakai jari. (tebe)

