Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bukan Cuma Ajang Kumpul, Tapi Jadi Pionir Perubahan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bukan Cuma Ajang Kumpul, Tapi Jadi Pionir Perubahan

Kalau biasanya reuni alumni identik sama nostalgia dan foto bareng, yang satu ini beda level. Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) RI Jateng justru lagi didorong buat naik kelas, bukan sekadar kumpul, tapi jadi pionir gerakan kebangsaan, bahkan sampai nyiapin beasiswa buat masa depan generasi muda.

T. Budianto
Last updated: Mei 3, 2026 10:46 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Ketua Umum IKAL Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro foto bersama pengurus DPD IKAL Jateng dalam acara Rakerda sekaligus Halalbihalal di Pendopo Kautaman, Gunungpati, Semarang, Minggu (3/5). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Suasana di Pendopo Kautaman, Gunungpati, Semarang, terasa lebih dari sekadar acara formal. Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) RI Jawa Tengah yang dibalut Halalbihalal ini berubah jadi ruang “gaspol” ide dan arah baru organisasi alumni Lemhannas RI.

Yang bikin makin serius tapi tetap cair, hadir langsung Ketua Umum IKAL, Purnomo Yusgiantoro. Nggak datang cuma buat seremoni, dia langsung “lempar target”: IKAL Jateng harus jadi pionir nasional.

Baca juga: Upgrade Skill, Mahasiswa Semarang Ramai-ramai Ikut Beasiswa Menulis Bacaaja

“Jateng ini punya modal kuat. Pengurusnya mumpuni, dan buat saya pribadi ini spesial karena Semarang adalah tanah kelahiran saya,” ujarnya santai tapi penuh penekanan.

Di balik dorongan itu, ada rencana yang nggak main-main. Purnomo lagi nyiapin yayasan sosial yang fokus ke pendidikan. Targetnya jelas: bantu anak-anak muda lewat program beasiswa, dari bangku sekolah sampai kuliah.

Jangka Panjang

Bukan sekadar bantuan, tapi investasi jangka panjang. Harapannya, generasi berikutnya nggak cuma pintar, tapi juga siap jadi pemimpin.

Ketua DPD IKAL Jateng, Sri Puryono, juga nggak mau santai. Dia bilang, jajarannya siap “naik gigi”, bikin organisasi ini lebih aktif, lebih berdampak, dan nggak cuma eksis di atas kertas.

Baca juga: Belajar Bahasa Korea Bareng Oppa, Siswa Semarang Auto Semangat. Ada Beasiswanya?

Acara pun berjalan tanpa kesan kaku. Diskusi ngalir, ide bermunculan, dan suasana tetap hangat khas Halal Bihalal. Dari yang serius sampai yang ringan, semua jadi bahan bakar buat arah baru IKAL Jateng. Kalau semua rencana ini beneran jalan, IKAL Jateng bisa jadi contoh: alumni yang nggak cuma reuni, tapi juga ikut “ngerjain masa depan”.

Soalnya di negeri ini, yang sering kumpul banyak… tapi yang benar-benar bikin perubahan, biasanya masih dihitung pakai jari. (tebe)

You Might Also Like

PLN Terangi Sekolah Papua Tengah dengan Super Sun

Siber Polda Jateng Ungkap Ilegal Akses Cheat Platfom Mobile Legends

Panggilan “Babu” Senior ke Junior PPDS Undip Disorot

Valet Ride Polda Jateng Jadi “Jurus Anti Capek” Pemudik

Rapikan Infrastruktur Jaringan di Yogyakarta, PLN Icon Plus Hadirkan Layanan Digital yang Semakin Andal

TAGGED:dpp ikalhalalbihalalsri puryono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mangkunegaran Run 2026 Bikin Peserta Nggak Fokus Finish
Next Article Tukar Sampah Jadi Lumpia: Cara Agustina Bikin Warga Antre Bukan karena Diskon

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

Glucowrap, Sandal Pintar Mahasiswa UGM Pantau Kaki Diabetesi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Warga melihat jembatan yang menghubungkan Desa Duren dan Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang ambrol pada Senin (23/2/2026). Pemdes setempat membuat jembatan darurat agar 800-an warga di Desa Duren tak terisolasi.
Info

800 Warga Sumowono Terisolasi, Jembatan Penghubung Antardesa Ambrol

Februari 24, 2026
Daerah

Luthfi Janji Bangun Jalan dan Sekolah Disabilitas di Babalan

Agustus 24, 2025
Info

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Maret 3, 2026
Sepak Bola

Terkendala Administrasi, Tiga Pemain Asing PSIS Gagal Tampil

Januari 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bukan Cuma Ajang Kumpul, Tapi Jadi Pionir Perubahan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?