BACAAJA, SEMARANG – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi.
Getaran gempa ini terasa cukup luas, bahkan dilaporkan sampai ke wilayah Semarang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 08.20 WIB.
Bacaaja: Erupsi Gunung Semeru, 32 Kali Gempa Guguran dalam 6 Jam
Bacaaja: Bencana Lereng Gunung Slamet Bikin Aliran Sungai Baru di Purbalingga, Alam Sedang Murka?
Episenter gempa berada di darat, sekitar 24 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 122 kilometer.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa tersebut termasuk gempa menengah.
“Gempa ini merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng,” kata Daryono.
Hasil analisis BMKG menunjukkan mekanisme sumber gempa berupa patahan naik. Meski getarannya terasa di banyak daerah, BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Daryono.
Getaran gempa dirasakan cukup kuat di Pacitan dan sekitarnya.
Sementara di sejumlah wilayah lain seperti Yogyakarta, Purworejo, hingga Semarang, getaran dirasakan lemah oleh sebagian warga.
“Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” jelasnya.
BMKG menyebut hingga sekitar pukul 08.35 WIB belum terdeteksi adanya gempa susulan.
“Monitoring kami belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan,” kata Daryono.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Warga diminta hanya mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG. (bae)


