Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Bos BGN Bilang Nggak Ada Celah Korupsi, Eh Anak Buah Malah Ungkap Modus-modus Korupsi MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bos BGN Bilang Nggak Ada Celah Korupsi, Eh Anak Buah Malah Ungkap Modus-modus Korupsi MBG

Kepala BGN Dadan Hindayana kepedean bilang gak mungkin ada korupsi di MBG, eh anak buahnya malah ngungkap modus-modus korupsinya. Skak mat!

R. Izra
Last updated: Oktober 23, 2025 11:00 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), lagi jadi sorotan banget ini.

Selain setiap hari ada saja kasus keracunan, hal lain yang disorot adalah potensi korupsi yang gede banget di MBG.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, bilang gak mungkinlah ada korupsi di program MBG. Dadan bilang sistemnya MBG udah dibikin secure banget —bahkan katanya, nggak ada celah buat korupsi.

Namun tak lama kemudian, orang BGN juga, anak buahnya Dadan, ngungkapin celah dan modus-modus korupsi di MBG.

Nah lhooo… siapa nih yang bener? Yuk simak lebih lengkapnya.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, bilang semua alur keuangan program ini udah dikunci rapet.

Jadi, kalau ada yang coba-coba main nakal, bakal langsung ketahuan.

“Nggak mungkin ada korupsi di makan bergizi karena kita udah bikin virtual account, yang harus ditandatangani berdua — mitra sama BGN,” kata Dadan di Jakarta, (6/8/2025).

Menurut Dadan, sistem pembayaran di program ini pakai konsep “at cost”, alias berdasarkan pengeluaran real di lapangan.

Semua harga bahan juga wajib ngikutin harga pasar, biar nggak ada yang tiba-tiba “naikin” harga buat keuntungan sendiri.

“Ada beberapa SPPG yang coba mark up, tapi dalam waktu sebentar langsung ketahuan dan langsung diaudit BPKP. Uangnya juga harus dikembalikan,” lanjutnya.

BGN juga ngaku udah siap banget buat mencegah kebocoran anggaran.

Soalnya, uang program MBG nggak numpang dulu di rekening BGN, tapi langsung dikirim dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke rekening virtual masing-masing mitra.

“Uangnya nggak disimpan di BGN, tapi langsung dari KPPN ke virtual,” tegas Dadan.

Namun, pernyataan Dadan di atas malah dibantah mentah-mentah sama anak buahnya.

Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, mengungkap ada yang nggak beres pada program MBG —mulai dari laporan keuangan yang nggak sesuai realita sampai pelanggaran SOP dan juknis.

“Masalahnya bukan cuma nggak ngikut SOP, tapi juga nggak kasih laporan keuangan yang bener,” kata Tigor di acara Membangun Ekosistem Pangan dalam Mendukung Program MBG di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Tigor juga cerita, ada kasus di mana tim dapur alias SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) kejebak rayuan pihak ketiga — kayak yayasan atau vendor — buat beli bahan pangan murah demi dapet cuan lebih.

Padahal, sistem MBG udah dibikin superketat pakai virtual account (VA), biar dana nggak bisa diutak-atik sembarangan.

“Yang megang duit ini anak-anak muda umur 26–27 tahun. Bayangin, mereka ngelola dana sampai Rp10 miliar per dapur,” katanya.

Tapi, ya namanya juga dunia nyata — godaan duit emang nggak pernah kecil. Masih ada aja yang tergoda buat main curang.

“Digoda yayasan, katanya: ‘Udah, beli aja bahan jelek, nanti saya kasih selisihnya,’” ungkap Tigor.

Efeknya? Ada SPPG yang akhirnya kejebak harapan bakal dapet tambahan Rp20 juta per bulan, tapi malah ngorbanin kualitas bahan makanan yang harusnya dikonsumsi masyarakat.

“Ada yang udah kami pecat juga. Kasihan sih, tapi integritas itu harus dijaga dari awal,” lanjutnya.

Meski begitu, Tigor wanti-wanti biar publik nggak asal nuduh kalau belum punya bukti kuat.

“Kalau mau bilang ada yang korupsi atau nyalahgunain uang negara, harus ada buktinya. Jangan asal fitnah, apalagi ke anak muda,” tegasnya.

Kata dia, BGN juga telah menghentikan sementara operasional sekitar 40 dapur SPPG yang terbukti melanggar SOP dan juknis.

Adapun, penghentian itu dilakukan sembari melakukan investigasi, termasuk pemberian peringatan keras kepada kepala SPPG.

Nah kan, jangan kepedean bilang gak mungkin ada korupsi dulu pak Dadan, wong faktanya di lapangan banyak yang gak beres. (*)

You Might Also Like

Kinerja Dipercepat, Pemprov Terapkan SOTK Baru

Dapur MBG Mesti Lulus “Ujian Steril” Dinkes

OTT Sudewo: Jabatan Desa Diduga Pakai Price List

Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik

Zebra Candi Jalan Terus, Pelanggar Tetap Gaspol

TAGGED:dadan hindayanagbnheadlinekepala bgnkorupsi mbgmodus korupsi mbg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi penangkapan tersangka. 14 Anak di Magelang Diduga Korban Salah Tangkap, Disiksa Biar Ngaku Ikut Demo
Next Article SMP Muhammadiyah 1 Gombong Kedatangan WNA, Siswa Langsung Heboh di Halaman Sekolah!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Suasana pedesaan di kaki Gunung Ungaran, Jawa Tengah. (bae)
Info

Cuma 15 Desa di Jateng Berstatus Tertinggal, Pemprov: Sangat Tertinggal 0

Januari 25, 2026
Sepak Bola

COO PSIS: Enam Poin Harga Mati

Januari 20, 2026
Hukum

Lemparan Batu dan Botol saat Aksi May Day, Berbuah Tuntutan Tiga Bulan Penjara

Oktober 1, 2025
Daerah

Pansus Hak Angket DPRD Pati Gandeng Pakar Hukum, Siap “Kupas” Kebijakan Bupati

Agustus 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bos BGN Bilang Nggak Ada Celah Korupsi, Eh Anak Buah Malah Ungkap Modus-modus Korupsi MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?