Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Biar Kisah Wali Nggak Cuma Cerita, Wagub Usul Masuk Timeline Pakai AI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Biar Kisah Wali Nggak Cuma Cerita, Wagub Usul Masuk Timeline Pakai AI

Zaman scroll, swipe, dan skip. Kalau sejarah masih disuruh dibaca tebal-tebal, ya wajar kalau anak muda kabur duluan. Nah, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin punya ide yang lumayan relate: ajaran para wali jangan cuma jadi dongeng lama, tapi ikut nimbrung di dunia digital pakai AI.

T. Budianto
Last updated: Januari 9, 2026 8:38 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
HADIRI TEMBAYATAN: Wagub Jateng, Taj Yasin menghadiri kegiatan Tembayatan Punden dan Belik Kasunanan Kudus di Kompleks Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Rabu (7/1/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KUDUS-  Demi menjaga khasanah keislaman Nusantara tetap hidup dan nggak kalah saing sama konten viral, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mendorong dokumentasi dan digitalisasi ajaran para wali dengan memanfaatkan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Gagasan itu disampaikan Gus Yasin saat menghadiri kegiatan Tembayatan Punden dan Belik Kasunanan Kudus bertema “Menyebarkan Energi Peradaban Aulia” di Kompleks Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Rabu (7/1/2026) malam.

Baca aja: Kiai Sholeh Darat Guru RA Kartini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Menurutnya, ajaran para wali di Nusantara bukan cuma soal dakwah, tapi juga tentang budaya dan peradaban. Sayangnya, banyak yang berhenti jadi cerita lisan atau teks sejarah yang jarang disentuh generasi sekarang.

“Sejarah para wali ini perlu kita modernisasikan, nggak cuma jadi cerita. Kalau bisa, gambar-gambar wali dengan dawuh-dawuhnya itu di-AI-kan,” kata Gus Yasin.

AI, lanjut dia, bisa jadi alat bantu biar sejarah Islam Nusantara lebih nyampe ke anak muda tanpa harus menggurui. “Jadi anak-anak buka short di YouTube, yang muncul Sunan Kalijaga, Sunan Kudus. Ada wajah para wali, dawuh-dawuhnya, cerita-ceritanya. Itu pasti lebih menarik,” ujarnya.

Minat Baca

Gus Yasin menilai, minat baca sejarah di kalangan generasi muda memang makin menurun. Bukan karena nggak peduli, tapi karena cara menyampaikan informasinya sudah beda zaman. Anak muda sekarang lebih akrab dengan visual, audio, dan teknologi.

Karena itu, digitalisasi berbasis AI dianggap jadi jalan tengah agar nilai-nilai keislaman Nusantara tetap lestari, tanpa kehilangan relevansi. Ia juga menyebut banyak kisah para wali yang kini mulai tenggelam, padahal sarat nilai keteladanan yang masih relevan untuk generasi hari ini.

Baca juga: Dorong Inklusi, Nawal Yasin Minta Program Difabel Masuk ke Kecamatan Berdaya

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin turut memberikan penghargaan kepada para tokoh yang dinilai tulus berkhidmah menjaga laku spiritual dan jejak peradaban leluhur Kudus.

Intinya, kalau algoritma bisa bikin konten joget viral, masa ajaran wali kalah saing? Mungkin sudah waktunya Sunan masuk FYP bukan buat flexing, tapi buat ngajarin makna hidup. (tebe)

You Might Also Like

Puan Berharap Duta Besar Memahami Situasi Global

Fahmi Kampiun Ceqiu 10 Ball Tournament

Bagaimana Hukum Menyimpan Daging Kurban Setelah Hari Tasyrik?

Agustina Angkat 2.354 PPPK: Paruh Waktu, Tapi Komitmennya Full Time!

Agar Selamat di Laut, Ini Doa Nabi Nuh yang Perlu Dibaca Saat Naik Kapal

TAGGED:headlinepemkab kuduspemprov jatengtembayatanwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Lagi Ramai: Dari Desa Sunyi Sampai Borobudur, Semua Jadi Magnet
Next Article Jateng Gas Pol Manajemen Talenta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Gandeng Swasta Gencarkan Sumur Resapan

Februari 18, 2026
Unik

Mokel Itu Apa Sih? Istilah Puasa Diam-Diam

Februari 23, 2026
Daerah

Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi

Juli 23, 2025
Presiden Prabowo merombak kabinet dengan mencopot lima menteri, termasuk Sri Mulyani dan Budi Arie. Langkah ini dinilai sebagai konsolidasi politik, sekaligus melepaskan bayang Jokowi. Publik menanti, apakah reshuffle ini akan bawa perubahan nyata atau sekadar ganti nama. Foto: dok.
Unik

Prabowo Gaspol di Pidato Perdana, Anggarkan Rp335 Triliun buat Makan Bergizi Gratis 2026

Agustus 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Biar Kisah Wali Nggak Cuma Cerita, Wagub Usul Masuk Timeline Pakai AI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?