Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Belum Sebulan Jadi Menteri, Ini Polah Menkeu Purbaya yang Bikin Geger
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Belum Sebulan Jadi Menteri, Ini Polah Menkeu Purbaya yang Bikin Geger

Baru sebulan menjabat, Purbaya sudah jadi headline di banyak media. Dari dana triliunan ke Himbara, isu cukai rokok, hingga ancaman tarik anggaran kementerian, semua jadi bahan perbincangan hangat.

Nugroho P.
Last updated: September 29, 2025 1:21 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Baru beberapa minggu duduk di kursi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa langsung bikin gebrakan. Ia menggelontorkan dana segar Rp200 triliun ke lima bank pelat merah (Himbara). Dana ini dibagi rata: Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing dapat Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun.

Contents
Isu Cukai RokokBuru Penunggak PajakTegas Soal Anggaran KementerianLapor ke PresidenGaya Kerja yang LugasKontras dengan PendahuluJadi Sorotan PublikMenanti Konsistensi

Purbaya menjelaskan bahwa alokasi ke BSI memang lebih kecil, namun punya alasan kuat. “BSI kita kasih Rp10 triliun karena jadi satu-satunya akses perbankan di Aceh. Jangan sampai masyarakat di sana ketinggalan,” jelasnya lugas.

Isu Cukai Rokok

Tak berhenti di perbankan, Purbaya juga membuat keputusan berani soal cukai rokok. Dalam pertemuan dengan pengusaha tembakau, ia memastikan tarif cukai tidak naik di tahun 2026.

Awalnya ia sempat berkelakar akan menurunkannya, namun akhirnya sepakat bahwa tarif tetap di posisi sekarang. Langkah ini sontak disambut lega oleh pelaku industri rokok yang selama ini waswas dengan kebijakan kenaikan tahunan.

“Kalau mereka bilang cukup, ya kita ikuti. Jangan sampai industri yang banyak serap tenaga kerja malah goyah,” ujarnya santai.

Buru Penunggak Pajak

Gebrakan lain datang dari sektor perpajakan. Purbaya menarget penagihan kepada 200 penunggak pajak besar yang sudah inkracht. Dari jumlah itu, 84 wajib pajak sudah melunasi kewajiban dengan nilai Rp5,1 triliun.

Masih ada sekitar Rp60 triliun yang harus ditagih. Untuk itu, Purbaya menggandeng Polri, Kejaksaan Agung, KPK, hingga PPATK agar proses penagihan bisa lebih cepat. “Sekarang mereka nggak bisa kabur lagi,” tegasnya.

Tegas Soal Anggaran Kementerian

Tak hanya itu, Purbaya juga memperingatkan kementerian yang serapan anggarannya rendah. Ia menegaskan akan menarik kembali anggaran tersebut jika hingga Oktober tak ada perbaikan.

“Kalau serapan rendah, kita tarik dan geser ke program yang lebih produktif,” kata Purbaya. Menurutnya, uang negara harus benar-benar bermanfaat, bukan hanya parkir di pos anggaran.

Lapor ke Presiden

Rencana penarikan anggaran kementerian ini juga sudah ia laporkan langsung ke Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini disebutnya sebagai upaya mempercepat realisasi belanja pemerintah.

Presiden, kata Purbaya, mendukung penuh upaya tersebut. “Pak Presiden jelas minta percepatan. Jangan sampai APBN jadi mandek,” tambahnya.

Gaya Kerja yang Lugas

Sosok Purbaya dikenal lugas dan cepat ambil keputusan. Sejak resmi menggantikan Sri Mulyani, ia rajin blusukan ke lembaga keuangan, sidak, bahkan membuka komunikasi dengan publik lewat media sosial.

Gaya ini bikin publik terkejut sekaligus penasaran. Pasalnya, Kementerian Keuangan selama ini dikenal formal dan penuh perhitungan sebelum mengambil kebijakan.

Kontras dengan Pendahulu

Sri Mulyani yang lebih dari satu dekade memimpin Kemenkeu dikenal detail, berhati-hati, dan selalu menekankan stabilitas. Purbaya hadir dengan pendekatan berbeda: cepat, berani, dan tak segan membuat keputusan yang bikin geger.

Perbedaan gaya inilah yang membuat publik menyoroti setiap langkahnya. “Saya hanya ingin anggaran negara benar-benar bekerja,” ucapnya singkat.

Jadi Sorotan Publik

Baru sebulan menjabat, Purbaya sudah jadi headline di banyak media. Dari dana triliunan ke Himbara, isu cukai rokok, hingga ancaman tarik anggaran kementerian, semua jadi bahan perbincangan hangat.

Publik kini menunggu, apakah gebrakan ini bisa membawa perubahan nyata atau hanya “polah” pejabat baru yang penuh gimik.

Menanti Konsistensi

Meski langkah awalnya bikin heboh, tantangan sesungguhnya ada pada konsistensi. Apakah Purbaya bisa mempertahankan ritme kerja cepat ini, atau akan melambat ketika birokrasi mulai menghambat?

Waktu akan membuktikan. Untuk sekarang, gaya barunya sudah cukup membuat nama Purbaya Yudhi Sadewa jadi bahan obrolan nasional. (*)

You Might Also Like

Emas Gaspol! Tembok 5.000 Dollar Siap Jebol?

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Emas Pegadaian Lagi Turun, Galeri24 dan UBS Ikutan

Wow! Asetnya Capai Rp12 Triliun, 33 BPR BKK se-Jateng akan Merger jadi Bank Syariah

Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!

TAGGED:gebrakan purbayamenkeuMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan KLB Keracunan MBG: Enam Langkah Pemerintah
Next Article Sidang kasus penyekapan intel saat demo May Day, di PN Semarang. (bae) Mahasiswa Terdakwa Penyekap Intel Polisi: Hukuman Penjara Bukan untuk Balas Dendam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Foto ilustrasi seorang warga mengangkat sekarung beras di gudang Bulog. Awas! Beras yang anda konsumsi beras oplosan yang dikata preimum ternyata kwalitasnya tidak sama. Jangan heran jika dimasak mudah basi dan tidak tahan lama.
Ekonomi

Awas! Beras Yang Anda Konsumsi, Premium ‘Oplosan’

Juli 15, 2025
Presiden Prancis Emmanuel Macron saat di Borobudur. Borobudur merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Jateng.
Ekonomi

Jateng Jadi Provinsi Paling Cuan dari Pariwisata, Kalahkan Bali dan Jogja

Januari 5, 2026
Ekonomi

Jelang Lebaran, Harga Versi Pemkot dan Pasar Berbeda Jauh

Maret 19, 2026
Ekonomi

Gus Yasin Ajak Perbankan di Jateng Ikut “Patungan Sosial” Lewat Wakaf

Maret 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Belum Sebulan Jadi Menteri, Ini Polah Menkeu Purbaya yang Bikin Geger
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?