Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bekali Kader PKK untuk Lebih Dekat dengan Warga, PKK Jateng Gelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan di Banjarnegara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bekali Kader PKK untuk Lebih Dekat dengan Warga, PKK Jateng Gelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan di Banjarnegara

Ema Rahmawati menjelaskan bahwa pelatihan ini jadi bagian dari evaluasi setelah Rakernas IX PKK. Menurutnya, selama pandemi 2020–2023, hampir semua kegiatan dilakukan secara daring.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 8, 2025 2:44 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kelembagaan PKK di Kabupaten Banjarnegara.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah terus berupaya memperkuat peran kadernya di lapangan. Salah satunya lewat Pelatihan Penguatan Kelembagaan PKK yang digelar di Aula Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, selama dua hari, Selasa–Rabu (7–8 Oktober 2025). Kegiatan ini diikuti oleh kader PKK dari berbagai desa di wilayah Mandiraja.

Contents
Gerakan Rabu Pon dan Program Siaga BencanaKolaborasi PKK dan DisdukcapilMateri Padat dan AplikatifApresiasi untuk Desa Aktif

Pelatihan berlangsung cukup hangat dengan suasana kekeluargaan. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris PKK Provinsi Jawa Tengah, Ema Rahmawati; Ketua TP PKK Banjarnegara, Sahida Andinasari Wakhid; Ketua Dharma Wanita Persatuan Banjarnegara, Hj. Sri Rejeki Indarto; serta sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dispermades PPKB Hendro Cahyono dan Kepala Disdukcapil Tien Sumarwati.

Dalam sambutannya mewakili Ketua PKK Provinsi Jawa Tengah, Ema Rahmawati menjelaskan bahwa pelatihan ini jadi bagian dari evaluasi setelah Rakernas IX PKK. Menurutnya, selama pandemi 2020–2023, hampir semua kegiatan dilakukan secara daring.

“Setelah sekian tahun pandemi, kita ingin tahu apakah program PKK di daerah tetap berjalan baik. Harapannya, pasca Rakernas X nanti, kegiatan PKK bisa makin solid untuk periode 2026–2029,” ujar Ema.

Gerakan Rabu Pon dan Program Siaga Bencana

Ema juga menyinggung soal tantangan kaderisasi. Tahun politik kemarin membuat banyak pengurus berganti, bahkan di beberapa daerah mencapai 90 persen. Tapi meski banyak pergantian, sejumlah program tetap jalan, seperti Gerakan Rabu Pon Ibu-Ibu Menanam Pohon, kegiatan tangguh bencana, penyusunan modul kelembagaan, serta kerja bareng dengan Linmas, Karang Taruna, dan kelompok masyarakat lainnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Banjarnegara, Sahida Andinasari Wakhid, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kelembagaan PKK agar makin solid dan adaptif terhadap kebutuhan warga. Menurutnya, PKK Banjarnegara ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat lewat berbagai program sosial dan edukatif.

“Pelatihan penanggulangan bencana itu penting banget, apalagi Banjarnegara termasuk wilayah rawan longsor dan banjir. PKK bisa ambil peran dalam memberi edukasi serta perlindungan bagi lansia, perempuan, dan anak-anak saat terjadi bencana,” jelas Sahida.

Kolaborasi PKK dan Disdukcapil

Kepala Disdukcapil Banjarnegara, Tien Sumarwati, dalam materinya menyoroti pentingnya sinergi antara PKK dan instansinya. Menurut Tien, kader PKK adalah garda terdepan dalam pelayanan masyarakat di tingkat RT dan desa.

“PKK ini punya jaringan luas. Kalau bisa disinergikan dengan data kependudukan, pelayanan publik pasti jauh lebih efektif,” ujar Tien.

Kabid Pemerintahan Desa Dispermades PPKB, Agung Hermawan, yang hadir mewakili kepala dinas, juga menyampaikan pentingnya memperkuat struktur organisasi PKK agar bisa lebih berperan dalam pembangunan desa.

“Kalau kelembagaan PKK kuat, dampaknya bisa langsung terasa di masyarakat. Dari hal kecil seperti pendataan keluarga sampai ikut berkontribusi dalam program pembangunan,” kata Agung.

Materi Padat dan Aplikatif

Pelatihan yang berlangsung dua hari ini dibagi menjadi sesi kebijakan dan sesi teknis. Di hari pertama, peserta dibekali pemahaman soal perencanaan program, peran pembina PKK, tata kelola kelembagaan, dan implementasi 10 Program Pokok PKK.

Hari kedua fokus pada hal-hal yang lebih teknis. Para kader belajar mengelola keuangan organisasi, mengisi administrasi dengan benar, dan mencatat data mulai dari kelompok PKK tingkat desa hingga kecamatan. Tujuannya supaya sistem administrasi PKK makin rapi dan bisa jadi dasar dalam pengambilan keputusan di tingkat daerah.

Apresiasi untuk Desa Aktif

Di akhir kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada dua desa, yaitu Desa Somawangi dan Desa Jalatunda, Kecamatan Mandiraja. Keduanya dinilai aktif membantu masyarakat dalam urusan pencatatan akta kelahiran dan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Pelatihan ini tak cuma menambah wawasan, tapi juga jadi ajang silaturahmi antar kader lintas desa. Banyak peserta yang berharap kegiatan seperti ini bisa digelar rutin agar semangat kaderisasi PKK tetap menyala di tengah masyarakat. (*)

You Might Also Like

Ribuan Anak Muda Diamankan di Aksi Ricuh Jateng, Polda: Mayoritas Pelajar

Nggak Cuma Nangkep Penjahat, Polisi Juga “Ngurus Pesangon”

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

KPK Buka Babak Baru, Pemanggilan Budi Karya Mulai Bergulir

Tanggul Sungai Cacaban Jebol: 900 KK Warga Demak Terdampak, 350 Ha Sawah Terendam

TAGGED:PKK BanjarnegaraPKK Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi dari AI sejumlah anak jadi korban keracunan makanan. Siswa SMPN 1 Wedi Klaten Panik setelah Santap MBG, Banyak yang Tumbang Diduga Keracunan
Next Article Penyelamatan Tak Biasa! Sapi Satu Ton Nyemplung Kubangan, Damkar Banyumas Turun Tangan!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kerusakan Jalan Pascabanjir di Silayur Langsung Diperbaiki

556 KK Terdampak Banjir Ngaliyan-Tugu

TEMAN DEKAT -Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C, pada Jumat (20/2/2026). (Kemenko Perekonomian)

Rupiah Melemah Makin Nyungsep di ‘Kaki’ USD, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar

KORBAN BANJIR--Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut banjir Semarang, Sabtu (16/5/2026). (ist)

Nasib Tragis Maryam, Lansia Semarang Tewas Terseret Banjir Imbas Tanggul Mangkang Jebol

Pemkot Salurkan Bantuan Korban Banjir Tugu dan Ngaliyan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Sabar, UMP-UMK Jateng 2026 Bakal Diketok 24 Desember

Desember 17, 2025
Sepak Bola

Jadwal Piala Presiden 2025 Diubah, Laga Persib vs Port FC Jadi Magnet Utama

Juni 18, 2025
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Proyek Chromebook Kemendikbudristek: Ketika Laptop Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Lapak Korupsi Rp1,98 Triliun

September 10, 2025
BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun.
Info

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Pilih Jalannya Sendiri, Tolak MBG demi Dapur Sehat

September 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bekali Kader PKK untuk Lebih Dekat dengan Warga, PKK Jateng Gelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan di Banjarnegara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?