Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Awas Sekali Klik Bisa Habis!! Begini Cara Penjahat Siber Bobol M-Banking Tanpa Sentuh Dompet
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Awas Sekali Klik Bisa Habis!! Begini Cara Penjahat Siber Bobol M-Banking Tanpa Sentuh Dompet

Modusnya menggunakan teknologi fake BTS—pemalsuan sinyal operator—yang memungkinkan pelaku mengirim pesan dari nomor yang tampak resmi, lengkap dengan logo dan format pesan seperti milik bank sungguhan.

Nugroho P.
Last updated: Juli 7, 2025 6:17 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Kejahatan Siber
SHARE

ERA  serba digital, satu sentuhan jari bisa menyelesaikan banyak hal. Tapi siapa sangka, satu klik juga bisa membuat isi rekening terkuras tanpa sisa. Kejahatan siber kini tak lagi mengincar kartu ATM atau dompet fisik. Target mereka jauh lebih berbahaya: aplikasi mobile banking (M-Banking) di ponsel Anda.

Kejahatan ini bukan cerita baru, tapi terus berevolusi dengan teknik yang makin licik. Hanya melalui sebuah tautan mencurigakan yang dikirim via SMS atau WhatsApp, penjahat bisa mengambil alih akun perbankan seseorang tanpa menyentuh ponselnya.

Fenomena ini membuat para nasabah harus lebih waspada. M-Banking yang awalnya dibuat untuk mempermudah transaksi, kini menjadi ladang incaran pelaku kejahatan digital.

Tak hanya transfer uang, fitur dalam aplikasi perbankan kini mencakup pembayaran tagihan, pembelian produk, bahkan investasi. Semua dilakukan dari satu aplikasi.

Namun kenyamanan itu datang bersama risiko besar. Tautan palsu alias phishing jadi senjata utama para penjahat siber untuk menjebak pengguna.

Modusnya menggunakan teknologi fake BTS—pemalsuan sinyal operator—yang memungkinkan pelaku mengirim pesan dari nomor yang tampak resmi, lengkap dengan logo dan format pesan seperti milik bank sungguhan.

Menurut Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dari Vaksinkom, metode ini memanfaatkan celah di sistem komunikasi SS7, protokol tua yang masih digunakan oleh banyak operator seluler.

“Dengan memanfaatkan celah dalam sistem SS7, pelaku bisa menyamar sebagai pihak bank dan mengarahkan korban ke situs palsu yang desainnya nyaris identik dengan situs resmi,” jelas Alfons.

Situs palsu itu kemudian meminta korban mengisi informasi rahasia seperti username, password, PIN, dan kode OTP. Ketika data ini dikirim, pelaku langsung bisa mengakses akun M-Banking dan menjalankan transaksi tanpa diketahui pemilik akun.

Yang mengerikan, semua itu bisa terjadi dalam hitungan menit. Bahkan sebelum korban sadar ada yang aneh, saldonya bisa sudah berpindah tangan.

Mengingat betapa canggih dan cepatnya modus ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan agar pengguna M-Banking lebih waspada.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan: jangan pernah membagikan kode OTP atau PIN kepada siapa pun, meski terlihat berasal dari nomor bank. Pastikan selalu mengetik alamat situs bank secara manual di browser dan jangan asal klik tautan.

Penting juga untuk mengecek ulang setiap detail transaksi, serta mengaktifkan notifikasi real-time dari bank agar dapat segera mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Jika merasa ada yang tidak beres—misalnya kehilangan sinyal secara tiba-tiba, atau mendapat SMS OTP tanpa melakukan transaksi—segera hubungi pihak bank dan laporkan.

Alfons menyarankan agar setiap pengguna menghindari transaksi keuangan menggunakan jaringan publik seperti WiFi gratis. “Lebih baik pakai koneksi pribadi. Jangan tergiur kenyamanan, karena keamanan tetap nomor satu,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya logout dari aplikasi M-Banking setelah digunakan. Jangan biarkan akun tetap aktif di perangkat, terutama jika ponsel dipakai bergantian.

Bila berganti perangkat, pastikan seluruh data lama terhapus dengan bersih. Jangan beri celah sedikit pun untuk dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Sering kali orang lalai karena merasa aplikasinya aman. Padahal, serangan justru datang lewat kebiasaan kecil yang tidak disadari,” ujar Alfons.

Kejahatan digital tidak mengenal waktu. Penjahat siber terus mengembangkan cara baru untuk membobol sistem yang kita anggap aman.

Kini, bukan cuma dompet yang harus dijaga, tapi juga sentuhan jari di layar ponsel. Sebab, satu klik saja bisa membuat rekening Anda kosong dalam sekejap. (*)

You Might Also Like

Gubernur Jateng Luthfi Minta Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Dikebut

15 Negara Siap Ramaikan Semarang Night Carnival 2026

Pengamat Kritik Banyaknya Warga Sipil di Lokasi Pemusnahan Amunusi TNI, Pelanggaran SOP?

Nginep Hemat di Jogja: Murah, Nyaman, dan Penuh Cerita

Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal

TAGGED:cara kuras m bankingkuras m bankingm bankingpenjehat siberrekening kosongsatu klik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mobil Propam Dipakai Pacaran, Tabrak Lari Hebohkan Medan: Sopirnya Ternyata Remaja 16 Tahun
Next Article Begini Nasib Propam yang Mobil Dinasnya Dipakai Anak Buat Pacaran hingga Tabrak Lari

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Perdagangan Tahun 2015-2016 Tom Lembong, divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat bersalah dan dihukum 4,5 tahun penjara.
Unik

Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara

Juli 18, 2025
Tersangka digelandang dari kantor kejaksaan menuju tahanan sementara di Semarang.
Unik

Ini Sosok Mantan Pejabat Setda Cilacap Terlibat Korupsi Aset Rp237 Miliar

Mei 9, 2025
Tips

Bikin Panik Ibu Hamil, Sering Ngompol Ternyata Belum Tentu Berbahaya

Juli 3, 2026
Unik

Mau Bayar Tiket Kereta di Indomaret? Begini Cara Mudah dan Praktisnya

Juli 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Awas Sekali Klik Bisa Habis!! Begini Cara Penjahat Siber Bobol M-Banking Tanpa Sentuh Dompet
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?