Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Begini Nasib Propam yang Mobil Dinasnya Dipakai Anak Buat Pacaran hingga Tabrak Lari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Begini Nasib Propam yang Mobil Dinasnya Dipakai Anak Buat Pacaran hingga Tabrak Lari

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengonfirmasi bahwa Iptu AP dinilai lalai dalam pengawasan fasilitas negara, hingga kendaraan dinas bisa dibawa oleh anaknya yang masih berusia 16 tahun.

Nugroho P.
Last updated: Juli 7, 2025 6:24 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi Propam
SHARE

NARAKITA, TAPANULI – Kepala Seksi Propam Polres Tapanuli Selatan, Iptu AP, kini harus menghadapi pemeriksaan internal usai mobil dinasnya digunakan anak untuk jalan-jalan bersama pacar dan terlibat dalam insiden tabrak lari di Kota Medan.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu malam (6/7/2025) itu menyulut perhatian publik setelah video kejar-kejaran antara korban dan mobil dinas tersebut viral di media sosial. Mobil yang seharusnya dipakai untuk tugas dinas justru digunakan anak remaja untuk urusan pribadi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengonfirmasi bahwa Iptu AP dinilai lalai dalam pengawasan fasilitas negara, hingga kendaraan dinas bisa dibawa oleh anaknya yang masih berusia 16 tahun.

“Iptu AP karena kelalaiannya, jadi, kami melakukan proses sesuai aturan yang berlaku,” kata Kombes Ferry saat ditemui di Medan, Senin (7/7/2025).

Ferry menyebut pihaknya masih mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan remaja tersebut. Bila ditemukan unsur pidana atau pelanggaran serius, proses hukum akan tetap dijalankan sesuai prosedur.

Insiden bermula ketika anak Iptu AP, yang juga berinisial AP, mengambil mobil dinas ayahnya dan digunakan untuk keliling Kota Medan. Dalam perjalanan, mobil tersebut menyerempet kendaraan milik warga yang kemudian merekam kejadian tersebut.

Korban lantas mengunggah video itu ke media sosial dan membuat kasus ini viral. Banyak netizen mengecam penggunaan mobil dinas untuk aktivitas pribadi, apalagi jika digunakan untuk pacaran.

“Jadi, kami dari Polda melakukan proses penyelidikan terkait video viral itu, karena adanya mobil Propam yang dibawa seorang anak, dan informasinya melakukan tabrak lari,” jelas Ferry.

Hingga kini, korban belum membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan. Namun, video yang beredar menjadi dasar awal bagi penyelidik untuk melakukan klarifikasi dan penelusuran.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Julihan Muntaha, memastikan bahwa pihaknya telah menahan kendaraan dinas tersebut dan memeriksa Iptu AP atas dugaan pelanggaran prosedur penggunaan kendaraan dinas.

“Untuk bersangkutan hari ini masih dalam pemeriksaan, apabila nanti terbukti melakukan pelanggaran, maka kami laksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Julihan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat menyayangkan terjadinya penyalahgunaan kendaraan dinas oleh pihak keluarga anggota kepolisian.

“Kendaraan yang digunakan anak Iptu AP tersebut sudah kami amankan di Bidang Propam Polda Sumut,” ungkapnya.

Julihan juga mengimbau agar semua anggota kepolisian disiplin dan tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi atau membiarkannya disalahgunakan oleh pihak keluarga.

“Untuk itu, kami mengingatkan seluruh personel agar kendaraan dinas hanya dipakai untuk keperluan kedinasan saja, bukan untuk urusan pribadi apalagi dipakai anak untuk pacaran,” tegasnya.

Kasus ini pun menjadi sorotan internal kepolisian sebagai bahan evaluasi terhadap pengawasan dan pengendalian penggunaan aset dinas, terutama kendaraan operasional yang seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan institusi.

Pemeriksaan terhadap Iptu AP masih berlangsung dan hasilnya akan menentukan apakah ia akan dikenai sanksi disiplin, kode etik, atau bahkan sanksi hukum lebih lanjut.

Polda Sumut juga memastikan akan bertindak tegas terhadap personel yang terbukti lalai dan memberikan contoh buruk di tengah masyarakat.

Di tengah sorotan publik, banyak pihak mendesak agar ada tindakan nyata dari institusi kepolisian agar kasus serupa tidak terjadi kembali.

Dengan viralnya kasus ini, pihak kepolisian kembali diingatkan pentingnya keteladanan dari dalam, termasuk dalam penggunaan fasilitas negara yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. (*)

You Might Also Like

Demo Panas? Begini Cara Tetap Cool Tanpa Meledak Emosi

Sambut HUT ke-479 Kota Semarang, Taman Lele Semarang Bersolek

Viral Lagi, Flexing Pejabat Bikin Gerah, di Akun X

PNS Kejati Jateng Jadi Calo CPNS, Dituntut 2 Tahun Penjara

Bikin Konten di Lokasi Bencana, Aspri Prabowo Dirujak Netizen

TAGGED:mobil propammobil propam tabrak larimobil propam untuk pacaranpropam
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Awas Sekali Klik Bisa Habis!! Begini Cara Penjahat Siber Bobol M-Banking Tanpa Sentuh Dompet
Next Article Penutupan Meriah Kejurprov Futsal Jateng 2025, Purbalingga Buktikan Diri Sebagai Tuan Rumah Tangguh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama pimpinan DPR lainnya, memerhatikan sejumlah pertanyaan wartawan yang ditujukan kepadanya dalam konferesi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Unik

Puan Singgung Putusan MK 135 Menyalahi UUD

Juli 15, 2025
SCU dan Semarang Zoo bekerja sama dalam konservasi satwa, Selasa (16/9/2025) , membuka ruang belajar praktis bagi mahasiswa. Kolaborasi ini mendukung pelestarian lingkungan dan kesejahteraan satwa, dengan menekankan pentingnya standar perawatan serta tanggung jawab menjaga kemurnian dan keberlanjutan spesies. Foto: dok/ist
Unik

SCU dan Semarang Zoo Satu Frekuensi, Konservasi Satwa Jadi Misi Bersama

September 16, 2025
Mantan Menteri BUMN yang juga dijuluki si 'Raja Media' Dahlan Iskan.
Unik

Raja Media Dahlan Iskan Tersangka Penggelapan, Pelapornya Jawa Pos

Juli 8, 2025
Unik

Awas!! Klaim Berlebihan Produk Skincare Bisa Dipenjara 12 Tahun

Juli 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Begini Nasib Propam yang Mobil Dinasnya Dipakai Anak Buat Pacaran hingga Tabrak Lari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?