Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gerhana Bulan Total: Estetik Buat Kita, Neraka Logika Buat Flat Earther
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gerhana Bulan Total: Estetik Buat Kita, Neraka Logika Buat Flat Earther

Gerhana bulan total atau blood moon memang kelihatan estetik, tapi fenomena alam ini secara logika bencana buat kaum bumi datar atau flat earther.

R. Izra
Last updated: September 6, 2025 2:10 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Tangkapan layar Youtube National Geographic
Tangkapan layar Youtube National Geographic
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kalau biasanya tontonan malam minggu itu konser, bioskop, atau drama tetangga ribut, besok malam (7–8 September 2025) seluruh Indonesia bakal dapat hiburan kosmik gratis: Gerhana Bulan Total alias Blood Moon.

Fenomena ini bukan sekadar purnama gelap-gelapan, tapi versi premium yang bikin langit merah merona kayak lampu bar karaoke. Jadwalnya jelas:

  • 23.27 WIB → gerhana sebagian mulai
  • 00.31 WIB → gerhana total dimulai (bulan berubah jadi merah darah)
  • 01.53 WIB → gerhana total selesai
  • 02.56 WIB → gerhana sebagian berakhir

Nah, bagian paling ditunggu tentu fase total. Alih-alih hilang kayak ditutup spanduk, bulan justru jadi merah. Itu karena cahaya matahari dibelokin atmosfer bumi dan nyampe ke bulan. Efeknya dramatis, fotogenik, sekaligus bikin timeline IG penuh story bulan estetik.

Tapi jangan lupa, ada yang kliyengan tiap kali gerhana muncul: kaum bumi datar atau Flat Earther. Soalnya, menurut Prof. Thomas Djamaluddin, Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN:

“Gerhana bulan menarik untuk diamati. Kelengkungan bayangan bumi saat gerhana sebagian membuktikan bentuk bumi yang bulat,” ujarnya sebagaimana dikutip dari postingan BRIN.

Coba bayangin, lagi asik bikin teori “Bumi kayak pancake,” eh ditampar langsung sama bayangan bumi yang jelas-jelas lengkung. Wajar aja kalau mereka auto panas dingin.

Yang asik, fenomena ini bisa ditonton siapa aja. Modalnya cuma mata telanjang dan posisi nyaman: teras rumah, balkon kos, atau malah warung kopi. Nggak perlu teleskop. HP mid-end ke atas juga bisa dipakai buat motret Blood Moon, asal nggak tremor.

Kalau kelewatan, ya siap-siap FOMO. Gerhana bulan total berikutnya baru nongol 3 Maret 2026, itu pun di Indonesia cuma bisa lihat sisa akhirnya doang. Jadi, momen besok malam beneran special edition.

Singkatnya, buat kita gerhana bulan itu karya seni alam gratis. Buat flat earther, itu horor logika yang nggak ada obatnya. (bae)

You Might Also Like

Pidato Berapi-api di PBB: Momentum Emas atau Janji Manis Prabowo di Panggung Dunia?

Gubernur Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inspiratif

Kalau Layanan Bisa Dikasih Rapor, Bank Jateng Dapat Nilai A Besar

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara

TAGGED:blood moonbumi datarfenomena alamflat earthergerhana bulan totalheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Apa Beda Latte vs Kopi Susu, Sama-sama Creamy, Tapi Beda Kelas
Next Article Ilustrasi truk ODOL. Pengamat Dorong Reaktivasi ‘Neraka Mini’ Buat Sopir ODOL di Jateng, Biar Jalan Gak Cepet Rusak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KERETA TERTEMPER SEPEDA MOTOR - Tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor di Jember. Pemotor disebut mengabaikan peringatan klakson dari masinis. (Instagram @railfanssindo)

Abaikan Klakson Masinis, Pengendara Sepeda Motor Tertemper Kereta Sangkuriang

Nama Perusahaan Dipasang Kurban, Eh Hukumnya Malah Bikin Bingung Banyak Orang

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rumah Heri Black Disisir KPK, Isi Dalamnya Bikin Penasaran Publik

JUARA TURNAMEN CATUR - Siswa SDN 3 Balu, Kecamatan Cepu, Cakti Rajasa Dananjaya Soedarsono, juara turnamen catur tingkat SD se-Kabupaten Blora, pada peringatan Hardiknas. (ist)

Cakti Rajasa Juara Turnamen Catur Hardiknas Tingkat SD di Blora

HP Bocah Ikut Kebobolan, Judol Kini Masuk Sampai Ruang Keluarga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP

Maret 1, 2026
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (5/9/2025), tanggapi tuntutan 17+8 dari mahasiswa. Foto: dok/ist
Nasional

DPR Gak Mau Main-main: Tanggapi 17+8 Tuntutan Rakyat, Potong Tunjangan & Stop Kunker Luar Negeri

September 5, 2025
Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto diwawancara di Kota Semarang, Jumat (23/1/2026). Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Warga Kalbar Tersangka Penyelundupan Ratusan Ton Bawang Bombai di Semarang

Januari 23, 2026
Info

Semarang Disebut “Rumah Besar”, Agustina Janji Nggak Ada yang “Ditinggal” di Usia 479

Mei 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gerhana Bulan Total: Estetik Buat Kita, Neraka Logika Buat Flat Earther
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?