Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Vaksin HPV Gak Masuk Anggaran? DPR: “Pak Menteri, Prioritasnya Kok Berubah?”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Vaksin HPV Gak Masuk Anggaran? DPR: “Pak Menteri, Prioritasnya Kok Berubah?”

DPR RI mewanti-wanti Kementerian Kesehatan soal minimnya alokasi anggaran untuk layanan kesehatan dasar seperti vaksin HPV dan program BIAS. Charles Honoris dan Sri Meliyana menyayangkan pentingnya layanan ini justru tidak dianggarkan sejak awal. Ditambah isu kenaikan iuran BPJS yang bikin publik resah,

baniabbasy
Last updated: September 5, 2025 2:31 am
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris disela-sela rapat bersama Menteri Kesehatan di Senayan, Kamis (4/9/2025). Foto: dok.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris disela-sela rapat bersama Menteri Kesehatan di Senayan, Kamis (4/9/2025). Foto: dok.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Layanan kesehatan dasar yang seharusnya jadi prioritas, malah “dilupakan” dalam anggaran Kemenkes 2025. Hal ini bikin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, angkat bicara keras dalam rapat bareng Menkes di Senayan, Kamis (4/9/2025).

“Jujur saya terkejut dan prihatin,” kata Charles. Salah satu yang disorot: vaksin HPV yang dulu sempat jadi program unggulan, sekarang malah gak kelihatan batang hidungnya di anggaran. Charles pun mempertanyakan, “Pak Menteri, prioritasnya kok berubah?”.

Gak cuma itu, anggaran tambahan Rp10 triliun buat Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan juga bikin publik bertanya-tanya. Isu kenaikan iuran pun mulai panas di luar sana. “Kalau iuran naik, rakyat kecil jangan jadi korban. Harusnya jumlah penerima bantuan juga ditambah,” tegas politisi PDIP ini.

Gak cuma Charles, anggota Komisi IX lainnya, Sri Meliyana dari Gerindra, juga menyoroti soal anggaran tambahan buat penyakit menular kayak DBD dan program imunisasi anak sekolah (BIAS). “Ini kebutuhan rutin, kok malah masuk tambahan? Harusnya udah dari awal dianggarkan dong,” kritiknya pedas.

Sri ngingetin, jangan sampai karena telat anggaran, masyarakat jadi gak punya akses ke obat dan vaksin penting. “Kalau pusat aja gak punya, daerah harus minta ke mana?” ujarnya sambil mengingatkan soal konsistensi perencanaan anggaran.

Jelas banget, DPR minta pemerintah jangan main-main soal kesehatan rakyat. Apalagi di tengah ekonomi yang masih berat, kebijakan kayak kenaikan iuran BPJS bisa memicu keresahan yang gak kecil.(*)

You Might Also Like

Saat Kota Makin Panas, Taman Sudirman Cocok Jadi Jujugan

Fakta Jatuhnya Pesawat India Air; Pilot Matikan Saklar Bahan Bakar

Pocong Bawa Sajam Keliling Cilacap Bikin Warga Susah Tidur

Meteor Jatuh Bikin Geger Warga Cirebon, BRIN: Beneran dari Langit, Bukan Ledakan!

Demo Panas? Begini Cara Tetap Cool Tanpa Meledak Emosi

TAGGED:Charles HonorisKomisi IXVaksin HPV
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wartawan di Pati berupaya melakukan wawancara dengan pihak yang dipanggil dalam Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Namun diperlakukan kasar oleh pengawal saksi yang tak lain Dewan Pengawas RSUD Suwondo.Foto: istimewa Doorstop Rapat Pemakzulan Bupati Pati Berujung Main Sikut, Wartawan Jadi Korban
Next Article Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends dalam Raker dengan Kemendikdasmen, Kamis (4/9/2025) di Senayan Jakarta. Foto: dok. Gaji Guru Cuma Rp200 Ribuan? DPR Desak Pemerintah Revisi Aturan BOS, Digitalisasi Sekolah Harus Merata!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.
Unik

DPR Murka, Pelayanan Haji 2025 Kacau, Jemaah Terlantar di Arafah

Juni 7, 2025
Unik

Cilacap Siap Punya “Malioboro Pesisir” dengan Sentuhan Heritage Modern

September 7, 2025
Viral

Surat Tangan Syamsul Viral Usai OTT, Isi Bikin Geger

Maret 17, 2026
Unik

Asap Sate di Malioboro Bikin Gerah dan Dikeluhkan, Petugas Langsung Tertibkan!!

Desember 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Vaksin HPV Gak Masuk Anggaran? DPR: “Pak Menteri, Prioritasnya Kok Berubah?”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?