Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun

Janji bisa gandain uang berujung maut. Pasutri di Pemalang tewas usai minum kopi racun dari Iskandar, dukun kambuhan yang dulu pernah bikin heboh karena kasus pembunuhan massal.

T. Budianto
Last updated: Agustus 20, 2025 5:28 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TERSANGKA PEMBUNUH: Iskandar (berbaju tahanan), dukun palsu tersangka pembunuh pasutri di Pemalang, dihadirkan ke Polda Jateng, Rabu (20/8). (Foto: Bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kasus tragis di Pemalang bikin warga heboh. Sepasang suami istri (pasutri) ditemukan tewas di atas tumpukan batu. Usut punya usut, ternyata mereka bukan kecelakaan, tapi korban pembunuhan.

Pelakunya bukan orang sembarangan: Iskandar (63), seorang dukun pengganda uang yang punya catatan kriminal panjang. Bayangin aja, tahun 2004 lalu dia udah ngebunuh sembilan orang, masuk penjara di Nusakambangan, dan baru bebas 2019. Eh sekarang kambuh lagi.

Pas dihadirkan polisi di Polda Jateng, Iskandar duduk di kursi roda karena kakinya luka. Wajahnya? Datar aja, kayak nggak ada rasa nyesel sedikit pun.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Dwi Subagio ngejelasin kalau modus Iskandar masih sama: ngaku bisa gandain uang.

“Modusnya adalah pelaku mengaku bisa menggandakan uangnya karena korban kesulitan ekonomi,” ujar Dwi, Rabu (20/8). Karena janji manisnya nggak ada bukti, korban pun nagih duitnya balik.

Ritual Terakhir

Nah, di sinilah jebakan maut si dukun mulai jalan. Pelaku menyampaikan ke korban ada ritual terakhir, pelaku dan korban ketemu di wilayah Tegal di sebuah warung nasi goreng di depan rumah sakit.

“Pelaku memberikan bungkusan kopi untuk diminum korban di tempat sepi tanpa keramaian, diminum harus tengah malam antara jam 01.00 WIB sampai sebelum subuh,” beber Dwi.

Singkat cerita, pasutri itu nurut. Mereka bawa kopi racun itu ke lokasi, lalu minum bareng. Hasilnya? Tragis. “Korban setelah terima bingkisan berupa minuman kopi itu keluar dan menuju TKP pemecahan batu. Di situ korban minum kopi tersebut yang ternyata dicampur racun jenis apotas,” imbuh Subagio.

Akhirnya polisi turun tangan. Dari hasil penyelidikan, jejaknya balik lagi ke Iskandar, si dukun kambuhan yang ternyata nggak kapok walau udah pernah ngehabisin sembilan  nyawa sebelumnya. (bae)

You Might Also Like

Pengakuan Mahasiswa Undip Penyekap Intel: Kami Niatnya Mengamankan dari Amuk Massa

214 Ton Narkoba Dimusnahkan. Puan: Jangan Kasih Kendor!

Hakim Batal Bacain Vonis Chiko Pembuat Konten Cabul Smanse Pakai AI, Mengapa?

601 Kursi Desa di Pati Kosong, KPK: Ini Desa atau Ruang Tunggu?

Dari Salah Jalan ke Cinta Tanah Air, Napiter Cipinang Rayakan Kemerdekaan

TAGGED:dukun palsupolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Foto: dok Ada 104 Daerah se-Indonesia yang Naik PBB-nya. Pati Hanya Pemantik
Next Article Tragedi Mancing di Semarang: 4 Nyawa Melayang, 1 Masih Hilang Diseret Ombak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangkapan layar siaran berita debut dua sopir bus profesional asal Indonesia di Jepang, yang berangkat melalui program JIDS.

Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Direktur LBH Semarang, Syamsuddin Arief (pegang mik) paparan tentang kerja-kerja advokasi organisasinya, Rabu (21/1/2026). (bae)
Hukum

Curhat LBH Semarang: Katanya Jateng Mau Jadi Lumbung Pangan, Kok Kriminalisasi Petani

Januari 22, 2026
Hukum

Drama Saham PSIS Tamat di Meja Hakim

Oktober 23, 2025
Hukum

Transfer Nyasar Rp20 M, Koper Misterius, dan Drama Lahan 700 Hektare

Desember 3, 2025
Hukum

Jeritan Hati Mami Uthe: Cuma Koordinator LC tapi Jadi Kambing Hitam Kasus Striptis

September 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?