Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mbak Ita Murka: Suami Diam-Diam Temui Iin, Terima Rp600 Juta Tanpa Sepengetahuan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Mbak Ita Murka: Suami Diam-Diam Temui Iin, Terima Rp600 Juta Tanpa Sepengetahuan

Sidang dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang terus menghadirkan drama baru. Kali ini, mantan Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, meluapkan kekesalan terhadap suaminya, Alwin Basri, yang diam-diam bertemu bawahan cantiknya tanpa izin dan diduga menerima aliran dana ratusan juta rupiah dari pegawai Bapenda.

T. Budianto
Last updated: Juli 23, 2025 4:24 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Mantan Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita (kerudung pink) menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/7). (Foto: bae)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Drama rumah tangga mewarnai sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Mantan Wali Kota Hevearita G Rahayu, atau yang akrab disapa Mbak Ita, mengaku marah besar terhadap suaminya, Alwin Basri, karena secara diam-diam menerima kunjungan Indriyasari, Kepala Bapenda, di rumah pribadinya saat ia tidak ada.

“Agak emosi saya, ada perempuan datang ke rumah saat saya tidak ada. Perempuan cantik, lagi,” kata Mbak Ita dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/7).

Kunjungan itu tidak pernah dikomunikasikan oleh Indriyasari alias Iin, yang secara struktural merupakan bawahan langsung Mbak Ita saat menjabat wali kota. Hal ini memicu pertengkaran antara Mbak Ita dan suaminya, yang diketahui menjabat Ketua PKK Kota Semarang sekaligus Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah.

“Kami malah berantem,” ungkapnya.

Persoalan tak berhenti di situ. Mbak Ita juga mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui bahwa sang suami diduga menerima dana sebesar Rp600 juta yang berasal dari iuran pegawai Bapenda, yang diberikan dalam tiga tahap—tanpa sepengetahuannya.

“Itu saya nggak tahu kapan nyerahinnya,” ujar Mbak Ita kepada majelis hakim.

Api Cemburu

Ketegangan antara Mbak Ita dan Iin sudah mencuat sejak beberapa waktu lalu. Dalam persidangan pada Senin (30/6), Iin sempat menyiratkan bahwa Mbak Ita bersikap cemburu terhadap kedekatannya dengan Alwin. Saat ditanya jaksa mengapa tidak berkomunikasi langsung dengan Alwin, Iin menjawab, “Mungkin Ibu Ita nanti cemburu atau gimana.”

Pernyataan itu dibalas langsung oleh Mbak Ita dalam sidang. “Saya keberatan kalau dikira cemburu sama saudara saksi. Tetapi karena saya juga tidak tahu bahwa beberapa kali (Iin) ketemu dengan suami saya,” kata Mbak Ita dengan nada tinggi.

Sidang ini menjadi babak baru dalam penelusuran dugaan aliran dana korupsi yang menyeret nama-nama penting di jajaran Pemerintah Kota Semarang. Perseteruan personal pun ikut menyeruak ke permukaan, memperlihatkan sisi lain dari kompleksitas kasus yang tengah diusut KPK. (bae)

You Might Also Like

Soal 4 Pulau Direbut Sumut, IMM Desak Gubernur Tegas: Ini Marwah Aceh, Jangan Diam!

Tersandung Kasus Pornografi, Bambang Raya Resmi Ditahan Polisi

Kereta Anjlok di Bumiayu, Dua Rute KA dari Semarang Batal Berangkat

Ketua Hanura Jateng Mangkir

DPR Bentuk Tim Supervisi Penulisan Ulang Sejarah

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Puan: Perwira Muda Harus Jadi Benteng Rakyat yang Cerdas dan Humanis
Next Article Anggota Polda Jateng Dipecat karena Berzina dan Main Judol, Ajukan Banding ke Propam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

bank bjb Bukukan Pertumbuhan Laba dan Penguatan Bisnis

SEKRETARIS DPD - Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto.

PDIP Sragen Pasang Target Tinggi di 2029: Rebut Lagi Kursi Bupati, Borong 20 Kursi DPRD

PETA PERINGATAN DINI BENCANA - Tiga daerah di Jateng dikategorikan warna oranye yang berarti status siaga cuaca ekstrem hingga akhir Mei 2026. (ist)

BMKG Keluarin Warning: 3 Daerah di Jateng Siaga Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

Wajar Kami Marah, Kekerasan Seksual di Kampus Semakin Parah

ILUSTRASI - Ilustrasi aksi kekerasan seksual.

Marak Kekerasan Seksual di Institusi Pendidikan, SASV Gemas UIN Walisongo Respons Keras

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu)
Viral

Begini Nih Nasib Polisi yang Aniaya Siswa SPN di NTT

November 15, 2025
Ilustrasi bencana banjir. (grafis/wahyu)
Unik

Sindir Pejabat yang Lalai Urus Lingkungan, MUI Dukung Seruan Taubatan Nasuha

Desember 9, 2025
Viral

Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan

November 18, 2025
Unik

Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar Digelar Mulai Agustus, Ini Cara Ikutnya

Juli 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mbak Ita Murka: Suami Diam-Diam Temui Iin, Terima Rp600 Juta Tanpa Sepengetahuan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?