Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sindir Pejabat yang Lalai Urus Lingkungan, MUI Dukung Seruan Taubatan Nasuha
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Sindir Pejabat yang Lalai Urus Lingkungan, MUI Dukung Seruan Taubatan Nasuha

R. Izra
Last updated: Desember 10, 2025 2:31 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan dukungan penuh atas seruan Taubatan Nasuha yang disampaikan Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar.

Contents
1. Penegakan Hukum Lingkungan2. Reformasi Penanggulangan Bencana

Menurut MUI, ajakan untuk bertobat ini bukan sekadar urusan spiritual, tapi refleksi dari “status darurat” bangsa atas bencana yang terus berulang.

MUI menilai banyaknya korban jiwa dan rusaknya infrastruktur akibat bencana alam bukan semata fenomena alam.

Bacaaja: Tamu dari Beijing Datang, Puan Curhat Soal Banjir & Drama Dunia

Bacaaja: Beda Penanganan Korban Banjir di Thailand dan Sumatera, seperti Bumi-Langit

Ada andil besar kelalaian pejabat dan buruknya pengelolaan lingkungan.

“Bencana memang tak terhindarkan, tapi skala kerusakan hari ini adalah harga mahal dari kelalaian struktural—dari mitigasi yang diabaikan sampai tata ruang yang dilanggar,” kata Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Sa’adi.

Tiga kementerian kena sentil MUI

MUI secara terang menyoroti tiga kementerian yang dianggap punya peran langsung dalam kerusakan lingkungan:

  • Kementerian Kehutanan

  • Kementerian Investasi/BKPM

  • Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH

Menurut MUI, kewenangan kementerian-kementerian ini—dari menerbitkan izin investasi sampai mengawasi kawasan lindung—jadi faktor utama yang membuat potensi bencana berubah jadi tragedi.

MUI juga mengingatkan agar para pejabat tidak reaktif atau defensif.
“Seruan Taubatan Nasuha itu harusnya bikin pejabat introspeksi, bukan marah-marah,” tegas Zainut.

Desakan MUI: pertobatan struktural, bukan sekadar basa-basi

MUI mendorong pemerintah melakukan “pertobatan manajerial” lewat langkah nyata:

1. Penegakan Hukum Lingkungan

  • Evaluasi dan cabut izin investasi yang merusak kawasan lindung.

  • Tegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap pelaku perusakan lingkungan.

2. Reformasi Penanggulangan Bencana

  • Perkuat mitigasi dan early warning system dengan anggaran yang serius.

  • Hilangkan ego sektoral agar penanganan darurat lebih cepat.

  • Permudah penyaluran bantuan korban bencana.

“Jangan saling lempar tanggung jawab. Ini momentum untuk memperbaiki sistem secara kolektif,” tutup Zainut.

MUI berharap seruan tobat ini tidak berhenti di retorika, tetapi berubah jadi komitmen nyata demi keselamatan rakyat. (*)

You Might Also Like

Air Pegunungan Kok Sumur Bor? Konsumen Tanya-Tanya

Tujuh Kebiasaan Receh Tapi Manjur Bikin Awet Muda

Stok LPG Nyaris Kritis, Tambang Disikat Cepat Tanpa Basa-basi

Eks Rektor UGM Bongkar Dugaan Kejanggalan Gelar Sarjana Jokowi: Tak Pernah Lulus S1?

5 Spot Wisata Paling Diburu saat Libur Lebaran di Semarang: dari Lawang Sewu sampai Saloka

TAGGED:cuci tanganmuipejabatsaling sindritaubatan nasuha
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) lewat Bapenda resmi menggelar seri terakhir pameran otomotif tahunan ini pada 9–15 Desember 2025 di Citraland Mall Semarang. GAS Jateng 2025: Pameran Pamungkas yang Bikin Warga Auto Ngebut ke Mall!
Next Article Sistem Voor Bikin Panas! Ceqiu Cup I 2025 Jadi Ajang Adu Mental Pebiliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENGUKUHAN PASKIBRAKA--Anggota Paskibraka 2026 memberi hormat kepada Wali Kota Semarang saat acara pengukuhan di Ruang Lokakrida Balaikota Semarang, Rabu (12/8/2026). (ist)

27 Paskibraka Semarang Dikukuhkan, Agustina Minta Jadi Agen Anti-Bullying

DUTA BACA--Duta Baca Semarang menerima penghargaan yang digelar dalam acara yang digekar di Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Rabu (12/8/2026). (ist)

4 Duta Baca Semarang Terpilih, Ada Siswa SD hingga Mahasiswa

Ideologi Angka dan Realitas Sebagian

SIDANG TPPU--Jaksa membacakan replik kasus pencucian uang terdakwa Gus Yazid dan Andhi Nur Huda di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/8/2026). (bae)

Jaksa: Gus Yazid Terima Duit Rp20 Miliar Atau Gak, Tetap Dijerat TPPU

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi dokter sedang melayani pasien. (net)
Unik

Kasus Bullying PPDS Undip Berdampak Buruk ke Layanan Pasien? Begini Kata Psikolog

Mei 28, 2025
Eks-Mendikbudristek Nadiem Makarim dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.
Unik

Hotman Paris Tak Tahu Nadiem Makarim Dicekal ke Luar Negeri oleh Kejagung, Kok Bisa?

Juni 30, 2025
Ilustrasi otak.
Unik

Hati-hati Pakai AI, Risikonya Bisa Bikin Otak Kamu Mati Lho!

Agustus 27, 2025
Unik

Banjarnegara Jalani Verifikasi Lapangan, Teguhkan Komitmen sebagai Kabupaten Layak Anak

Juni 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sindir Pejabat yang Lalai Urus Lingkungan, MUI Dukung Seruan Taubatan Nasuha
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?