Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: 72.460 Siswa Miskin di Jateng Bisa Bersekolah Gratis Melalui Skema Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

72.460 Siswa Miskin di Jateng Bisa Bersekolah Gratis Melalui Skema Ini

70.000 siswa miskin berhasil diterima di SMA/SMK negeri melalui SPMB reguler tahun 2025. Kemudian, ada 2.460 siswa miskin yang diterima di SMA/SMK swasta yang ditunjuk Pemprov Jateng menjadi sekolah kemitraaan.

R. Izra
Last updated: Juli 11, 2025 3:44 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Lulusan SMP yang baru diterima di SMA mengikuti orientasi awal sekolah. (humas pemprov)
Lulusan SMP yang baru diterima di SMA mengikuti orientasi awal sekolah. (humas pemprov)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Sebanyak 72.460 siswa miskin di Jawa Tengah bisa sekolah gratis karena terserap di SMA/SMK negeri secara reguler dan sekolah swasta yang masuk dalam kemitraan pemerintah provinsi.

Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), terdapat 77 ribu siswa yang berasal dari keluarga tak mampu di Jateng.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 ribu siswa miskin berhasil diterima di SMA/SMK negeri melalui SPMB reguler tahun 2025.

Kemudian, ada 2.460 siswa miskin yang diterima di SMA/SMK swasta yang ditunjuk Pemprov Jateng menjadi sekolah kemitraaan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, intervensi kebijakan yang dilakukan pemerintan provinsi efektif menekan angka putus sekolah, terutama bagi siswa miskin.

“Pemprov Jateng lakukan intervensi pada siswa yang berada di wilayah miskin ekstrem,” kata Luthfi, Jumat (11/7/2025).

Luthfi sejak awal menargetkan sekolah gratis harus dijangkau siswa yang masuk dalam kategori miskin ekstrem (P1), sangat miskin (P2), dan miskin (P3) sesuai data DTKS.

Namun, kata dia, upaya itu tak mudah lantaran ada sebagian daerah yang memiliki kultur budaya kerja setelah lulus SMP.

Maka Pemprov Jateng terus memberikan edukasi bahwa pendidikan dasar hingga jenjang SMA/SMK harus ditempuh. Terlebih ada program sekolah gratis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Sadimin mengatakan, 2.460 siswa yang terdaftar di SMA/SMK kemitraan ini masih lebih sedikit dari kuota yang disediakan sebanyak 5.004 kursi.

Kata dia, bukan berarti calon siswa tak tertarik, tetapi ada kendala setelah diteliti di lapangan. Di antaranya adalah jarak sekolah dengan rumah calon siswa yang cukup jauh, sehingga secara hitung-hitungan biaya transportasi jadi lebih mahal.

“Biasanya siswa miskin ini berasal dari wilayah yang cukup jauh (dari sekolah). Maka karak tempuh jadi pertimbangan. Mereka akhirnya tetap bersekolah di swasta regular,” kata Sadimin. (bae)

You Might Also Like

Massa Demo Pati Bakar Mobil Polisi di Depan Rumah Dinas Kapolres

Gaspol Recovery! Gubernur Jateng Cek Langsung Kondisi Pekalongan Pasca Kebakaran

Driver Ojol & Mahasiswa Bersatu, Demo di Polda Jateng Berujung Gas Air Mata

Ahli UGM Ungkap Lapisan Pemicu Longsor Banjarnegara

Pemerintah Dorong Keraton Solo “Naik Level”

TAGGED:sekolah gratis siswa miskin jatengsiswa miskin jateng sekolah gratissiswa miskin sekolah gratisskolah gratis jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BNN Jateng munsahkan berbagai barang bukti narkotika , Jumat (11/7/2025). BNN Jateng Musnahkan 530 Gram Sabu, 600 Butir Ekstaksi dan 1.730 Gram Ganja dengan Cara Ini
Next Article Tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan peristiwa Feeder tabrak pekalan kali di Bundaran Klipang Semarang. (medsos) Nasib Sopir Feeder Trans Jateng bakal Jadi Tersangka? Polisi Beri Bocoran Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Agustina Dorong Pemetaan Potensi Kelurahan untuk Hidupkan Koperasi Merah Putih

Juli 22, 2025
Daerah

2025 Panen Piala, Pemkot Semarang Lagi On Fire

Januari 2, 2026
Daerah

Rowo Jombor Disiapkan Jadi Destinasi Ekowisata Tahunan, Gibran Tebar 50 Ribu Benih Ikan

Juli 9, 2025
Daerah

Bupati Sudewo ke Pansus DPRD Pati: “Bahas PBB Aja, Jangan Kemana-Mana”

September 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 72.460 Siswa Miskin di Jateng Bisa Bersekolah Gratis Melalui Skema Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?