Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemkot Siapkan Jalur Konektivitas Heritage, Wisata Kota Lama Bakal Terkoneksi ke Pecinan hingga Kampung Melayu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemkot Siapkan Jalur Konektivitas Heritage, Wisata Kota Lama Bakal Terkoneksi ke Pecinan hingga Kampung Melayu

Semarang bukan cuma punya Kota Lama. Di sekitarnya ada Kampung Melayu, Kampung Kauman, dan Pecinan yang menyimpan banyak kisah sejarah. Kini, kawasan-kawasan itu bakal dipadukan lewat jalur konektivitas baru.

T. Budianto
Last updated: September 22, 2025 4:36 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SAMBUTAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan sambutan di hadapan ratusan peserta DOSS Photolympic 2025 Chapter Semarang yang digelar di kawasan Kota Lama, Minggu (21/9). (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Wisata Kota Lama ke depan nggak akan lagi terasa “stuck” di satu titik. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengumumkan rencana besar menata kawasan Semarang Lama dengan membangun jalur penghubung ke Kampung Melayu, Kampung Kauman, hingga Pecinan. Skema ini disebut bakal bikin wisatawan betah lebih lama sekaligus memperkuat daya tarik heritage kota.

“Rencananya jalur ini akan menghubungkan dari Kota Lama ke Kampung Melayu sampai ke Kampung Kauman dan Chinatown. Jadi spot-spot yang menarik wisatawan lebih panjang dan lebih banyak lagi,” ujar Agustina usai membuka kompetisi DOSS Photolympic 2025 Chapter Semarang di Oudetrap, Kota Lama, Minggu (21/9).

Menurutnya, setiap sudut kawasan di sekitar Kota Lama punya cerita sejarah yang tak kalah menarik. Dengan adanya jalur konektivitas, wisatawan bisa menikmati pengalaman lebih lengkap, mulai dari bangunan kolonial, jejak budaya Melayu, tradisi Kauman, sampai nuansa khas Pecinan. “Tidak berhenti di Kota Lama saja, tetapi bisa meluas ke tempat-tempat lainnya,” imbuhnya.

Jalur Pendukung

Agustina memastikan, jalur pendukung ditargetkan siap beroperasi tahun depan. Beberapa proyek prioritas sudah berjalan, termasuk pembangunan jembatan di sekitar Jalan Inspeksi, dekat Klenteng Tay Kak Sie.

Selain bicara soal penataan kota, Agustina juga mengapresiasi antusiasme ratusan fotografer yang ikut DOSS Photolympic 2025. Kompetisi yang memadukan lomba foto dan photo rally itu sukses menarik 700 peserta dari Semarang hingga luar kota seperti Yogyakarta, Jepara, dan Surabaya.

Tak hanya sekadar lomba, ajang ini juga jadi ajang eksplorasi Kota Lama. Peserta ditantang mencari jawaban soal dalam bentuk foto di 20 spot ikonik. Pemenang akan maju ke grand final di Jakarta dan berpeluang merebut hadiah total Rp70 juta.

Sebagai bentuk dukungan, wali kota menambah hadiah tunai Rp10 juta untuk kategori apresiasi khusus. “Kota Semarang ini nggak pernah habis untuk diabadikan. Ada ragam budaya, ruang publik, sampai lanskap kota yang penuh warna. Semua bisa jadi narasi visual yang kuat,” tutupnya. (*)

You Might Also Like

Temanggung Ikut Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang, Kadisdik: Bikin Kami Bangkit Lagi!

SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis

Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu

Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah

Masuk SIPSS Nggak Bisa Pakai Jalan Pintas

TAGGED:headlinekawasan kota lamapemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agro Wisata Tambi Wonosobo Tembus 60 Besar Wonderful Indonesia Award 2025
Next Article Eldea bersama Ruth, seekor anjing labrador pelacak narkotika milik Bea Cukai Jateng-DIY. Cerita Eldea si Pawang Anjing Pelacak Bea Cukai yang Ditakuti Bandar Narkoba

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Mei 15, 2026
Terpidana korupsi, Dheky Martin (baju batik) berdisi usai jadi saksi sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2026). (bae)
Hukum

Terpidana Dheky: Gus Miftah Terima Duit Rp100 Juta dari Korupsi DJKA

Juli 13, 2026
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Info

Darurat Kesehatan Mental! Bocah SD di Demak Akhiri Hidup, Sempat Unggah Chat Dimarahi Ibu

Februari 14, 2026
Daerah

Satu Tahun Agustina-Iswar: Titik Lama Belum Beres, Banjir Muncul di Area Baru

Februari 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Siapkan Jalur Konektivitas Heritage, Wisata Kota Lama Bakal Terkoneksi ke Pecinan hingga Kampung Melayu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?