Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Seratus Bayi Prematur di Gaza Terancam Kehabisan Napas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Seratus Bayi Prematur di Gaza Terancam Kehabisan Napas

Bukan hanya bom yang mengancam nyawa di Gaza. Lebih dari 100 bayi prematur kini terjebak dalam situasi hidup dan mati di inkubator rumah sakit yang nyaris lumpuh total karena kehabisan bahan bakar. Rumah sakit di Gaza seakan berubah menjadi ruang tunggu maut.

T. Budianto
Last updated: Juli 11, 2025 8:51 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
EVAKUASI BAYI: Bayi prematur Palestina dievakuasi dari Rumah Sakit Al-Aqsa ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis setelah adanya perintah evakuasi Israel, Kamis (10/7) waktu setempat. (Foto: Reuters)
SHARE

NARAKITA, GAZA CITY-  Lebih dari 100 bayi prematur di Jalur Gaza kini dalam kondisi kritis. Inkubator tempat mereka bertahan hidup nyaris mati total karena rumah sakit kekurangan bahan bakar.

Di tengah blokade Israel yang melumpuhkan, fasilitas kesehatan berubah menjadi ruang antara hidup dan mati, menanti gelap dan sunyi menutup segalanya.

Dua rumah sakit terbesar, Al-Shifa di Kota Gaza dan Nasser di Khan Younis, mengumumkan keadaan darurat pada Rabu (10/7) waktu setempat. Serangan udara yang terus berlangsung dalam 24 jam terakhir mempercepat keruntuhan sistem kesehatan yang tersisa.

Direktur RS Al-Shifa, Muhammad Abu Salmiyah, menggambarkan situasi dengan getir. “Stasiun oksigen akan berhenti. Laboratorium dan bank darah rusak. Rumah sakit ini akan berubah dari tempat penyembuhan menjadi kuburan bagi semua yang ada di dalamnya,” ujarnya.

Tak hanya bayi prematur, 350 pasien cuci darah juga dalam ancaman nyawa. Departemen Hemodialisa bahkan sudah ditutup demi menyelamatkan sisa daya untuk Unit Perawatan Intensif dan ruang operasi.

Di selatan Gaza, RS Nasser melaporkan hanya memiliki sisa 3.000 liter bahan bakar, cukup untuk satu hari. Padahal, rumah sakit ini membutuhkan setidaknya 4.500 liter per hari agar semua layanan tetap berjalan.

“Dengan indikator bahan bakar mendekati nol, para dokter berpacu dengan waktu, kematian, dan kegelapan,” bunyi pernyataan resmi rumah sakit.

Risiko Infeksi

Juru bicara RS Nasser, Mohammed Sakr, menyebut para dokter terpaksa menjalankan operasi tanpa AC, tanpa kipas, bahkan tanpa lampu. “Keringat para dokter menetes ke luka pasien. Risiko infeksi sangat tinggi. Tapi kami tak punya pilihan,” ucap seorang dokter dalam video yang beredar.

Krisis ini hanyalah puncak dari kehancuran sistem kesehatan Gaza sejak dimulainya serangan besar-besaran Israel pada Oktober 2023.

Menurut WHO, hingga Mei 2024 hanya 19 dari 36 rumah sakit yang masih berfungsi secara parsial. Lebih dari 94 persen fasilitas kesehatan hancur atau rusak. WHO mencatat 1.500 tenaga medis telah tewas, dan 185 orang ditahan oleh militer Israel.

“Gaza sudah berlutut,” kata WHO. “Tak ada cukup obat, tak ada bahan bakar. Tapi korban terus berdatangan.” Kementerian Kesehatan Gaza menyebut, sejak 7 Oktober 2023, lebih dari 57.575 warga Palestina tewas dan 136.879 lainnya luka-luka akibat agresi Israel. (*)

You Might Also Like

Fenomena Curhat ke AI, Psikolog Ingatkan Risiko Ketergantungan

Fakta Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV

Mau Liburan ke Jogja? Siap-siap Macet Ya, Bakal Diserbu 7 Juta Wisatawan

Ini Tampang Mami Uthe, Muncikari Karaoke Mansion yang Tawarkan Layanan Striptis ‘Mashed Pottato’

Semarang Punya Seniman, Tapi Ekosistemnya Masih “Nyari Bentuk”

TAGGED:featuredfree palestinegazaheadlinezionis israel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Diperiksa KPK di Polda Jatim, Khofifah Tegaskan Penyaluran Dana Hibah Sesuai Prosedur
Next Article Tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan peristiwa Feeder tabrak pekalan kali di Bundaran Klipang Semarang. (medsos) Feeder Trans Semarang Tabrak Penyebrang Jalan di Bundaran Klipang, Warga: Ugal-ugalan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Polisi Ungkap Napi Lapas Sragen Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

ANJING RAKSASA - Denver seekor anjing berjenis Alaskan Malamute berusia 2 tahun asal Semarang dengan bobot sekitar 70 kilogram Foto bersama pemilik Lily Harts, Minggu (27/9/2026). (dul)

Denver si Selebdog Malamute Raksasa Asal Semarang, Popularitasnya Jadi Jalan Berbagi

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi terpidana berada di dalam sel penjara.
Hukum

Hukuman Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku Januari 2026, Gimana Sih Ketentuannya?

Desember 29, 2025
SIDANG: Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersiap menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026). (Foto: Ist)
Hukum

Jaksa: Eksepsi Nadiem Nggak Masuk Akal

Januari 9, 2026
DITUNTUT BERSALAH--Bupati Pekalongan Fadia Arafiq konsultasi dengan penasihat hukumnya usai dituntut bersalah atas kasus korupsi, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)
Hukum

Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Dituntut 5 Tahun Penjara dan Bayar Rp2,6 Miliar

September 24, 2026
Pendidikan

Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Seratus Bayi Prematur di Gaza Terancam Kehabisan Napas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?