Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: BPKP Jateng Fokus Awasi Pengadaan Barang dan Jasa yang Rawan Korupsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

BPKP Jateng Fokus Awasi Pengadaan Barang dan Jasa yang Rawan Korupsi

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menegaskan fokus pengawasan pada sektor pengadaan barang dan jasa di Jawa Tengah yang dinilai rawan korupsi. Terungkap bahwa pengadaan menjadi penyumbang terbesar kasus korupsi yang ditangani KPK. BPKP pun berkomitmen mengawal sektor ini demi mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

T. Budianto
Last updated: Juli 9, 2025 2:36 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI ARAHAN: Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP, Setya Negara memberi arahan saat pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Jateng, Selasa (8/7). (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bakal fokus mengawasi pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Provinsi Jawa Tengah yang rawan korupsi.

Dalam acara pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Jateng, Selasa (8/7), Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP, Setya Negara menyinggung soal potensi kerawanan korupsi.

Menurutnya, pengadaan barang dan jasa menyumbang 80 persen dari kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Potensi penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa masih tinggi. Maka ini harus kita kawal dengan serius,” jelas Setya.

Pengawasan perlu diperkuat. Pasalnya, pengelolaan pengadaan barang dan jasa berdampak besar terhadap efektivitas kebijakan fiskal dan pelayanan publik. Setya juga menyoroti tantangan besar dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait perencanaan dan penganggaran.

Dia menyebut BPKP menetapkan tiga fokus utama pengawasan keuangan daerah di Jateng. Yaitu, pengawasan strategis berisiko tinggi yang fokus pada sektor-sektor dengan risiko penyimpangan tinggi dan dampak fiskal signifikan.

Selain itu, BPKP menyatakan mengawal berbagai program prioritas Gubernur Jateng, termasuk program Good and Clear Government, Collaborative Governance, pengembangan ekosistem ekonomi syariah, program Desa Maju dan Berdaya serta Mageri Segara.

Sinergi Pengawasan

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berharap sinergi pengawasan antara pusat dan daerah mampu mendorong tata kelola yang bersih, transparan serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

“Untuk melakukan kolaborasi prioritas program Jawa Tengah harus kita lakukan secara maksimal sehingga akan tercipta adanya good government dan clear government,” kata mantan Kapolda Jateng itu.

Untuk diketahui, Kepala Perwakilan BPKP Jateng yang baru dikukuhkan adalah Buyung Wiromo Samudro yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengawasan Badan Usaha Jasa Keuangan, Jasa Penilai dan Manufaktur di BPKP Pusat. (bae)

You Might Also Like

Parkir Ramai, Duit Sepi? DPRD: Ada yang Nggak Beres

DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan, Gubernur Dorong Sinergi Pemda dan Pelaku Usaha Dukung BPS

Air Boyolali Dilirik Investor Tiongkok, Duit Rp160 Miliar Siap Mengalir

Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni

TAGGED:bpkppemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Polisi Buru Pelaku Pelemparan Batu ke KA Sancaka di Wilayah Klaten
Next Article Audiensi Icon Plus dengan Pemerintah Kabupaten Kudus dihadiri Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris; Wakil Bupati, Belinda Putri Sabrina; Manager PLN UP3 Kudus, Firman Sadikin; serta General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Arif Rohmatin. Gandeng Pemkab, Icon Plus Dukung Digitalisasi Kabupaten Kudus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Maret 4, 2026
Info

Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo

Februari 13, 2026
Daerah

Wisatawan Jateng Udah Lumayan, Tembus 53 Juta, tapi…

November 29, 2025
Info

Nipah Belum Masuk Jateng, Luthfi: Aman Iya, Lengah Jangan

Februari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BPKP Jateng Fokus Awasi Pengadaan Barang dan Jasa yang Rawan Korupsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?