Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nipah Belum Masuk Jateng, Luthfi: Aman Iya, Lengah Jangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nipah Belum Masuk Jateng, Luthfi: Aman Iya, Lengah Jangan

Kabar baik dulu: Jawa Tengah masih bersih dari virus Nipah. Tapi jangan keburu santai. Karena urusan kesehatan, kata kuncinya bukan panik, tapi waspada. Itu pesan langsung dari Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

T. Budianto
Last updated: Februari 4, 2026 6:31 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Ilustrasi; Virus Nipah. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan hingga saat ini belum ada kasus virus Nipah yang ditemukan di wilayah Jawa Tengah. Meski statusnya masih nol, masyarakat diminta tetap siaga dan nggak abai soal pola hidup sehat.

“Terkait virus Nipah, di Jawa Tengah masih zero. Tapi tetap harus antisipasi. Pola hidup sehat, buah dicuci dulu, kalau ada gejala segera periksa,” ujar Luthfi di Surakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: Waspada Nipah Datang Pelan, Ancaman Nyata di Asia

Menurut Luthfi, Pemprov Jateng sebenarnya sudah punya sistem penjagaan berlapis lewat program dokter spesialis keliling (Speling) yang menjangkau hingga tingkat desa. Sistem ini dirancang untuk deteksi dini dan pencegahan sebelum penyakit berkembang lebih luas. “Kita punya program Speling sampai tingkat desa. Saya yakin penjagaan kita luar biasa,” katanya.

Pengawasan Internal

Selain pengawasan internal, Luthfi juga mengingatkan masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri atau  beraktivitas lintas wilayah agar lebih perhatian pada kondisi tubuh dan asupan makanan. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengonsumsi makanan, khususnya buah-buahan, yang berpotensi terpapar virus jika tidak dibersihkan dengan baik.

Sebagai catatan, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang menular dari hewan ke manusia, dengan kelelawar buah sebagai inang alami. Penularannya bisa lewat kontak dengan hewan terinfeksi, makanan yang terkontaminasi, atau kontak erat antarmanusia.

Baca juga: Kelelawar Bersarang di Atap Rumah? Waspadai Ancaman Penyakit Menular dari Hewan ke Manusia

Sampai sekarang, belum ada vaksin khusus untuk virus Nipah. Itu sebabnya, pencegahan dan kewaspadaan dini jadi senjata utama. Statusnya memang masih nol. Tapi virus nggak kenal zona nyaman. Jadi sebelum sibuk cari masker, mungkin mulai dari hal paling simpel dulu: cuci buah, jaga badan, dan jangan ngerasa kebal cuma karena belum ada kasus. (tebe)

You Might Also Like

H+1 Lebaran, Arus Lalin ke Timur Masih Padat

Gus Yahya Tolak Mundur, Rapat Alim Ulama: Gak Ada Pemakzulan

Nggak Ada Kembang Api, Simpang Lima Tetap Nyala karena Doa dan Solidaritas

Misi Memutus Tren Buruk Tiga Dekade

Cuma Jepret Gigi, AI UGM Ini Langsung Kasih Diagnosis

TAGGED:headlinepemprov jatengVIRUS NIPAH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak
Next Article PSIS Minggir ke Jogja Buat Reset Performa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

Kota Semarang Siap Sambut 8.000 Kafilah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Misteri Glamping Belum Usai, Hasil Labfor Ditunggu Publik

Juni 10, 2026
Normalisasi Jalur KA di Kendal. Foto: Dok. KAI Daop 4 Semarang
Info

Sempat Terganggu Akibat Banjir, Jalur KA Kaliwungu – Kalibodri Kendal Berangsur Normal

Januari 16, 2026
Sepak Bola

Kebumen vs Magelang, Perebutkan Tiket Terakhir ke Perempat Final Soekarno Cup 2025

Juni 12, 2025
Pendidikan

Ngurus Diabetes Nggak Cuma Soal Gula: Belajar Bareng Undip dan King’s College London

Januari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nipah Belum Masuk Jateng, Luthfi: Aman Iya, Lengah Jangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?