Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Terungkap Nih Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjiin Kontrak Rp620 Juta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Terungkap Nih Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjiin Kontrak Rp620 Juta

R. Izra
Last updated: November 3, 2026 9:38 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ilustrasi tentara bayaran Rusia pada perang melawan Ukraina.
Ilustrasi tentara bayaran Rusia pada perang melawan Ukraina.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Bareskrim Polri mengungkap modus perekrutan WNI jadi tentara bayaran Rusia. WNI yang mau jadi tentara bayaran Rusia dijanjiin duit kontrak sekitar Rp620 juta dan gaji bulanan sekitar Rp50 juta.

Tawaran pekerjaan dengan gaji besar bisa menjadi pintu masuk ke situasi berbahaya. Sebanyak 58 warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan menjadi korban perekrutan untuk dijadikan tentara bayaran Rusia.

Modus perekrutannya terbilang simpel dan menggiurkan. Calon anggota tidak harus memiliki pengalaman militer atau mengikuti pelatihan di Indonesia. Mereka cukup dinyatakan sehat setelah menjalani pemeriksaan kesehatan setibanya di Rusia.

Kasubdit 3 Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri, Kombes Pol Yolanda Evalyn Sebayang, mengatakan para calon korban langsung diarahkan menandatangani kontrak setelah dinyatakan sehat.

Bacaaja: Tentara Bayaran Rusia Nangis-nangis Ingin Jadi WNI (Lagi)!
Bacaaja: Bripda Rio Ikuti Jejak Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia, Brimob Aceh Murka

“Jadi modusnya sesampai di Rusia, mereka hanya dilakukan tes kesehatan, tanpa pandang umur, yang penting sehat,” kata Yolanda dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Setelah itu, mereka menjalani pelatihan selama satu bulan sebelum dikirim ke medan perang.

Dijanjikan Bonus dan Gaji Besar

Dalam penyidikan kasus ini, polisi menetapkan seorang tersangka berinisial MI. Ia diduga bertanggung jawab memberikan informasi lowongan pekerjaan, merekrut korban, hingga mengurus keberangkatan mereka.

Yolanda mengungkapkan, MI menawarkan bonus bergabung sebesar 2,6 juta atau sekitar Rp620 juta. Selain itu, calon korban dijanjikan gaji sebesar 230.000 rubel per bulan atau setara Rp51 juta.

Seluruh biaya perjalanan menuju Rusia juga disebut akan ditanggung oleh agen di negara tersebut.

Persyaratannya dibuat sederhana. Calon korban hanya diminta menyerahkan foto paspor dan kartu tanda penduduk (KTP).

Mereka juga tidak perlu mengikuti pelatihan sebelum berangkat dari Indonesia. Pelatihan baru diberikan setelah tiba di kamp Rusia.

Berangkat Pakai Visa Turis

Ada hal lain yang menjadi sorotan dalam modus perekrutan ini. Para korban diberangkatkan menggunakan visa turis, bukan visa kerja. Visa dan tiket pesawat disiapkan serta dibiayai oleh agen di Rusia.

Proses perekrutan tersebut juga tidak melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) resmi. Para kandidat tidak terdaftar di dinas tenaga kerja, tidak memiliki asuransi, tidak tercatat dalam SISKOTKLN, serta tidak mengantongi kontrak kerja yang sah di Indonesia.

Polisi juga menemukan adanya jaringan perekrutan berjenjang. Setiap perekrut disebut menerima komisi cukup besar, hingga puluhan juta rupiah. Komisi itu dibayarkan melalui transfer bank maupun aset kripto.

Total 58 WNI Jadi Korban, 13 Orang Tersangka

Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri mencatat sebanyak 58 WNI telah menjadi korban perekrutan untuk dijadikan tentara bayaran Rusia.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari lima laporan polisi yang ditangani Bareskrim Polri, Polres Metro Jakarta Barat, Polda Metro Jaya, dan Polres Bogor.

Dari lima laporan tersebut, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Salah satunya masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buron. Beberapa tersangka diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Rusia dan Ukraina.

Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian. Modus perekrutan tersebut menjadi pengingat bahwa tawaran kerja ke luar negeri perlu diperiksa secara cermat, terutama jika prosesnya tidak melalui jalur resmi dan tidak disertai dokumen ketenagakerjaan yang sah. (*)

You Might Also Like

Imigrasi Bikin Visa GCI, Diaspora Bisa Tinggal di Indonesia Permanen

Begni Suara DPRD Banyumas Soal Kacang Rebus Jadi Menu MBG Gunung Lurah

Cukai Khusus Rokok Ilegal: Menimbang Jalan Tengah antara Penertiban dan Keadilan Fiskal

Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Mami Uthe Muncikari Karaoke Striptis Dituntut 18 Bulan Penjara

TAGGED:bareskrim polrigajiheadlinemodusmodus perekrutantentara bayaran rusiauang kontrak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Investasi Rp9,7 Triliun Siap Masuk Jateng, Investor Vietnam hingga Tiongkok Mulai Melirik
Next Article Data Bansos Tak Sesuai? Kader Posyandu Jateng Kini Siap Jadi “Teman Curhat” Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Puskampol Pertanyakan Akurasi Data Intelijen, Polemik Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo

MASA DEPAN PEMILU - Seminar Nasional Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip), membahasa masa depan hukum Pemilu di Indonesia.

Politik Uang hingga Putusan Ijazah Gibran Jadi Sorotan, KSHI FH Undip Bahas Masa Depan Hukum Pemilu

LIMPAHKAN TERSANGKA: Dua tersangka kasus penyelundupan 1,59 juta batang rokok ilegal, BF dan ASE (kaus oranye) diserahkan penyidik ke penuntut umum Kejari Kota Semarang. (ist)

Penyelundup 1,59 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Truk Tangki Air Segera Diadili

Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.

Rekor di Asia Tenggara! Orang Indonesia Doyan Bikin Gambar Pakai Gemini AI, Sehari 9 Juta Gambar

Pemkab Ajak Warga Ngawi Melek Tata Ruang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Jangan Sampai Bisnis Cuma Modal “Yang Penting Laku”

Agustus 11, 2026
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, dr. Angga Wirahmadi.
Info

IDAI Warning Kesehatan Mental Anak! Satu dari Tiga Remaja Indonesia Alami Masalah Psikologis

Juli 22, 2026
Info

Pensiun Boleh, Semangat Jangan Ikut Pensiun

Agustus 10, 2026
Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Semarang, Lilik Haryadi. (bae)
Info

Kejari Bilang Serius Awasi Penggunaan Anggaran MTQ Nasional di Semarang

September 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Terungkap Nih Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjiin Kontrak Rp620 Juta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?