Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Atlet Pencak Silat Semarang Meninggal setelah Pertandingan Porprov Jateng, Sempat Jalani Operasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Atlet Pencak Silat Semarang Meninggal setelah Pertandingan Porprov Jateng, Sempat Jalani Operasi

R. Izra
Last updated: Oktober 28, 2026 10:25 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
KABAR DUKA - Atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026), setelah sempat menjalani operasi akibat cedera saat bertanding.
Atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026), setelah sempat menjalani operasi akibat cedera saat bertanding.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) 2026 kembali menelan korban jiwa. Setelah atlet renang asal Jepara, kini atlet pencak silat asal Kota Semarang meninggal dunia setelah menjalani pertandingan.

Adalah Ayudiah Rivana Tridiandinata, atlet pencak silat Kota Semarang yang meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026), setelah sempat menjalani operasi akibat cedera saat bertanding.

Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih, mengatakan cedera Ayudiah terjadi saat bertanding melawan atlet Kabupaten Batang pada babak perempat final, Senin (26/10/2026).

Dalam pertandingan tersebut, jari tengah Ayudiah terkena tendangan hingga terluka dan mengeluarkan darah. Pemeriksaan medis menunjukkan adanya pergeseran tulang pada ruas jari, tetapi tidak ditemukan patah tulang berdasarkan hasil rontgen.

“Jarinya terkena tendangan, kemudian berdarah. Ternyata, ruas-ruas jari tengahnya mengalami cedera dan tulangnya bergeser. Ketika dirontgen juga tidak ada patah. Hanya bergeser,” jelas Nurfaqih saat dihubungi, Rabu (28/10/2026).

Setelah mengalami cedera, Ayudiah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian menjalani operasi di Rumah Sakit Primaya pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Menurut Nurfaqih, operasi tersebut berjalan lancar dan tidak menunjukkan adanya masalah. Keluarga Ayudiah juga sempat mengabarkan bahwa tindakan medis telah selesai.

“Setelah dioperasi, operasinya berjalan lancar dan tidak ada masalah. Orang tuanya pada jam 19.30, juga sempat menyampaikan bahwa semuanya sudah selesai dan tidak ada masalah,” ujarnya.

Meninggal setelah Jalani Operasi

Namun, kabar duka datang keesokan paginya. Nurfaqih mengaku mendapat informasi dari ayah Ayudiah bahwa atlet tersebut telah meninggal dunia.

“Pagi-pagi bapaknya mengabari kalau dia sudah tidak ada,” katanya.

Nurfaqih menambahkan, berdasarkan informasi yang diketahuinya, Ayudiah sebelumnya dalam kondisi sehat dan tidak memiliki penyakit bawaan.

“Sebelumnya sehat-sehat saja. Tidak memiliki penyakit bawaan juga,” sambungnya.

Hingga Rabu (28/10/2026), penyebab meninggalnya Ayudiah belum diketahui secara pasti. Nurfaqih mengatakan masih diperlukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

“Penyebabnya belum tahu. Masih ditelusuri,” pungkasnya.

Karena itu, belum ada kepastian mengenai hubungan antara cedera, tindakan operasi, dan meninggalnya Ayudiah. Penyebab kematian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Di tengah kabar duka tersebut, kompetisi pencak silat Porprov Jateng 2026 tetap berlangsung. Pada Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 atlet pencak silat Kota Semarang dijadwalkan bertanding di babak semifinal kategori tanding yang digelar di GOR Unimus.

Kepergian Ayudiah menjadi duka bagi kontingen Kota Semarang. Sementara itu, penelusuran penyebab kematiannya masih dinantikan untuk memberikan kejelasan bagi keluarga dan pihak terkait. (*)

You Might Also Like

PPPK Paruh Waktu Bisa Naik Status, Tapi Bukan Jadi PNS Otomatis Lho..

Mahasiswa Turun ke Jalan, Wagub Jateng Janji Tak Tutup Telinga

Nadiem Buka Suara, Bikin Ikut Sedih Nih.. Penjara Jadi Cermin Diri Panjang

Peradi Profesional Gandeng UNS, Siapkan Advokat Bergelar “Adv”

1,2 Juta NIK Warga Jateng Dibobol, Begini Respons Pemerintah Provinsi

TAGGED:atlet pencak silatheadlinemeninggal duniaporprov jatengSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pantura Mulai Tenggelam, Sastra Pertunjukan Harus Menyuarakan Persoalan Krisis Lingkungan
Next Article Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen, Nawal Yasin Dorong Kolaborasi Pencegahan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen, Nawal Yasin Dorong Kolaborasi Pencegahan

KABAR DUKA - Atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026), setelah sempat menjalani operasi akibat cedera saat bertanding.

Atlet Pencak Silat Semarang Meninggal setelah Pertandingan Porprov Jateng, Sempat Jalani Operasi

Pantura Mulai Tenggelam, Sastra Pertunjukan Harus Menyuarakan Persoalan Krisis Lingkungan

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Nusron Dipanggil Lagi, MAKI Minta KPK Tak Lembek

TUNTUT HAK ATAS TANAH - Petani Punderejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (Germapun) menggelar aksi demonstrasi di Kanwil BPN Jateng, Selasa (27/10/2026). Mereka menuntut hak atas tanah seluan 7,3 hektar yang disengketakan oleh PT Laju Perdana Indah dikembalikan kepada rakyat. (dul)

Petani Pundenrejo Pati Demo di Kantor BPN Jateng, Tuntut Lahan Pertanian Dikembalikan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dokter IGD Ini Viral, Cara Ngomongnya Bikin Adem Banget

April 23, 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa tidak memenuhi panggilan KPK sebaagi saksi korupsi dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021 2022
Unik

Hari Ini Khofifah Diperiksa KPK soal Korupsi Dana Hibah di Polda Jatim

Juli 10, 2025
Iko Juliant Junior, mahasiswa FH Unnes, meninggal dalam kondisi tak wajar.
Daerah

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

September 2, 2025
Fokus

Bajir Lumpur Terjang Purwoyoso Ngaliyan

Mei 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Atlet Pencak Silat Semarang Meninggal setelah Pertandingan Porprov Jateng, Sempat Jalani Operasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?