Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

T. Budianto
Last updated: Oktober 26, 2026 5:57 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HADANG MASSA: Polisi menghadang massa aksi yang ingin longmarch dari Jalan Pahlawan menuju kawasan Simpang Lima Semarang, Kamis (22/10/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengkritik pengerahan aparat berlebih pada demonstrasi peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran pada 20-22 Oktober 2026.

YLBHI mencatat dugaan pelanggaran terjadi di Makassar, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.  Di Semarang, Polda dan Polrestabes mengerahkan 2.866 personel gabungan untuk mengamankan aksi pada 22 Oktober 2026 di kawasan kantor Gubernur Jawa Tengaj.

Menurut Ketua Umum YLBHI, Muhamad Isnur, pengamanan tersebut tidak proporsional dan menimbulkan kesan intimidatif. YLBHI menerima laporan puluhan peserta aksi di Semarang mengalami kekerasan, seperti dipukul dan diinjak aparat. Kekerasan juga dialami paramedis dan empat pengabdi bantuan hukum LBH Semarang.

Baca juga: Gengs! YLBHI Tegaskan Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Pemerintah, Begini Caranya

Di Bandung, Polda Jawa Barat mengerahkan 3.248 personel gabungan untuk mengamankan aksi pada 20 Oktober 2026.  YLBHI menilai pengerahan aparat dan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan Jawa Barat berpotensi menghalangi warga menyampaikan pendapat.

Sementara itu, di Yogyakarta, sedikitnya 31 peserta aksi dilaporkan ditahan di Gedung DPRD DIY. YLBHI menyoroti dugaan pembatasan akses bantuan hukum serta keterlibatan kelompok yang disebut sebagai preman dalam intimidasi massa.

Di Surabaya, 11 orang yang terdiri dari empat mahasiswa dan tujuh warga dilaporkan ditangkap di sekitar Taman Apsari sebelum demonstrasi berlangsung.

Belum Berubah

Muhammad Isnur menilai, pola penanganan demonstrasi oleh kepolisian belum berubah. Padahal, Kapolri telah menyampaikan visi kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Terus berulangnya praktik perburuan aktivis, brutalitas, kesewenang-wenangan, bahkan pembiaran praktik premanisme menunjukkan pembenahan di tubuh kepolisian masih pepesan kosong,” kata Isnur.

YLBHI menilai berbagai kejadian tersebut menunjukkan pola pembatasan kebebasan berpendapat yang berulang. YLBHI juga mempersoalkan pengerahan TNI untuk pengamanan demonstrasi.

Baca juga: LBH: Tim Hukum dan Paramedis Jadi Korban Kekerasan Polisi saat Demo Semalam

TNI memiliki mandat utama di bidang pertahanan, sehingga keterlibatannya dalam urusan keamanan aksi harus sesuai ketentuan hukum dan kewenangan yang berlaku.

Bagi YLBHI, pengamanan demonstrasi semestinya menjamin keselamatan semua pihak sekaligus melindungi hak warga untuk menyampaikan pendapat. Sebab, dalam demokrasi, kritik bukan ancaman yang otomatis harus dihadapi dengan pengerahan kekuatan.

Jangan sampai yang paling siap saat warga menyampaikan aspirasi justru barisan aparat, sementara jaminan kebebasan berpendapat masih harus menunggu pembuktian di lapangan. (bae)

You Might Also Like

DPR Kawal Ketat Program MBG, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Blakutak Juara! Menangkan Persaingan Sengit Turnamen FF di Openaire Semarang

Mahfud MD Ungkap Mark-up Proyek Kereta Cepat Whoosh, Singgung Jokowi

Polisi Tukang Intip Polwan Mandi akan Dipecat? Polda Jateng: Pekan Depan Penentuan

Gedung Koperasi Desa Sudah Jadi, Lah Isinya Masih Misteri Banget

TAGGED:demonstrasi mahasiswaheadlineYLBHI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ASN Disuruh Naik Angkutan Umum Seminggu Sekali, Biar Nggak Cuma Jago Bikin Kebijakan!
Next Article Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

ASN Disuruh Naik Angkutan Umum Seminggu Sekali, Biar Nggak Cuma Jago Bikin Kebijakan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Ghina Salsabila, Si Pendekar Muda dari Purbalingga yang Bikin Bangga Indonesia di Kancah Asia

Oktober 6, 2025
Info

Nataru Bikin Jateng Padat? Gubernur Luthfi: Tenang, Semua Sudah Diantisipasi

Desember 21, 2025
Hukum

Pelajar SMA Lecehkan Bule Australia

Juni 27, 2026
Info

Iduladha 2026 Kapan Digelar Ini Jadwal dan Liburnya

Maret 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?