BACAAJA, NGAWI– Sehat itu bukan cuma soal obat dan rumah sakit. Ketika air bersih mulai sulit didapat dan kebakaran hutan mengancam kualitas udara, menjaga kesehatan warga juga berarti merawat lingkungan.
Pesan itulah yang mengemuka dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 di Sengon Hills, Desa Girimulyo, belum lama ini. Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko atau Antok membuka kegiatan yang dikemas dengan aksi sosial lintas sektor.
Bukan sekadar seremoni, peringatan HKN kali ini diisi pemeriksaan kesehatan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Antok mengapresiasi keterlibatan tenaga dan organisasi kesehatan, DP3AKB, Dinas Sosial, serta berbagai pihak yang ikut bergotong royong.
Baca juga: Bupati Ngawi: Regulasi Tak Cukup Sah, Harus Bermanfaat Bagi Rakyat
Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan kepedulian insan kesehatan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Perayaan HKN tahun ini sangat bermakna karena diwujudkan melalui aksi sosial nyata. Kerja sama solid ini penting untuk menjaga lingkungan demi kesehatan bersama,” ujarnya.
Persoalan lingkungan menjadi perhatian penting, terutama di kawasan lereng Gunung Lawu. Antok menekankan perlunya kerja sama antara dinas terkait, TNI-Polri, dan warga untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus merespons ancaman kebakaran hutan yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan.
Pekerjaan Rumah
Tak hanya soal udara bersih, akses air juga menjadi pekerjaan rumah. Kekeringan dilaporkan berdampak pada hampir 30 dusun di wilayah utara Ngawi. Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, pasokan air dilakukan secara rutin dua kali dalam sepekan.
Dalam kegiatan sosial tersebut, sebanyak 220 paket sembako disalurkan melalui kolaborasi Dinas Kesehatan dan organisasi profesi. Sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah juga diberikan kepada siswa penerima manfaat.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meringankan beban masyarakat. Namun, persoalan air bersih dan kelestarian lingkungan membutuhkan penanganan berkelanjutan, bukan hanya bantuan sesaat.
Baca juga: Harga Sembako di Ngawi Dipantau, Wabup Turun Langsung ke Pasar
Melalui gerakan “Sehat untuk Semua”, warga juga diajak berperan aktif dalam mencegah penyakit dan menjaga kesehatan secara mandiri. Peringatan HKN di lereng Lawu ini mengingatkan bahwa kesehatan masyarakat tak bisa dipisahkan dari kondisi lingkungan.
Sebab, kampanye hidup sehat akan terasa kurang lengkap jika warga masih harus memikirkan dari mana mendapatkan air bersih. Spanduk boleh bertuliskan “Sehat untuk Semua”, tetapi air bersih dan lingkungan amanlah yang membuat slogan itu benar-benar terasa. (tebe)

