BACAAJA, SEMARANG – Jumlah penumpang perempuan kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang terus bertambah.
Sepanjang Januari–September 2026, jumlahnya mencapai 2.637.505 orang, naik 9,37 persen daripada periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.411.636 orang.
Jumlah tersebut mencakup 50,10 persen dari total 5,26 juta pelanggan kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang selama sembilan bulan pertama 2026.
Untuk menunjang kebutuhan mereka, KAI menyediakan sejumlah fasilitas, mulai dari ruang laktasi hingga fitur pemilihan tempat duduk khusus di aplikasi.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat, baik untuk bekerja, belajar, maupun berbagai aktivitas lainnya.
“Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin ramah perempuan melalui penyediaan fasilitas pendukung, peningkatan kualitas pelayanan, serta inovasi digital,” ujar Luqman, Sabtu (24/10/2026).
Baca Juga: Pelecehan di KA Bukan Candaan! KAI Semarang Blacklist Lima Pelaku
Fasilitas ruang laktasi di stasiun bisa memudahkan ibu menyusui untuk memberikan ASI kepada bayi dengan lebih nyaman dan privat saat menunggu keberangkatan.
KAI juga menyediakan toilet khusus perempuan pada rangkaian kereta. Fasilitas ini bertujuan untuk menunjang privasi dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Selain fasilitas fisik, pelanggan perempuan bisa memanfaatkan fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini membantu mereka melihat pemetaan kursi yang telah dipesan penumpang perempuan lainnya saat memilih tempat duduk untuk perjalanan kereta api antarkota.
KAI juga menyediakan layanan prioritas bagi ibu hamil sesuai fasilitas dan prosedur yang berlaku. Petugas di stasiun maupun selama perjalanan dapat membantu pelanggan yang membutuhkan layanan tersebut. (bae)

