Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

T. Budianto
Last updated: Oktober 15, 2026 4:43 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TERIMA PENGHARGAAN: Kakanwil Kemenkum Jateng, Heni Susila Wardoyo menerima penghargaan Terbaik Pertama Anugerah Legislasi Daerah 2026 yang diserahkan langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Jateng memborong tiga penghargaan terbaik dalam Anugerah Legislasi Daerah 2026. Kanwil Kementerian Hukum Jateng, Pemprov Jateng, dan Pemkab Kebumen sama-sama meraih posisi Terbaik Pertama dalam ajang yang digelar di Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Capaian ini menjadi modal penting bagi Jateng untuk memperkuat kualitas regulasi daerah. Namun, urusan aturan tentu tak berhenti pada piagam penghargaan. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan peraturan yang dibuat tidak sekadar rapi di atas kertas, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenkum Jateng, Heni Susila Wardoyo menerima penghargaan secara langsung dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Ia didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Delmawati.

Baca juga: Tujuh Pejabat Kemenkum Jateng Resmi Dilantik

Tiga penghargaan yang diraih meliputi Terbaik Pertama kategori Kantor Wilayah Kementerian Hukum kelompok besar untuk Kanwil Kemenkum Jateng, Terbaik Pertama kategori pemerintah provinsi untuk Pemprov Jateng, serta Terbaik Pertama kategori pemerintah kabupaten/kota untuk Pemkab Kebumen.

Heni menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat sinergi antara Kanwil Kemenkum dan pemerintah daerah, terutama dalam membentuk produk hukum yang selaras, memiliki kepastian hukum, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan sinergi antara Kanwil Kemenkum Jateng dan pemerintah daerah dalam mewujudkan regulasi yang selaras, berkepastian hukum, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Penghargaan untuk Jateng diberikan di tengah agenda nasional untuk membenahi tata kelola regulasi. Dalam Puncak Forum Nasional Pembangunan Hukum Tahun 2026, pemerintah menekankan pentingnya menyederhanakan aturan, memperkuat harmonisasi, serta memastikan regulasi disusun berdasarkan bukti dan kebutuhan nyata.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas bahkan menyampaikan pesan tegas yang menjadi salah satu sorotan forum tersebut. “Arahan Bapak Presiden jelas, sederhanakan regulasi!” tegasnya.

Indikator Keberhasilan

Menurut Supratman, keberhasilan penataan regulasi bukan semata-mata dihitung dari berkurangnya jumlah peraturan. Ukurannya juga mencakup kepastian hukum, berkurangnya beban masyarakat dan dunia usaha, membaiknya iklim investasi, serta meningkatnya efisiensi anggaran.

Sepanjang 2026, Kemenkum mencatat 970 permohonan harmonisasi peraturan perundang-undangan di tingkat pusat dan 10.300 permohonan di tingkat daerah. Kementerian juga telah menyederhanakan 195 Peraturan Menteri Hukum menjadi 34 peraturan.

Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Mien Usihen menjelaskan, forum tersebut dirancang untuk mengonsolidasikan transformasi tata kelola regulasi dan menyusun Agenda Aksi Nasional Pembangunan Hukum.

Baca juga: Kemenkum Jateng: Regulasi Harus Dibutuhkan Bukan Cuma Diinginkan

Pembahasan mencakup penerapan Regulatory Impact Assessment (RIA) sebelum rancangan peraturan diusulkan dalam dokumen perencanaan, penguatan harmonisasi produk hukum daerah, evaluasi regulasi berbasis bukti dan partisipasi, serta integrasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN). Forum hari pertama diikuti 959 peserta, terdiri atas 212 peserta luring dan 747 peserta daring.

Rangkaian forum ditutup dengan sejumlah penandatanganan komitmen strategis, termasuk Agenda Aksi Nasional Pembangunan Hukum dan sinkronisasi sistem peradilan pidana terpadu dalam implementasi KUHP dan KUHAP.

Bagi Jateng, tiga gelar terbaik tersebut menjadi pengakuan atas kinerja sekaligus pekerjaan rumah untuk menjaga kualitas regulasi daerah. Sebab, aturan yang bagus bukan hanya yang lolos harmonisasi atau mendapat penghargaan, melainkan yang tidak membuat masyarakat dan pelaku usaha tersandung birokrasi berbelit.

Piagam boleh dipajang di kantor. Namun, nilai sesungguhnya dari sebuah regulasi baru terasa ketika warga lebih mudah mengakses layanan, usaha lebih lancar berkembang, dan pemerintah tak sibuk menambah aturan yang justru membuat urusan sederhana menjadi rumit. (tebe)

You Might Also Like

Nggak Terima Vonis Pengadilan, Penyuap Mbak Ita Semarang Ngelawan Lagi

Mahasiswa Undip Berotak Cabul Cuma Dihukum Setahun Penjara, Bikin Korban Kecewa

Salat Idulfitri Bersama Anak, Luthfi: Lebaran Itu Soal Hati, Bukan Sekadar Hari Raya

Dua Sekda Klaten Terseret Korupsi Plasa yang Bikin Negara Rugi Rp6 Miliar

Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama

TAGGED:kanwil kemenkum jatengkemenkumpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten
Next Article Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul) Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten

Ahmad Luthfi saat ditemui di Gedung Gradhika, Kota Semarang, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kata Luthfi Ihwal Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak.
Hukum

Ade Safri Bilang Kasus Saham Gorengan PIPA Masuki Babak Baru, 2 Tersangka Sudah Dilimpahkan

September 17, 2026
Hukum

Jelang Sidang Putusan, Bambang Raya Sakit

November 11, 2025
Dwi Hartono, mahasiswa S2 UGM, residivis ijazah palsu, dan otak pembunuhan Kacab Pembantu BRI Cempaka Putih.
Hukum

Jejak Dwi Hartono di Semarang: Jebolan Fakultas Kedokteran, Residivis Ijazah Palsu, Kini Dinonaktifkan UGM

Agustus 28, 2025
Hukum

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

Mei 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?