Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026

T. Budianto
Last updated: Oktober 9, 2026 6:05 pm
By T. Budianto
6 Min Read
Share
Ketua Solo Cycling Community (SCC) sekaligus Ketua Panitia Tour de Surakarta, Suryo Danu Kusumo (kiri), bersama Race Director Tour de Surakarta 2026, Yohannes Tekno Wijaya (tengah), dan perwakilan panitia berfoto bersama usai konferensi pers Tour de Surakarta 2026 di Pendapi Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/10/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SOLO– Kalau biasanya gowes cuma muter-muter kota, Tour de Surakarta 2026 menawarkan pengalaman yang beda. Sebanyak 600 pesepeda bakal mengayuh pedal melewati ikon Kota Solo hingga lanskap hijau di kaki Gunung Lawu.

Bukan cuma adu kuat kaki, event ini juga mengajak peserta menikmati wisata dengan cara yang lebih seru. Event tahunan yang digelar Solo Cycling Community (SCC) itu akan berlangsung Sabtu (10/10/2026), dengan titik start dan finish di Balai Kota Solo. Peserta dijadwalkan mulai meluncur melalui flag off pukul 05.30 WIB.

Ketua SCC sekaligus Ketua Panitia Tour de Surakarta, Suryo Danu Kusumo mengatakan, kegiatan ini pertama kali digelar pada 2022. Sejak awal, Tour de Surakarta dirancang untuk mendorong sport tourism atau wisata berbasis olahraga di Kota Solo dan sekitarnya.

“SCC ini terbentuk tahun 2009 dari teman-teman komunitas sepeda yang ada di Kota Solo dan beberapa klub sepeda. Kami menginisiasi Tour de Solo mulai tahun 2022, yang dirancang dengan gagasan awal untuk sport tourism,” ujar Suryo dalam konferensi pers di Pendapi Balai Kota Solo, Jumat (9/10/2026).

Konsepnya sederhana, tetapi punya daya tarik: mengajak pesepeda mengenal destinasi wisata lewat rute yang mereka lalui. Sejumlah ikon Solo masuk jalur perjalanan, mulai dari Masjid Sheikh Zayed, Jembatan Keris, Jembatan Merah di Nusukan, hingga kawasan Pasar Klewer.

Baca juga: Sambut IVCA 2026, Bule-Bule Gowes di Prambanan

Tahun ini, penyelenggara juga mendapat kesempatan menggunakan Balai Kota Solo sebagai titik start dan finish untuk kali keempat penyelenggaraan Tour de Surakarta. Suryo menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Solo Respati Ardi beserta jajaran Pemerintah Kota Solo atas dukungan terhadap acara tersebut.

Antusiasme peserta tahun ini terbilang meningkat. Jika pada 2025 jumlah peserta masih berkisar 500-an orang, edisi 2026 berhasil menarik 600 pesepeda.

Pada penyelenggaraan tahun lalu, Tour de Surakarta yang berlangsung di kawasan Benteng Vastenburg tidak dapat digelar sebagai race karena situasi Kota Solo setelah aksi demonstrasi berujung kerusuhan.

Meski begitu, kondisi tersebut tidak menyurutkan minat para penggemar gowes untuk kembali berpartisipasi tahun ini. “Peserta Tour de Surakarta tahun ini memang sangat luar biasa, hingga 600 peserta di tahun ini. Sedangkan tahun lalu kan nggak sampai 600, hanya 500-an peserta. Jadi, mungkin ini yang terbanyak, ya, selama Tour de Surakarta,” kata Suryo.

Sebagai bentuk perhatian kepada peserta tahun lalu, panitia memberikan diskon khusus dan prioritas pendaftaran bagi mereka yang kembali mengikuti Tour de Surakarta 2026.

Titik Start

Race Director Tour de Surakarta 2026, Yohannes Tekno Wijaya menjelaskan, peserta akan memulai perjalanan dari Balai Kota Solo pada pukul 05.30 WIB. Rute awal melintasi sejumlah ikon kota sebelum bergerak menuju Kabupaten Karanganyar.

Titik pemberhentian pertama atau pit stop 1 berada di Lapangan Kutokerjo, kawasan pertigaan menuju Batu Jamus, Karanganyar. Di lokasi tersebut, peserta akan dibagi ke dalam dua kategori, yakni race dan non-race. Keberangkatan kembali dijadwalkan sekitar pukul 08.00 WIB.

Kategori race bakal mendapat tantangan lebih menantang. Dari Lapangan Kutokerjo, peserta bergerak menuju Waduk Gondang, Batu Jamus, lalu mengarah ke Kemuning melalui Pasar Kemuning hingga mendaki menuju Bukit Segoro Gunung.

Sementara itu, kategori non-race menawarkan perjalanan yang lebih berorientasi pada pengalaman menikmati alam. Peserta akan melintasi hutan karet menuju Pendem, kemudian melanjutkan perjalanan ke Hutan Ngargoyoso.

Di kawasan tersebut, pesepeda bisa menikmati hamparan perbukitan teh dan lanskap lereng khas kaki Gunung Lawu. Pemandangan ini menjadi salah satu daya tarik yang ingin ditonjolkan panitia. “Kami memang sengaja memilihkan rute yang ikonik, rute yang hidden gem, rute yang akan membuat para cyclist yang melewati sana itu menikmati pemandangan yang luar biasa,” papar Yohannes.

Baca juga: Tour de Surakarta 2026 Digelar Awal Oktober, Gowes Tanjakan Jadi Tantangan Utama

Setelah menempuh rute masing-masing, peserta kategori race dan non-race akan berkumpul kembali di pit stop 2, yakni Restoran Mbak Ning di Kemuning.

Peserta race dari Segoro Gunung akan dikawal marshal saat turun menuju restoran tersebut. Sementara peserta non-race akan melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang sama sebelum rombongan kembali bergerak bersama ke Kota Solo.

Perjalanan pulang menuju Solo akan melewati sejumlah titik, di antaranya kawasan Jawa Dwipa, Amanah, Karangpandan, Jembatan Jurug, Jalan Juanda, dan Benteng Vastenburg. Rombongan kemudian menuju Bundaran Gladag untuk berputar arah sebelum mengakhiri perjalanan di Balai Kota Solo.

Panitia memperkirakan peserta tiba di garis finish sekitar pukul 12.00-12.30 WIB.

Meski sebagian jalur yang dilalui merupakan jalan kecil, Yohannes memastikan panitia telah berkoordinasi dengan kepolisian sektor setempat. Sebanyak 40 marshal juga disiapkan untuk membantu mengawal perjalanan dan memastikan peserta tetap berada di jalur yang telah ditentukan. “Di finish nantinya kami sudah menyiapkan kuliner lengkap untuk bisa dinikmati peserta,” tandas Yohannes.

Dengan dua pilihan kategori, rute yang memadukan ikon kota dan panorama alam, serta kuliner di garis finish, Tour de Surakarta 2026 ingin menghadirkan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar bersepeda.

Sebab, gowes sekarang bukan cuma soal siapa paling cepat sampai tujuan. Ada yang mengejar podium, ada yang berburu pemandangan, dan ada pula yang sudah membayangkan menu makan siang sejak pedal pertama dikayuh.

Yang penting, jangan sampai semangat sport tourism berakhir jadi sport foto-foto, gowesnya belasan kilometer, unggahan media sosialnya bisa seharian! (ism)

You Might Also Like

Bawahan Bupati Sudewo Ubah BAP, KPK Ingatkan Risiko Pidana

Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi

Jokowi Bocorkan Isi Pembicaraan dengan Prabowo saat MK Putus Perkara Ijazah Gibran

Dari TPS ke Taman: Karangsaru Nggak Mau Lagi Bau

Jumat, Jalan Pemuda ‘Disulap’ Jadi Panggung Paskah

TAGGED:headlinepemkot surakartasport tourismTour de Surakarta 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mendagri Bongkar Celah Calo Haji, Biometrik Jadi Andalan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026

Mendagri Bongkar Celah Calo Haji, Biometrik Jadi Andalan

Kompolnas Sentil Polres Cilegon, 19 Siswa Kena Gas Air Mata

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, DPR Soroti Disiplin TNI

Ketuk Pintu Langit, 550 Orang Minta Hujan di Banjarnegara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KORBAN KERACUNAN - Sejumlah korban keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut, Rabu (23/9/2026).
Info

Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Menu Dimasak Sejak Pukul 19.30 WIB

September 25, 2026
Info

Lebaran di Balai Kota: Shalat Bareng Warga, Sekalian Ngobrol Sama Wali Kota? Gas!

Maret 19, 2026
Info

Ditinggal Beli Pop Mie, Anak 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Pemandian

September 7, 2026
SIDANG KORUPSI--Hakim memeriksa saksi meringankan dalam sidang perkara Fadia Arafiq, Kamis (3/9/2026). (bae)
Hukum

Bupati Fadia Arafiq Ngaku Kaya Sejak Lahir, Lha Kok Korupsi?

September 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?