Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Maba UPGRIS Pilih Aktif di Organisasi Apa? Ada Banyak Pilihan Pengembangan Diri di Kampus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Maba UPGRIS Pilih Aktif di Organisasi Apa? Ada Banyak Pilihan Pengembangan Diri di Kampus

R. Izra
Last updated: September 23, 2026 3:23 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
MABA - Pekan Orientasi Mahasiswa (POEMA) di gedung Balairung UPGRIS, kota Semarang, Selasa (22/9/2026). (dul)
MABA - Pekan Orientasi Mahasiswa (POEMA) di gedung Balairung UPGRIS, kota Semarang, Selasa (22/9/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H. mendorong mahasiswa baru untuk aktif mencari pengalaman dan mengembangkan diri di luar ruang kelas. Rektor tak ingin, mahasiswa baru (maba) UPGRIS hanya jadi mahasiswa kupu-kupu alias kuliah-pulang kuliah-pulang, tak aktif mengembangkan diri di kampus.

Karena itu, menjadi mahasiswa baru bukan cuma soal duduk di kelas dan mulai mengerjakan tugas. Di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), para maba juga mulai dikenalkan dengan berbagai kegiatan dan organisasi yang bisa menjadi ruang mereka berkembang.

Rangkaian penyambutan mahasiswa baru tahun ini dimulai dari kuliah perdana, pembekalan karakter, pengenalan fakultas, hingga pengenalan organisasi mahasiswa.

Bacaaja: Rektor UPGRIS Minta Maba Tak Jadi Mahasiswa Kupu-kupu: Perluas Pengalaman
Bacaaja: Ospek Maba UPGRIS Angkat Konflik Agraria, Caping Jadi Simbol Sikap

Ketua pelaksana kegiatan, Zidan Try Kusuma, mengatakan persiapan rangkaian kegiatan tersebut kini sudah mencapai sekitar 70 persen.

“Untuk persiapan sekarang itu sekitar 70 persen,” kata Zidan, Selasa (22/9/2026).

Setelah kuliah perdana dan upacara penyerahan mahasiswa baru, kegiatan berlanjut dengan Physical, Intellectual, Emotional, Spiritual Quotient (PIESQ) dan Pekan Orientasi Mahasiswa (POEMA).

PIESQ menjadi momen bagi mahasiswa baru untuk mendapat pembekalan sebelum benar-benar masuk ke rutinitas perkuliahan. Materinya tidak hanya soal akademik, tetapi juga diarahkan untuk membangun karakter.

Steering Committee 1 BEM UPGRIS, Senopati Mahesa, mengatakan mahasiswa baru akan mendapat berbagai kegiatan seperti kultum hingga workshop.

“PIESQ ini melatih bagaimana mereka menjadi pribadi yang berkarakter, kritis, kreatif, dan juga dapat bertanggung jawab dengan apa yang mereka lakukan,” ujarnya.

Setelah itu, mahasiswa baru akan mengikuti POEMA. Di tahap ini, mereka mulai diajak mengenal lingkungan fakultas dan program studi masing-masing.

Mulai dari mengenal dosen, gedung, hingga lokasi perkuliahan bakal diperkenalkan.

Masuk pekan kedua, giliran dunia organisasi mahasiswa yang mulai dikenalkan.

Mahasiswa baru akan bertemu dengan sejumlah lembaga seperti Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), BEM Universitas, hingga lembaga kemahasiswaan lainnya.

Berikutnya, mereka akan dikenalkan dengan BEM fakultas dan himpunan mahasiswa program studi.

Nah, bagian yang kemungkinan paling ditunggu adalah expo organisasi mahasiswa dan lembaga mahasiswa yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026.

Sebelum masuk ke arena expo, mahasiswa baru bakal mengikuti karnaval. Mereka akan diarak menuju lokasi sambil membawa bendera dan menyanyikan lagu-lagu wajib mahasiswa.

Sesampainya di lokasi, berbagai organisasi akan membuka stan masing-masing. Di sinilah mahasiswa baru bisa melihat langsung aktivitas organisasi, bertanya soal kegiatannya, sampai mencari tahu organisasi mana yang paling cocok dengan minat mereka.

“Expo ini nanti mengenalkan ormawa dan lemawa kepada mahasiswa baru agar mereka dapat mengenal organisasi yang ada dan tertarik untuk bergabung,” kata Zidan.

Senopati mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar bertujuan mengenalkan kampus kepada mahasiswa baru.

Lebih dari itu, maba diharapkan mulai berani berpikir kritis, aktif berorganisasi, dan memahami lingkungan sosial di sekitar kampus.

“Harapannya para mahasiswa baru dapat menjadi mahasiswa yang lebih kritis dan juga memahami terkait lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dengan rangkaian tersebut, masa penyambutan maba UPGRIS tahun ini bukan cuma soal mengenal gedung dan ruang kelas.

Mahasiswa baru juga mulai diajak mengenal karakter, kehidupan akademik, dan berbagai pilihan organisasi yang nantinya bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka selama kuliah. (dul)

You Might Also Like

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Siswa SMAN 1 Salatiga Diajak Bongkar Mitos Vape

Wagub Taj Yasin: Kampus Harus Jadi Markas Toleransi, Bukan Ajang Perundungan

Akal Bulus Zonasi Berujung Batal, Puluhan Siswa Bandung Gigit Jari Akhirnya

Lulusan SMK Menganggur, Komisi X DPR RI Desak Reformasi Pendidikan di Jateng

TAGGED:mahasiswa barurektor upgrissapto budoyoupgris
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article JALANI TUNTUTAN--Tiga kades terdakwa korupsi seleksi perangkat desa di Pati, mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/9/2026). (bae) Rasain! Tiga Kades Pati Komplotan Sudewo Peras Perangkat Desa Dituntut Bui, Ada yang 7,5 Tahun
Next Article PENCARIAN ORANG HILANG - Ilustrasi Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian orang hilang di lautan. Fix, Jasad Terdampar di Enggano Kru Kapal yang Ditumpangi 5 Jurnalis Hilang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TRANSPORTASI ANDALAN - Siswa sekolah sedang antre naik Trans Banyumas. Menurut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), kehadiran Trans Banyumas mulai mengubah budaya transportasi warga yang sebelumnya sangat mengandalkan sepeda motor untuk mobilitas sehari-hari. (ist)

Trans Banyumas Ubah Budaya Transporatsi Warga, Motor Tak Lagi Pilihan Utama

PENCARIAN ORANG HILANG - Ilustrasi Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian orang hilang di lautan.

Fix, Jasad Terdampar di Enggano Kru Kapal yang Ditumpangi 5 Jurnalis Hilang

MABA - Pekan Orientasi Mahasiswa (POEMA) di gedung Balairung UPGRIS, kota Semarang, Selasa (22/9/2026). (dul)

Maba UPGRIS Pilih Aktif di Organisasi Apa? Ada Banyak Pilihan Pengembangan Diri di Kampus

JALANI TUNTUTAN--Tiga kades terdakwa korupsi seleksi perangkat desa di Pati, mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/9/2026). (bae)

Rasain! Tiga Kades Pati Komplotan Sudewo Peras Perangkat Desa Dituntut Bui, Ada yang 7,5 Tahun

Tragedi, Akademia, dan Susanah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Juni 29, 2026
Pendidikan

Ngomongin Khitbah, Lamaran ala Islam yang Bukan Sekadar Formalitas

September 28, 2025
ILUSTRASI - Ilustrasi aksi kekerasan seksual.
Pendidikan

Marak Kekerasan Seksual di Institusi Pendidikan, SASV Gemas UIN Walisongo Respons Keras

Mei 22, 2026
LANSIA WISUDA--Peserta Sekolah Lansia Salimah (Salsa) angkatan pertama mengikuti wisuda di Semarang, Minggu (19/7/2026). (ist)
Pendidikan

Sekolah Lansia Salimah di Semarang Wisuda 22 Peserta, Belajarnya Setahun Penuh

Juli 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Maba UPGRIS Pilih Aktif di Organisasi Apa? Ada Banyak Pilihan Pengembangan Diri di Kampus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?