Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat Akhir September
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat Akhir September

Nugroho P.
Last updated: September 20, 2026 6:55 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Cuaca kering belum sepenuhnya pergi dari Indonesia. Meski mayoritas daerah masih minim hujan, BMKG mengingatkan sejumlah wilayah tetap perlu bersiap menghadapi hujan lebat yang bisa datang bareng petir dan angin kencang.

Contents
Gelombang Atmosfer Mulai AktifIni Wilayah yang Perlu WaspadaMasuk 21–24 September, Peta Hujan Berubah

Peringatan ini berlaku untuk periode akhir September 2026. BMKG memprediksi beberapa kawasan bakal mengalami peningkatan aktivitas hujan dalam sepekan, sehingga masyarakat diminta tidak lengah meski kondisi harian di banyak daerah masih terasa panas dan kering.

Berdasarkan laporan BMKG pada Sabtu, 19 September 2026, curah hujan pada Dasarian III September sampai Dasarian II Oktober 2026 secara umum masih berada di kategori rendah hingga menengah. Angkanya berkisar 0–150 milimeter per dasarian karena pasokan uap air untuk pembentukan awan hujan masih relatif terbatas.

Kondisi kering tersebut salah satunya dipengaruhi El Nino kategori sangat kuat yang cenderung mengurangi pasokan kelembapan ke wilayah Indonesia. Namun, bukan berarti seluruh daerah bakal terus kering.

BMKG justru memprakirakan hujan dengan intensitas lebih dari 150 milimeter per dasarian berpotensi terjadi di pesisir barat Aceh dan pesisir barat Sumatera Utara pada Dasarian I dan II Oktober 2026.

Gelombang Atmosfer Mulai Aktif

Untuk periode 18–24 September 2026, potensi hujan diperkirakan meningkat di sejumlah wilayah Sumatera bagian utara hingga tengah, Kalimantan bagian utara hingga tengah, Sulawesi bagian tengah sampai selatan, serta Papua Pegunungan dan Papua.

BMKG menyebut peningkatan hujan tersebut tidak muncul begitu saja. Ada sejumlah dinamika atmosfer yang ikut mendorong terbentuknya awan hujan di berbagai daerah.

Salah satunya adalah Gelombang Rossby Ekuatorial yang diprediksi aktif di Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat. Selain itu, Gelombang Kelvin juga diperkirakan aktif di Kalimantan bagian timur, pesisir utara Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta Papua bagian barat dan utara.

Kedua gelombang atmosfer tersebut dapat membantu proses pertumbuhan awan hujan. BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Laut China Selatan yang memicu perlambatan sekaligus pertemuan angin di sejumlah wilayah.

Situasi tersebut makin diperkuat labilitas atmosfer lokal yang cukup tinggi. Akibatnya, proses pengangkatan massa udara menjadi lebih kuat dan peluang terbentuknya awan hujan pun ikut meningkat.

Ini Wilayah yang Perlu Waspada

Pada 18–20 September 2026, cuaca Indonesia secara umum diprediksi cerah berawan hingga hujan ringan dan sedang. Meski begitu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi meningkat di sejumlah daerah.

Wilayah tersebut meliputi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat, BMKG menetapkan status Siaga untuk Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sementara itu, peringatan Waspada Angin Kencang berlaku untuk Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua Selatan.

Masuk 21–24 September, Peta Hujan Berubah

Memasuki 21–24 September 2026, kondisi cuaca diprakirakan berkisar dari cerah berawan hingga hujan sedang. Sejumlah wilayah masih berpeluang mendapatkan hujan dengan intensitas sedang.

Daerah yang masuk dalam prakiraan tersebut yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Untuk hujan lebat hingga sangat lebat, status Siaga diberikan kepada Papua Tengah. Sedangkan peringatan Waspada Angin Kencang ditujukan untuk Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.

BMKG meminta masyarakat di wilayah yang masuk kategori Siaga maupun Waspada tetap memperhatikan perkembangan cuaca. Hujan deras yang turun dalam waktu singkat bisa memicu sejumlah dampak, mulai dari banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.

Masyarakat juga disarankan tidak menganggap remeh perubahan cuaca, terutama saat langit mulai gelap dan angin mendadak menguat. Informasi peringatan dini dari BMKG penting dipantau supaya aktivitas tetap aman di tengah perubahan cuaca akhir September. (*)

You Might Also Like

Jawaban Dibilang Salah, Lomba MPR Malah Berujung Gugatan Panjang

Mudik Lewat Semarang? Tenang, Ada Posko Gratis: Bisa Ngecas Badan, Motor sampai Wifi

Sawah Terendam Banjir, Klaim Asuransi Petani Masuk Tahap Validasi

Sudah Tahu Sejarah THR? Ternyata Begini..

6 Wisatawan Keseret Ombak Prangtritis Gara-gara Main di Rip Current!

TAGGED:akhir septemberbmkgheadlinehujan lebat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article China Tawarkan Wisata ke Luar Angkasa, Cuma Segini Biayanya
Next Article Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Inggris Larang Gorengan di Menu Makan Sekolah, Indonesia Kapan?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Meriah, Lomba Senam Lansia se-Kecamatan Banyumanik, Agustina: Semua Jadi Juara

Bimtek Aswakada, Iswar Bawa Misi Borong Ide untuk Semarang

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa Dapat Cashback Rp50.000, Begini Caranya

PROGRES PENGERJAAN - Progres pembangunan proyek infrastruktur Tol Semarang-Demak Seksi I mencapai 79,42 persen pada 22 Oktober 2026. (ist)

WNI Susah Cari Kerja, Proyek Tol Semarang-Demak Malah Digarap TKA Ilegal dari Tiongkok

Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

267 SPBU di Jateng Siaga Sambut Libur Nataru

Desember 21, 2025
Hukum

Badal Haji Murah Jadi Umpan, Jemaah Diduga Tertipu

Juni 9, 2026
Daerah

Doa Terakhir di Atas Lumpur, Haru yang Menutup Pencarian Pandanarum

November 27, 2025
Info

1,3 Juta Kendaraan Masuk Jateng

Maret 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat Akhir September
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?