BACAAJA, JEPARA – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) bersih-bersih sampah di kawasan Pantai Mororejo, Jepara. Aksi ini menjadi bagian dari kegiatan “Waves of Connection” yang digelar BEM FH Undip 2026.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyusuri garis pantai untuk mengumpulkan sampah yang berserakan di kawasan pesisir. Sampah yang terkumpul kemudian dikumpulkan agar tidak kembali menumpuk di sekitar pantai.
Perwakilan panitia, Fadhli mengatakan, aksi Beach Clean Up ini dilakukan karena kawasan Pantai Mororejo masih menghadapi persoalan sampah. Sampah tersebut berasal dari aktivitas pengunjung maupun terbawa arus ombak ke kawasan pesisir.
Bacaaja: Pakar Undip Bongkar Penyebab Banjir Ngaliyan
Bacaaja: Banjir Semarang, Dosen Unwahas Sentil Pengembang Perumahan Nakal
Menurut Fadhli, persoalan kebersihan pantai tidak bisa hanya dibebankan kepada pengelola atau pihak tertentu. Masyarakat dan pengunjung juga perlu ikut menjaga kondisi kawasan pesisir.
“Dibutuhkan keterlibatan bersama dari masyarakat, pengunjung, dan pihak lain yang beraktivitas di sekitar pantai,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2026).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengajak masyarakat menjaga kebersihan, tetapi juga ikut melakukan aksi secara langsung. Sampah yang berserakan di sepanjang area pantai dibersihkan bersama-sama.
Fadhli mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Ia berharap kepedulian itu tidak berhenti setelah kegiatan selesai.
Kegiatan “Waves of Connection” sendiri merupakan program kerja BEM FH Undip 2026 yang mempertemukan mahasiswa FH Undip Kampus Tembalang dan Kampus Jepara. Selain aksi bersih pantai, kegiatan ini diisi dengan interaksi, bonding, dan permainan bersama.
Kampus Jepara FH Undip berada di kawasan Marine Science Techno Park (MSTP) Teluk Awur. Program Studi S1 Ilmu Hukum di kampus tersebut merupakan kelas paralel dari program utama FH Undip di Tembalang. (bae)

