Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ikhtiar Jaga Santri dari Bahaya Keracunan, Ponpes Boyolali Berhenti Terima MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ikhtiar Jaga Santri dari Bahaya Keracunan, Ponpes Boyolali Berhenti Terima MBG

R. Izra
Last updated: September 14, 2026 1:05 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SANTAP MBG: Pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Jepara, Jateng sedang menyantap menu makan program makan bergizi gratis (MBG), beberapa waktu lalu. (ist)
SANTAP MBG: Pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Jepara, Jateng sedang menyantap menu makan program makan bergizi gratis (MBG), beberapa waktu lalu. (ist)
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI – Pondok pesantren (ponpes) yang memutuskan berhenti menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai ikhtiar menjaga santri dari bahaya keracunan bertambah.

Pesantren dan sekolah di bawah naungan Yayasan Istiqomah Al Jamzury di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Boyolali, memutuskan untuk tidak lagi menerima MBG.

Potensi bahaya keracunan MBG telah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan. Keputusan berhenti menerima MBG sebagai langkah antisipasi setelah muncul sejumlah kasus dugaan keracunan makanan yang dikaitkan dengan pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di berbagai daerah, termasuk Boyolali.

Ketua Yayasan Istiqomah Al Jamzury, Muhammad Hanafi, mengatakan keputusan tersebut belum final. Pihak yayasan masih memberikan kesempatan kepada wali santri dan wali murid untuk menentukan apakah anak mereka tetap ingin menerima MBG.

Bacaaja: Viral Video Pengasuh Ponpes di Jepara Bilang MBG Haram! Alasannya Menohok Banget
Bacaaja: Korban Keracunan MBG di Berastagi Alami Gangguan Saraf Otak, 3 Korban Dirujuk ke Medan

Tergantung pilihan wali santri

Rencana penghentian MBG belum langsung berlaku. Selama satu pekan, wali santri dan wali murid diminta menyampaikan pilihan mereka.

Bagi yang masih ingin anaknya menerima MBG, nama anak akan didata. Sementara yang tidak mendaftar dianggap menyetujui keputusan yayasan untuk menghentikan penerimaan program tersebut.

Hanafi menyebut langkah ini merupakan respons yayasan terhadap banyaknya kasus dugaan keracunan yang terjadi.

“Keprihatinannya kami dengan banyaknya kasus keracunan makanan MBG,” ujar Hanafi.

Selama proses pendataan berlangsung, program MBG masih tetap diberikan. Artinya, pada Senin (14/9/2026), santri dan siswa masih menerima makanan dari program tersebut.

Setelah pendataan selesai, yayasan akan menentukan keputusan berdasarkan pilihan para wali.

Jika masih ada santri atau siswa yang ingin menerima MBG, pihak yayasan akan berkomunikasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pemasok makanan.

Yayasan menaungi sekitar 190 santri pondok pesantren dan 160-an siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) -sekolah setingkat SD.

Disorot DPRD Boyolali

Rencana penghentian MBG ini juga mendapat perhatian dari DPRD Boyolali. Ketua Komisi IV DPRD Boyolali, Suyadi, menilai munculnya penolakan dari sejumlah penerima manfaat harus menjadi bahan evaluasi bagi pelaksana MBG, terutama SPPG.

Menurutnya, seluruh proses perlu dicek ulang. Mulai dari pengolahan makanan, penyajian, sampai distribusinya ke penerima manfaat. Apalagi, Suyadi menyebut sudah ada dua kasus yang berkaitan dengan MBG di Boyolali.

DPRD Boyolali juga berencana melakukan inspeksi bersama dinas terkait ke sejumlah SPPG. Pemeriksaan akan difokuskan pada penerapan SOP keamanan makanan hingga proses distribusi.

Langkah yayasan ini pun menunjukkan bahwa persoalan keamanan makanan menjadi perhatian serius. Bagi pengelola pendidikan, keselamatan santri dan siswa tentu menjadi prioritas sebelum program MBG benar-benar dilanjutkan. (*)

You Might Also Like

Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

Hari Ini Khofifah Diperiksa KPK soal Korupsi Dana Hibah di Polda Jatim

Protes Cik Mel dalam Sidang Kasus Korupsi BNI: Kenapa Cuma Saya?

Punya Mimpi Pakai Jersey PSIS? Mahesa Jenar Buka Talent Scouting

ASN Jateng Asal Kasih Izin Tambang, Negara Boncos

TAGGED:berhenti terima mbgboyolaliheadlinekhawatir keracunanmadrasahpondok pesantrenponpesYayasan Istiqomah Al Jamzury
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mahasiswa UGM Rancang Rompi Cerdas Pemetaan Kanker Payudara
Next Article MTQ Nasional XXXI di Jateng Jadi Panggung Kolaborasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Karhutla Hanguskan 29 Ribu Hektare, 20 Korporasi Tersangka

Solar Subsidi Disedot dari Sopir Truk, 1.110 Liter Disita

178 Kursi Kades Ngawi Segera Diperebutkan, Pemkab Siapkan Rp20 Miliar!

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Berapa Estimasi Biaya Pilkades di Jateng? Fantastis, Capai Miliaran Rupiah

LATIHAN KEAMANAN: Petugas sedang latihan keamanan menghadapi dugaan ancaman bom di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (29/10/2026). (ist)

Bandara Ahmad Yani Uji Kesiapan Petugas Hadapi Ancaman Bom

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pansus Hak Angket DPRD Pati Gandeng Pakar Hukum, Siap “Kupas” Kebijakan Bupati

Agustus 25, 2025
Ilustrasi pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) menggunakan tenaga surya dan kincir angin.
Sirkular

Pertamina NRE Ekspansi ke Luar Negeri, Borong Saham Perusahaan EBT di Filipina

Juli 6, 2025
TAHAN TERSANGKA--Mei Sulistyoningsih, dosen UPGRIS yang jadi tersangka penipuan lomba tari digelandang ke mobil tahanan, Kamis (10/9/2026). (bae)
Hukum

Dosen UPGRIS Ditahan dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

September 10, 2026
Hukum

Gara-Gara Eks Kapolres Bima, Urine Anggota Polri Dites Serentak 

Februari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ikhtiar Jaga Santri dari Bahaya Keracunan, Ponpes Boyolali Berhenti Terima MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?