BACAAJA, SEMARANG – Dapur Marhaen tak melulu membuka dapur umum untuk warga di Panti Marhaen. Ia keluar kandang, jemput bola, menghampiri warga yang membutuhkan.
DPD PDIP Jawa Tengah mendistribusikan 400 porsi makanan siap santap sebagai bagian dari program Dapur Marhaen yang rutin digelar tiap bulan.
Untuk bulan ini, pembagian makanan dilakukan dengan sistem jemput bola. Artinya pengurus partai dan relawan yang mencari dan mendatangi langsung penerima manfaat.
Bacaaja: Berobat Gratis di Dapur Marhaen, Warga: Kami Harap Program Terus Jalan
Bacaaja: Bagi Rakyat Kecil, Dapur Marhaen Bukan Cuma Soal Makan Gratis: Kami Merasa Diperhatikan
Petinggi PDIP Jateng, Messy Widiastuti mengatakan, 400 porsi makanan disalurkan ke Rumah Singgah Holi di kawasan Kota Lama dan Panti Siti Khodijah di Palebon, Semarang.
Sebagian lainnya diberikan kepada tukang becak hingga penyapu sampah yang ditemui di jalan.
“Dapur Marhaen kali ini kami bagikan 400 piece,” kata Messy saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).
Dia mengatakan, pembagian langsung seperti ini akan dilakukan untuk mencari warga yang memang membutuhkan.
Sebelumnya, program Dapur Marhaen dilakukan dengan sistem prasmanan di Panti Marhaen atau kantor PDIP Jateng. Namun, saat ini kantor tersebut sedang direnovasi.
Program Dapur Marhaen berupa pembagian makanan gratis setiap tanggal 10 ini juga dilakukan oleh seluruh DPC PDIP di kabupaten atau kota di Jateng. (bae)

