Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Transportasi Umum Jateng Mulai Ganti Gigi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Transportasi Umum Jateng Mulai Ganti Gigi

Transportasi di Jateng mulai diarahkan ke jalur yang lebih modern. Taksi listrik mulai meluncur, travel listrik diperkenalkan, terminal bersiap meninggalkan pembayaran tunai, hingga rencana satu tiket untuk perjalanan Gojek dan Trans Jateng.

T. Budianto
Last updated: Agustus 25, 2026 12:48 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TRANSFORMASI PERHUBUNGAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menghadiri Grand Launching Transformasi Perhubungan Jawa Tengah 2026 di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Senin (24/8/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng mempercepat transformasi sektor perhubungan melalui serangkaian inovasi berbasis energi bersih dan digitalisasi layanan.

Transformasi tersebut mencakup pengoperasian taksi dan travel listrik, integrasi transportasi umum, digitalisasi layanan terminal, hingga penerapan sistem pembayaran nontunai.

Beragam inovasi itu diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Grand Launching Transformasi Perhubungan Jawa Tengah 2026 di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Senin (24/8/2026).

Salah satu yang menarik perhatian adalah hadirnya layanan taksi listrik. Ahmad Luthfi bahkan mencoba langsung kendaraan tersebut dengan berkeliling di kawasan Kantor Dishub Jateng.

Usai menjajal kendaraan listrik itu, Luthfi mengaku cukup terkesan dengan kenyamanan yang ditawarkan. “Ini sangat nyaman sekali. Saya coba muter kantor Dishub, argonya tinggal pencet, enggak ada suaranya, tidak polusi udara, dan menghemat energi fosil,” ujarnya.

Baca juga: HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Menurut Luthfi, penggunaan energi bersih perlu terus didorong di berbagai sektor. Bukan hanya kendaraan, Pemprov Jateng juga mulai memanfaatkan energi surya pada sejumlah gedung perkantoran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan energi terbarukan sekaligus mendukung konsep ekonomi hijau di Jateng. Terkait kemungkinan penggunaan kendaraan listrik untuk layanan Bus Rapid Transit atau BRT, Luthfi mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap kajian.

Menurutnya, pengembangan transportasi tidak boleh hanya berhenti pada hadirnya teknologi atau aplikasi baru. Inovasi harus mampu memberikan jawaban atas persoalan nyata masyarakat, terutama dalam mobilitas orang dan distribusi barang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Arif Djatmiko mengatakan, peluncuran taksi listrik dan travel listrik merupakan bagian dari delapan inovasi yang dikembangkan dalam Transformasi Perhubungan Jawa Tengah 2026.

Selain elektrifikasi kendaraan, transformasi juga menyasar layanan terminal melalui penerapan sistem pembayaran nontunai atau cashless. Uji coba sistem tersebut telah dilakukan di Terminal Sukoharjo.

Non Tunai

Ke depan, sistem pembayaran digital direncanakan diterapkan di 22 Terminal Tipe B yang dikelola Pemerintah Provinsi Jateng. Penerapan pembayaran nontunai diharapkan membuat transaksi lebih transparan dan akuntabel karena pembayaran dapat langsung masuk ke kas daerah.

Dishub Jateng juga mengembangkan sistem digital untuk monitoring dan pengawasan operasional Terminal Tipe B. Sistem berbasis data itu nantinya digunakan untuk memantau kendaraan sekaligus mendukung pengelolaan dan pelaporan operasional terminal secara lebih terintegrasi.

Transformasi juga menyasar layanan angkutan massal Trans Jateng melalui kolaborasi dengan Gojek. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memudahkan perjalanan masyarakat dari titik awal menuju halte Trans Jateng hingga perjalanan lanjutan menuju tujuan akhir.

Konsep ini dikenal sebagai layanan first mile dan last mile, sehingga pengguna transportasi umum tidak perlu terlalu bingung mencari moda lanjutan setelah turun dari bus.

“Tahun depan kita akan membuat satu tiket antara Gojek dan Trans Jateng. Jadi first mile, last mile sudah tercakup semua,” kata Arif Djatmiko yang akrab disapa Miko.

Baca juga: Pemprov Beri Apresiasi Kru Trans Jateng

Menurut data Dishub Jawa Tengah, jumlah pengguna Trans Jateng sepanjang 2025 mencapai sekitar 10 juta penumpang. Dari jumlah tersebut, sekitar 53 persen disebut merupakan pengguna yang beralih dari kendaraan pribadi ke Trans Jateng.

Peralihan tersebut diperkirakan mampu memberikan penghematan biaya transportasi masyarakat hingga sekitar Rp50 miliar. Selain itu, Pemprov Jateng juga memperluas penggunaan Kartu Multi Trip sebagai metode pembayaran Trans Jateng.

Saat ini, kartu tersebut telah diterapkan pada satu koridor. Ke depan, penggunaannya ditargetkan dapat menjangkau seluruh tujuh koridor Trans Jateng.

Dengan rangkaian inovasi tersebut, transportasi Jawa Tengah diarahkan menjadi lebih terintegrasi, mulai dari kendaraan listrik, pembayaran digital, hingga konektivitas antarmoda.

Satirnya, dulu perjalanan sering dimulai dengan pertanyaan, “Bawa uang receh enggak?” Ke depan mungkin pertanyaannya berubah jadi, “HP-mu sudah cukup baterai belum?” Karena transportasi Jateng perlahan sedang pindah jalur: dari asap, karcis, dan uang tunai menuju listrik, aplikasi, dan satu tiket perjalanan. (tebe)

You Might Also Like

Psikolog Ajak Korban Bullying Berani Bercerita dan Minta Bantuan

Dana UMKM Diduga Tertahan Rp3 Triliun, Andhika Satya Desak DPR Panggil TikTok

Data Mangrove Jateng Nggak Sinkron, Selisih Luasannya Capai Ribuan Hektar

Siap-siap! BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang, Jateng Terancam Krisis Air

KPK Fokus Awasi Anggaran, Pengadaan, dan Jual Beli Jabatan di Jateng

TAGGED:dishub jatengheadlinepemprov jatengtrans jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding
Next Article Rayakan 81 Tahun Pengayoman dengan Semangat Harmoni

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mendagri Bongkar Celah Calo Haji, Biometrik Jadi Andalan

Kompolnas Sentil Polres Cilegon, 19 Siswa Kena Gas Air Mata

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, DPR Soroti Disiplin TNI

Ketuk Pintu Langit, 550 Orang Minta Hujan di Banjarnegara

Bahasa Indonesia di Jerman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Alasan Ortu Pilih SD Swasta Meski Harus Bayar Puluhan Juta

Juli 24, 2026
Pemerhati lingkungan pesisir dari Universitas Katholik Sugijopranoto (Unika) Semarang Hotmauli Sidabalok, saat menjelaskan masalah lingkungan yang terjadi di pesisir Semarang-Demak, Sabtu (19/7/2025). Foto: BAE
Sirkular

Pembangunan Pelabuhan dan Kawasan Industri Menambah Tumpukan Masalah di Pesisir

Juli 20, 2025
Ekonomi

Jateng Kejar Swasembada: Produksi Digenjot, Irigasi Diperbaiki, Petani Dapat Asuransi

April 7, 2026
Info

Semarang Bicara Toleransi: Agustina dan Sinta Nuriyah Kirim Pesan Harmoni

Februari 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Transportasi Umum Jateng Mulai Ganti Gigi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?