SEMARANG lagi cantik-cantiknya. Bukan cuma karena langitnya sedang cerah, tapi juga karena sejumlah ruas jalan bertabur bunga tabebuya yang bermekaran.
Warnanya beragam. Ada yang putih, kuning, merah muda, sampai ungu. Saat bunganya mulai penuh di dahan, suasana jalanan Semarang pun terasa berbeda.
Sekilas, ada nuansa seperti sedang berada di Jepang saat bunga sakura bermekaran.
Pemandangan itu salah satunya terlihat di Jalan Untung Suropati, dekat Asrama Haji Manyaran. Belasan pohon tabebuya ditanam berjajar di bagian tengah jalan.
Pohon-pohon tersebut kini mulai berbunga. Dari kejauhan, warna merah muda yang memenuhi dahan tampak mencolok di antara lalu lintas kendaraan.
Bacaaja: Sururi ‘Profesor Mangrove’ Semarang: Wariskan Kelestarian Alam untuk Anak-Cucu
Pemandangan serupa juga bisa ditemui di sejumlah titik Jalan Pamularsih Raya. Tabebuya yang ditanam di median jalan mulai menunjukkan warna bunganya.
Tak hanya di jalan utama. Di Jalan Wologito Setapak, misalnya, sejumlah pohon tabebuya juga tumbuh di sisi jalan.
Salah satunya bahkan menjadi latar bagi aktivitas warga. Fitria, perempuan yang sehari-hari berjualan Kopi Pawon di bawah pohon tabebuya di kawasan tersebut, mengaku ikut merasakan suasana berbeda ketika bunga-bunga itu bermekaran.
“Bagus sih, yang nambah cantik Kota Semarang ya kelihatannya,” kata Fitria, Selasa (18/8/2026).
Lokasi jualan kopi Fitria yang berada tepat di bawah pohon tabebuya membuat pembeli bisa nongkrong sambil menikmati bunga.

“Respon pengunjung ya ngelihat nongkrong di sini sambil ngelihatin pohon bunga ini bagus banget,” ujarnya.
Bacaaja: Cerita Mak Jah Bertahan di Tengah Laut, Rumah Apung untuk Terus Jaga Mangrove Sayung
Pemandangan tabebuya bermekaran juga terlihat di kawasan Taman Sungai Kanal Banjir Barat Semarang.
Bantaran sungai yang ditata menjadi ruang terbuka hijau itu dipenuhi tanaman dan pepohonan. Beberapa tabebuya yang tumbuh di sana juga mulai berbunga.
Perpaduan bunga, pepohonan hijau, jalur pedestrian dan aliran sungai membuat kawasan tersebut terasa lebih adem secara visual.
Iraka, warga Semarang, menilai bunga-bunga yang bermekaran di berbagai sudut kota menjadi tambahan yang menarik.

“Menurut saya bagus, bisa mempercantik jalan dan apa ya? Bisa ngelihatin bahwa Semarang itu enggak semembosankan itu,” kata Iraka.
Ketika disinggung soal tabebuya yang kerap disebut memiliki nuansa mirip bunga sakura, Iraka mengakui ada kesan romantis dari pemandangan tersebut.
“Ya, jelas sih memang romantis ya. Tapi, kalau mau yang memang lebih romantis gitu kayak sakura gitu mungkin lebih banyak di taman ya,” ujarnya. (bae)

