Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh Rusuh, JK Singgung Ketidakpuasan Rakyat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh Rusuh, JK Singgung Ketidakpuasan Rakyat

R. Izra
Last updated: Agustus 16, 2026 3:01 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK).
Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK).
SHARE

BACAAJA, BANDA ACEH – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara mengenai kerusuhan peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh, kemarin.

JK termasuk tokoh yang menginisiasi perdamaian di Aceh. Ia menyatakan, kericuhan pada Peringatan Hari Damai itu lebih berkaitan dengan dinamika politik dan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan pemerintah, bukan bentuk penolakan masyarakat Aceh Negara Kesatuan Repblik Indonesia (NKRI).

“Yang penting masyarakat memahami bahwa perdamaian telah membawa kemajuan dan kesejahteraan. Jangan sampai apa yang sudah dicapai selama 21 tahun ini terganggu,” kata JK di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Bacaaja: Liputan Demo Bencana Nasional di Aceh, Ponsel Wartawan Dirampas Oknum TNI
Bacaaja: Bendera Bulan Bintang Berkibar di Tengah Bencana Aceh, Luapan Rasa Kecewa?

“Ini adalah ekspresi antara ketidaksenangan dan juga keinginan yang masih ada kelompok-kelompok, walaupun kecil, tetapi dapat memprovokasi masyarakat di sana,” sambung dia.

JK juga menyoroti absennya sejumlah tokoh penting Aceh ketika kericuhan terjadi. Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem diketahui sedang menjalani pengobatan di Kuala Lumpur. Sementara Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud berada di Penang untuk menjalani pengobatan.

“Jadi hampir tidak ada pimpinan yang berpengaruh berada di Banda Aceh pada saat ini. Hanya wakil gubernur dan tentu pihak kepolisian,” katanya.

Meski ada kelompok yang menyuarakan ketidakpuasan, JK menilai situasi tersebut tidak mewakili keinginan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

“Rakyat Aceh selalu ingin damai,” tegasnya.

JK berharap masyarakat dan seluruh pihak tetap menjaga perdamaian yang telah dibangun sejak berakhirnya konflik Aceh. Menurutnya, stabilitas tersebut memberikan dampak besar terhadap pembangunan, termasuk melalui dukungan pemerintah pusat dan dana otonomi khusus.

Berawal dari Bendera Bulan Bintang

Kericuhan terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

Situasi memanas setelah sebagian massa hendak memasang bendera Bulan Bintang di salah satu tiang di kompleks masjid. Aparat TNI yang berjaga kemudian melarang pemasangan bendera tersebut.

Larangan itu kemudian diikuti beberapa kali tembakan peringatan ke udara. Suara tembakan membuat massa yang berada di halaman masjid spontan tiarap sebelum situasi berkembang menjadi bentrokan.

Sebagian massa kemudian mengejar personel TNI hingga ke sekitar Gedung DPRK Banda Aceh dan Simpang Kodim. Dalam peristiwa tersebut, massa melempari aparat dengan batu dan benda lainnya.

Kericuhan akhirnya mereda setelah personel TNI menjauh dari kejaran massa. Namun, massa masih bertahan di sekitar masjid dan menyampaikan protes atas larangan pengibaran bendera.

Satu sepeda motor milik aparat TNI yang terparkir di area masjid juga dibakar. Sementara seorang peserta aksi dilaporkan harus mendapat perawatan di rumah sakit akibat mengalami luka di kepala. (*)

You Might Also Like

Semarang Punya Seniman, Tapi Ekosistemnya Masih “Nyari Bentuk”

Tim Voli Putri Vietnam Didiskualifikasi Gara-Gara Bawa 2 Pemain Cowok!

Pemerintah Keras Kepala Tak Mau Tetapin Status Bencana Nasional, Muhammadiyah Menggugat!

Kantor Baru Megawati Institute Rampung

DPR RI: SMKN Jateng Jadi Prototipe Pendidikan

TAGGED:hari damai acehheadlinejkjusuf kallamasjid raya baiturrahmannkripemerintahricuhrusuhtidak puastni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 5 Doa Saat Gempa, Lengkap Arab dan Artinya
Next Article Jateng Target Pembangunan Dry Port Rampung Dua Tahun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

6 Doa Tolak Bala Saat Bencana Mengintai

TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin

45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SERAHKAN KAJIAN - Ketua PMKRI Semarang menyerahkan hasil kajian kepada Budiman Sudjatmiko. (ist)
Info

PMKRI Semarang Kecewa, Kekuasaan telah Menjinakkan Budiman

Juni 13, 2026
Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api.
Unik

Tragedi Kebakaran Warung Kelontong di Semarang, Tewaskan Lansia 94 Tahun

Maret 1, 2026
Info

Tertidur Tenang Tapi Tak Bangun, Ini Risiko Medis yang Sebenarnya Tersembunyi

Mei 5, 2026
OSPEK UNNES--Mahasiswa baru Unnes memasuki kampus untuk mengikuti Ospek meski hari masih gelap. (ist)
Info

Ospek Dini Hari Unnes Telan Korban Jiwa, Maba Tewas Kecelakaan saat Berangkat

Agustus 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh Rusuh, JK Singgung Ketidakpuasan Rakyat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?