Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Target Pembangunan Dry Port Rampung Dua Tahun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Jateng Target Pembangunan Dry Port Rampung Dua Tahun

Pemprov Jateng mulai serius membenahi urusan logistik kawasan industri. Salah satu yang dikebut adalah pembangunan dry port atau pelabuhan darat di Batang dan Weleri, Kendal.

T. Budianto
Last updated: Agustus 16, 2026 3:03 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TERMINAL LOGISTIK: Aktivitas bongkar muat dan penataan peti kemas di kawasan terminal logistik di Cikarang Dry Port, Kabupaten Bekasi. Penggunaan alat berat membantu mempercepat proses pemindahan kontainer dalam mendukung kelancaran arus distribusi dan perdagangan. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BEKASI- Pemprov Jateng terus mendorong pembangunan infrastruktur logistik untuk mendukung pertumbuhan kawasan industri. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan dry port di sejumlah wilayah strategis.

Untuk mematangkan rencana tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama sejumlah pengelola kawasan industri, BUMD, serta dinas terkait melakukan studi komparatif ke Cikarang Dry Port, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana dry port dapat menjadi bagian dari sistem logistik kawasan industri, termasuk dalam mendukung proses ekspor-impor dan distribusi barang.

Ahmad Luthfi mengatakan keberadaan dry port penting bagi Jateng mengingat sebagian besar kontainer dari provinsi tersebut masih dikirim menuju Jakarta dan Surabaya.

Baca juga: Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port

“Untuk menopang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang kurang maksimal, salah satu solusinya adalah pembangunan dry port,” kata Luthfi seusai meninjau dan berdiskusi dengan pengelola Cikarang Dry Port.

Menurutnya, sekitar 70 persen kontainer di Jawa Tengah masih memiliki tujuan pengiriman ke Jakarta dan Surabaya. Kondisi tersebut dinilai perlu dicarikan solusi agar aktivitas logistik kawasan industri di Jateng bisa lebih efisien.

Pemprov Jateng sejauh ini telah memiliki dua gambaran lokasi yang diproyeksikan menjadi dry port. Masing-masing memiliki luas sekitar 50 hektare.

Dua lokasi tersebut berada di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Weleri, Kabupaten Kendal. Untuk rencana di Batang, proses persiapan sudah berjalan. Bahkan, telah ada nota kesepahaman antara PT KAI, Pelindo, KITB, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), dan BUMD Kabupaten Batang.

Studi Kelayakan

Saat ini, proyek tersebut memasuki tahapan studi kelayakan serta proses pemilihan konsultan perencana. “Yang sudah kita kerjakan sekarang adalah di KITB, sudah MoU, tapi juga nunggu perkembangan situasi. Prinsipnya, dua tahun ke depan dry port harus jadi,” tegas Luthfi.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng memperkuat rantai logistik kawasan industri. Dengan adanya dry port, aktivitas yang selama ini terkonsentrasi di pelabuhan utama diharapkan dapat ditangani lebih dekat dengan kawasan industri.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemprov Jateng juga mendapatkan gambaran mengenai operasional Cikarang Dry Port.  Direktur Cikarang Dry Port, Noor Yusuf, mengatakan fasilitas tersebut telah beroperasi sejak 2010.

Saat ini, sekitar 500 perusahaan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kebutuhan ekspor dan impor. Perusahaan yang dilayani berasal dari berbagai kawasan, mulai Tangerang, Cikampek hingga Bandung.

Baca juga: Pemprov Fokus Benahi Jalur Logistik Laut

Menurut Noor, konsep dry port bukan hanya menyediakan fasilitas perpindahan barang, tetapi juga memiliki area penyimpanan atau storage. “Konsep dry port ini memiliki fasilitas lebih luas, termasuk storage (tempat penyimpanan). Jababeka juga sedang menyiapkan rencana pembangunan dry port di Weleri, Kendal,” ucapnya.

Bagi Jawa Tengah, pembangunan dry port di Batang dan Weleri diharapkan bisa menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan logistik yang terus meningkat seiring tumbuhnya kawasan industri.

Dengan posisi kawasan industri yang semakin berkembang, persoalannya kini bukan lagi sekadar bagaimana membangun pabrik. Barang yang keluar-masuk kawasan tersebut juga membutuhkan jalur logistik yang cepat, efisien, dan tidak terlalu bergantung pada simpul distribusi di provinsi lain.

Kalau target dua tahun benar-benar terealisasi, Jateng nantinya tak cuma punya kawasan industri yang makin ramai. Kontainernya juga diharapkan punya tempat transit sendiri, jadi tidak harus terus “jalan-jalan” dulu ke Jakarta atau Surabaya sebelum menuju tujuan. (tebe)

You Might Also Like

45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan

Bocoran Soal Gaji ASN, Menkeu Sepertinya Masih Injak Rem Awal 2026

Speling di Banyumas Jadi Tempat Curhat Pelajar

Kinerja Dipercepat, Pemprov Terapkan SOTK Baru

Pertamina NRE Ekspansi ke Luar Negeri, Borong Saham Perusahaan EBT di Filipina

TAGGED:ahmad luthfidry portpemprov jatengterminal logistik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK). Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh Rusuh, JK Singgung Ketidakpuasan Rakyat
Next Article Seratus Ojol Perempuan Semarang Dapat Sembako dan Cek Kesehatan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin

45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan

Seratus Ojol Perempuan Semarang Dapat Sembako dan Cek Kesehatan

Jateng Target Pembangunan Dry Port Rampung Dua Tahun

Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK).

Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh Rusuh, JK Singgung Ketidakpuasan Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PIMPINAN DEWAN - Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.
Ekonomi

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Maret 28, 2026
Info

Petani Jateng Mulai Tinggalkan Pompa Diesel

Agustus 11, 2026
Info

Pemprov Perkuat Hak Peyandang Disabilitas, Mulai Peluang Kerja sampai Bantuan

Maret 26, 2026
Daerah

Anglomerasi, Cara Jateng Hapus Sistem Open Dumping Sampah

April 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Target Pembangunan Dry Port Rampung Dua Tahun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?