Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Buka Jalan ke Panggung Dunia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Buka Jalan ke Panggung Dunia

Arthur Rimbaud pernah menjejakkan kaki di Semarang hampir 150 tahun lalu. Kini, jejak penyair Prancis itu malah jadi pintu masuk diplomasi baru. Dari Lawang Sewu, Semarang mencoba mengubah cerita masa lalu menjadi koneksi global, mulai sastra, wisata, sampai ekonomi kreatif.

T. Budianto
Last updated: Agustus 9, 2026 8:23 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DUBES PRANCIS: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, Kamis (6/8/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kota Semarang dan Prancis ternyata punya cerita panjang. Penyair legendaris Arthur Rimbaud pernah singgah di kota ini pada 1876. Kini, jejak perjalanan tersebut kembali dihidupkan, tapi dengan misi yang lebih kekinian: membuka kerja sama internasional.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, Kamis (6/8/2026). Pertemuan itu dilanjutkan dengan pembukaan pameran “Arthur Rimbaud: A Journey Through Java” di Lawang Sewu.

Buat Agustina, hubungan dengan Prancis nggak boleh berhenti di seremoni atau foto bareng. Diplomasi antarkota harus punya efek nyata buat warga Semarang.

Mulai dari kebudayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pariwisata, pelestarian bangunan bersejarah, sampai peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif. “Semarang sejak dahulu merupakan kota perjumpaan. Keterbukaan terhadap kolaborasi selalu melahirkan kemajuan,” ujar Agustina.

Baca juga: Teater Belum Mati di Semarang, Keraton Siluman Bikin Penonton Ketawa Sampai Sakit Perut

Salah satu program yang bakal digarap adalah Residensi Penulis Semarang-Prancis. Novelis internasional Louis-Philippe Dalembert dijadwalkan tinggal dan berkarya di Semarang selama tiga bulan mulai September 2026.

Nggak berhenti di situ. Semarang juga menyiapkan pengiriman penulis lokal untuk mengikuti residensi sastra di Prancis. Jadi pertukarannya bukan model “kita kirim mereka, selesai”, tapi dua arah.

Agustina berharap pertukaran ini bisa melahirkan karya dari perspektif Indonesia yang nantinya dibaca lebih luas di dunia. “Kami ingin kerja sama ini berjalan dua arah,” katanya.

Perluas Kolaborasi

Kolaborasi juga bakal diperluas ke sektor lain. Kota Semarang diproyeksikan ikut dalam Urban Sketchers Symposium 2027 di Prancis untuk mempromosikan Kota Lama. Ada pula rencana promosi wisata berbahasa Prancis, pelatihan pemandu wisata, festival film, hingga kerja sama pelestarian cagar budaya.

Pameran Rimbaud sendiri menjadi titik penting karena ada kaitan historis antara sang penyair dengan Semarang. Pada 1876, Rimbaud tercatat pernah singgah di kota ini sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah pedalaman Jawa.

Jejak itu kini bukan sekadar cerita sejarah. Agustina ingin sejarah tersebut dikonversi menjadi modal untuk masa depan. Menurutnya, diplomasi budaya bisa menjadi cara untuk mengenalkan Semarang ke dunia, menarik wisatawan asing, membuka pasar bagi ekonomi kreatif, sekaligus memberi anak-anak muda kesempatan membangun jaringan internasional.

Baca juga: Kota Lama & Lawang Sewu Bakal Disambung Jalur Hits, Wisata Semarang Makin Estetik!

Dengan begitu, Lawang Sewu bukan cuma tempat melihat sejarah, sementara nama Rimbaud bukan cuma catatan kaki di buku sastra. Keduanya justru dipakai sebagai “jembatan” menuju kerja sama baru.

Rimbaud datang ke Semarang pada 1876, mungkin tanpa pernah membayangkan bahwa jejaknya bakal dipakai hampir 150 tahun kemudian buat membuka pintu diplomasi. Dulu orang Prancis datang membawa cerita perjalanan, sekarang Semarang berharap Prancis pulang membawa cerita tentang potensi kota ini. Bedanya, kali ini Semarang nggak cuma jadi tempat persinggahan, semoga benar-benar jadi tujuan. (tebe)

You Might Also Like

Anindya Bakrie Apresiasi Iklim Investasi Jateng

Nikah Gaib Jadi Dalih, Modus Dukun Kartasura Kini Terungkap Semua

Mau Libur Nataru Naik Kereta Eksekutif? KAI Lagi Kasih Diskon

Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang

Semarang Wegah Nyampah: Agustina Salut Warga Kreatif Ubah Sampah Jadi Cuan

TAGGED:agustina wilujengarthur rimbaudheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Intip Peluang di IKN
Next Article Semarang Punya Tarian Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Belajar Disiplin, Warga Binaan Lapas Purwodadi Jadi Petugas Upacara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto, saat mengikuti pertemuan bersama perguruan tinggi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), PT PLN (Persero) dan stakeholder di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (30/8/2025)
Sirkular

DPR Gaspol Dorong Energi Terbarukan Buat Wilayah 3T, Biar Gak Gelap Terus!

September 2, 2025
Info

Belasan Jiwa Terdampak Longsor Kalialang

Mei 6, 2026
Ilustrasi siswa sedang menyantap MBG.
Pendidikan

JPPI: Anggaran Pendidikan Dipotong Demi MBG, “Pengkhianatan Konstitusi”

September 24, 2025
Aspidsus Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya menegaskan akan mengejar pelaku lain dalam korupsi kakao fiktif UGM. Foto: Dok
Hukum

Kejati Buru “Pemain” Lain Usai Tersangkakan Dosen UGM di Kasus Kakao Fiktif Rp7,4 M

Agustus 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Buka Jalan ke Panggung Dunia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?