Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BGN Bekukan Operasional SPPG Karangturi, Buntut 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Keracunan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BGN Bekukan Operasional SPPG Karangturi, Buntut 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Keracunan

R. Izra
Last updated: Agustus 3, 2026 11:02 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
PERIKSA SISA MAKANAN - Petugas memeriksa sisa MBG yang diduga jadi pemicu keracunan siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jumat (31/7/2026).
PERIKSA SISA MAKANAN - Petugas memeriksa sisa MBG yang diduga jadi pemicu keracunan siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jumat (31/7/2026).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – 707 guru dan siswa SMKN 6 Semarang mengalami gejala keracunan. Ya, mereka diduga keracunan setelah menyantap MBG.

Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya mengambil langkah tegas setelah ratusan siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG). Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi resmi dibekukan sementara sambil menunggu hasil investigasi.

Keputusan ini diambil demi memastikan keamanan para penerima manfaat sekaligus memberi ruang bagi tim gabungan mengusut penyebab pasti insiden tersebut.

Bacaaja: 707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ini Gejala yang Dirasakan
Bacaaja: Puluhan Siswa SD di Solo Diduga Keracunan MBG, Pemkot Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Koordinator Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Hadi Riajaya, mengatakan investigasi sudah dilakukan sejak Jumat (31/7/2026) dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari KPPG, BGN wilayah Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kota Semarang, Polrestabes Semarang, Babinsa, hingga pemerintah setempat.

“Keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas utama. Karena itu dapur kami suspend sementara sambil menunggu hasil investigasi,” kata Hadi, Senin (3/8/2026).

Menurut Hadi, pihaknya tidak hanya fokus menyelidiki sumber dugaan keracunan, tetapi juga terus memantau kondisi para siswa yang masih menjalani perawatan.

Dari pendataan sementara, terdapat sekitar 693 siswa yang masuk dalam daftar penerima manfaat di sekolah tersebut. Sementara penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilakukan Dinas Kesehatan telah menjangkau 422 responden.

Saat ini masih ada enam siswa yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni dua orang di RSUD KRMT Wongsonegoro, satu orang di RS Bhakti Wira Tamtama, satu orang di Puskesmas Bangetayu, dan dua orang di Puskesmas Halmahera.

“Kami terus mengecek kondisi siswa yang dirawat, sekaligus mendalami kronologi kejadian tahap demi tahap,” ujarnya.

Guru dan siswa jadi korban

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat total 707 orang mengalami gejala diduga keracunan setelah mengonsumsi menu MBG pada Jumat (31/7/2026). Jumlah tersebut terdiri dari 693 siswa dan 14 guru.

Begitu laporan diterima sekitar pukul 10.30 WIB, tim kesehatan langsung turun ke lokasi untuk memberikan penanganan medis, melakukan penyelidikan epidemiologi, serta mengambil sampel makanan dan spesimen korban guna diuji di laboratorium.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, mengatakan penanganan dilakukan bersama puskesmas, rumah sakit, pihak sekolah, penyelenggara SPPG, dan instansi terkait.

“Fokus kami memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami gejala mendapat pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya,” katanya.

Dari total korban, 698 orang mendapat penanganan langsung di sekolah. Sementara sembilan orang harus dirujuk ke rumah sakit dan puskesmas untuk menjalani observasi lebih lanjut.

Selain menangani korban, Tim Gerak Cepat (TGC) Dinkes juga masih menelusuri sumber dugaan keracunan.

Petugas telah mengamankan sampel makanan MBG, sisa makanan, hingga spesimen korban untuk diperiksa di laboratorium.

Hakam menegaskan, hingga kini pemerintah belum bisa memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian sebelum seluruh hasil pemeriksaan laboratorium selesai. Masyarakat kami imbau tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi,” tegasnya. (*)

You Might Also Like

Akhir Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Survivor Pulang Tinggal Nama

Gus Yasin Ingin Santri Jateng dan Malaysia Bertukar Ilmu

Mudik, Boleh ‘Mokel’ Apa Nggak? Ini Kata Ulama

Puan Sebut Bangga Prabowo Suarakan Palestina di PBB

Semarang Pasang Target Jadi Kota Sport Tourism

TAGGED:bekukanbgnheadlinekeracunan MBGsmkn 6 semarangsppg karangturisuspend
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article LESTARIKAN TERUMBU KARANG - PLN Icon Plus bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Karimunjawa melaksanakan transplantasi terumbu karang menggunakan metode Biorock dan Web Spider. Jaga Kelestarian Laut Indonesia melalui Program ‘Terang Laut’, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Next Article Purbaya Pastikan Pajak Tak Libatkan Babinsa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

Glucowrap, Sandal Pintar Mahasiswa UGM Pantau Kaki Diabetesi

Balita Sleman Alami Pendarahan, Dugaan Kekerasan Seksual Diselidiki

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PASAR MODAL - Ilustrasi pasar saham atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ekonomi

IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Januari 29, 2026
Daerah

Sinergi Jadi Kunci, Kakanwil Kemenkum Jateng Tekankan Peran Kolaboratif SDM

Agustus 5, 2025
Sejumlah kendaraan melintasi portal yang dipasang di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang.
Info

Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib

April 28, 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Jateng, Muhamad Masrofi.
Info

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Dipermudah, Nggak Punya KTP Pemilik Lama Tetap Bisa

April 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BGN Bekukan Operasional SPPG Karangturi, Buntut 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Keracunan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?