BACAAJA, SURABAYA – Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 jurusan Surabaya-Makassar mengalami kebakaran di tengah perjalanan, tepatnya di Perairan Sumenep. Dilaporkan 5 penumpang tewas, sementara 41 lainnya masih hilang.
Proses pencarian korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Jawa Timur, masih terus berlangsung.
Hingga Senin (3/8/2026) pagi, lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 41 penumpang dan awak kapal masih belum ditemukan.
Berdasarkan data Basarnas, kapal yang melayani rute Surabaya-Makassar itu mengangkut 271 penumpang dan awak sesuai manifes.
Dari jumlah tersebut, 230 orang berhasil dievakuasi, terdiri dari 225 korban selamat dan lima korban meninggal dunia.
“Data terakhir, korban terevakuasi 230 dari 271. Dengan kondisi korban selamat 225 dan kondisi meninggal dunia lima orang,” kata Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, Minggu (2/8/2026).
Tim SAR masih terus menyisir lokasi kejadian untuk mencari puluhan korban yang belum ditemukan. Operasi pencarian melibatkan 11 kapal, termasuk KN SAR 249 Permadi, KRI Nala 363, RIB Sumenep, hingga sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi.
Selain fokus mencari korban, petugas juga menyiapkan layanan medis di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Kalianget untuk menangani korban yang berhasil dievakuasi.
13 korban selamat tiba di Tanjung Perak
Sementara itu, 13 korban selamat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Senin (3/8/2026) pagi menggunakan KM Selaras Mas.
Setibanya di pelabuhan, mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Dokpol Polairud Polda Jawa Timur.
Dari 13 korban tersebut, satu orang mengalami luka pada tangan dan kaki akibat terkena tali tambang saat berusaha menyelamatkan diri menuju kapal penolong.
Usai mendapat pemeriksaan medis dan sarapan, para penyintas kemudian dibawa ke sebuah hotel di kawasan Surabaya Utara untuk beristirahat sambil menunggu proses pendataan dan pemulangan.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 masih dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap 41 penumpang dan awak kapal yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim gabungan. (*)

