Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Disapa sampai Diajak Nyanyi “Cik Cik Bum Bum”, Fadia Arafiq Pilih Bungkam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Disapa sampai Diajak Nyanyi “Cik Cik Bum Bum”, Fadia Arafiq Pilih Bungkam

Ruang sidang boleh selesai, tapi sorotan kamera belum berhenti. Usai menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq langsung dikepung wartawan.

T. Budianto
Last updated: Juli 23, 2026 4:25 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LEMPAR SENYUM: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq melempar senyum saat ditanya wartawan usai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (23/7/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (23/7/2026). Saat keluar dari ruang sidang, Fadia langsung dikerubungi wartawan.

Mengenakan kemeja hijau dan kerudung hitam, Fadia berjalan pelan dari depan majelis hakim menuju ruang tahanan. Di sepanjang jalan, kamera dan mikrofon wartawan terus mengikutinya.

Berbagai pertanyaan dilontarkan. Mulai dari tanggapan atas dakwaan KPK hingga kesiapan menghadapi persidangan berikutnya. “Sepatah dua patah kata, Bu? Terkait dakwaannya, Bu?” tanya sejumlah wartawan.

Baca juga: Bupati Pekalongan Gak Diistimewakan, Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Semarang

Fadia tak menjawab satu pun pertanyaan. Ia hanya melempar senyum tipis sambil beberapa kali menganggukkan kepala sebagai tanda menyapa. Langkahnya tak berhenti.

Di tengah kerumunan, ada pula wartawan yang berupaya mencairkan suasana dengan menyinggung lagu “Cik Cik Bum Bum”, lagu yang sempat dipopulerkan Fadia.

“Cik cik bum bum, Bu…” celetuk seorang wartawan.

Terus Berjalan

Namun, candaan itu tak mendapat respons. Fadia tetap memilih diam. Sesekali ia terlihat berbincang singkat dengan penasihat hukumnya sambil terus berjalan menuju ruang tahanan.

Saat keluar dari ruang tahanan pengadilan, Fadia kembali muncul dengan mengenakan rompi oranye tahanan KPK. Tangannya memegangi map untuk menutupi borgol yang menderanya. Pada momen tersebut, lagi-lagi, hujan pertanyaan dari wartawan hanya dibalas dengan senyum. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya.

Sementara itu, penasihat hukum Fadia, Fadli Nasution, mengatakan kliennya telah memahami seluruh isi dakwaan yang dibacakan jaksa. “Tadi kita sudah mendengar semua dakwaan dari penuntut umum. Ada dua pasal. Yang pertama Pasal 12 huruf i Undang-Undang Tipikor terkait dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan. Yang kedua Pasal 12B Undang-Undang Tipikor terkait gratifikasi,” kata Fadli.

Baca juga: KPK Lacak Duit Fadia Arafiq

Menurut dia, tim kuasa hukum akan mempelajari lebih rinci isi dakwaan tersebut. “Tadi Bu Fadia juga sudah mengerti isi dakwaan yang dibacakan jaksa,” ujarnya.

Dulu namanya akrab dengan panggung hiburan dan lagu yang mengundang orang ikut bernyanyi. Kini, di depan ruang sidang, bahkan saat lagu itu kembali disebut, yang terdengar justru… sunyi. (bae)

You Might Also Like

Aneh-Aneh Aja, Sandal Bukannya Isi Busa Malah Diisi Sabu

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor” LHKPN, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Dari Balik Jeruji Lapas Semarang, Cabai dan Harapan Mulai Bertunas

Ratusan Juru Parkir di Semarang Nunggak Setoran, Nilainya Capai Rp280 Juta

TAGGED:fadia arafiqheadlineKPKpemkab pekalongansidang tipikor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, memberi keterangan pers usia jalani sidang kasus korupsi, Rabu (22/7/2026). (bae) Sudewo Serang Haryanto dalam Kasus Korupsi Jual-Beli Jabatan: “Sebelumnya Kan Jelas”
Next Article Sembilan Daerah di Jateng Belum Punya LBH Terakreditasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KONSER PERLAWANAN - Selain melalui orasi, massa Jateng Guyub juga menyampaikan orasi dan perlawanan melalui musik. Hari kedua aksi, Kamis (23/7/2026), massa aksi fokus pada isu-isu lingkungan. (dul)

Dari Orasi ke Irama, Konser Perlawanan di Hari Kedua Aksi ‘Jateng Guyub’

Agustina Minta Tiap Sekolah Punya Forum Anti-Perundungan

Sembilan Daerah di Jateng Belum Punya LBH Terakreditasi

Disapa sampai Diajak Nyanyi “Cik Cik Bum Bum”, Fadia Arafiq Pilih Bungkam

TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, memberi keterangan pers usia jalani sidang kasus korupsi, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sudewo Serang Haryanto dalam Kasus Korupsi Jual-Beli Jabatan: “Sebelumnya Kan Jelas”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Polisi mengatur lalu lintas di area Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. (ist)
Info

Tol Kalikangkung Mulai “Diserbu”: 33 Ribu Mobil dari Jakarta Antre Masuk Semarang

Maret 16, 2026
KOLASE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat" yang diserahkan mahasiswa Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)
Info

BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”

Juli 3, 2026
DaerahOlahraga

Fahmi Kampiun Ceqiu 10 Ball Tournament

Januari 2, 2026
RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?
Fokus

Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

Mei 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Disapa sampai Diajak Nyanyi “Cik Cik Bum Bum”, Fadia Arafiq Pilih Bungkam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?