Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MBG Kembali Telan Korban, 19 Siswa Blora Diduga Keracunan Susu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

MBG Kembali Telan Korban, 19 Siswa Blora Diduga Keracunan Susu

R. Izra
Last updated: Juli 22, 2026 10:01 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Tahun ajaran baru dimulai belum lama. MBG kembali beroperasi. Kasus keracunan kembali terjadi. Belasan anak di Blora diduga keracunan susu dari MBG.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diterpa persoalan. Kali ini, sebanyak 19 siswa SDN Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi susu dalam paket MBG.

Akibat insiden tersebut, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogowanti dihentikan sementara hingga proses evaluasi dan investigasi selesai.

Ketua Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Bagus Anindito, mengatakan penghentian operasional merupakan prosedur yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) setiap kali terjadi dugaan keracunan pangan atau gangguan pencernaan dalam pelaksanaan MBG.

Bacaaja: Viral Video Pengasuh Ponpes di Jepara Bilang MBG Haram! Alasannya Menohok Banget
Bacaaja: Ini Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Tak Singgung soal Mega Korupsi MBG

“Kalau ada kejadian menonjol seperti keracunan pangan atau gangguan pencernaan, SPPG akan diberhentikan sementara,” kata Bagus, Selasa (21/7/2026).

Selama masa penghentian, dapur MBG tersebut tidak diperbolehkan memasak maupun menyalurkan makanan kepada penerima manfaat. Masa evaluasi bisa berlangsung hingga maksimal tiga bulan, tergantung hasil investigasi.

Menurut Bagus, dugaan penyebab insiden berasal dari susu kemasan yang diduga sudah basi. Ia menjelaskan, kemasan susu yang mengalami kebocoran sekecil apa pun berpotensi menyebabkan kontaminasi.

“Kalau susu mungkin sudah basi. Itu berarti pengawasannya kurang. Kemasan yang bocor sedikit saja bisa terkontaminasi,” ujarnya.

Meski begitu, BGN belum menyebut kejadian tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Istilah yang digunakan adalah kejadian menonjol, sementara penetapan status KLB menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Bagus memastikan biaya pengobatan korban akan ditanggung BGN apabila masih berstatus kejadian menonjol. Jika nantinya ditetapkan sebagai KLB oleh pemerintah daerah, pembiayaan akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sesuai ketentuan.

Penghentian operasional SPPG Bogowanti juga berdampak pada sekitar 2.300 penerima manfaat MBG di wilayah tersebut. Untuk sementara, distribusi makanan akan dialihkan ke SPPG lain di wilayah terdekat agar layanan tetap berjalan.

Sebelumnya, 19 siswa SDN Sendangrejo mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG pada Senin (20/7/2026). Mereka kemudian mendapat penanganan medis di Puskesmas Ngawen.

Kepala SPPG Bogowanti, Putri Novitasari, mengakui terdapat susu yang basi dalam paket makanan yang dibagikan kepada siswa.

“Kami langsung mendapat informasi dari sekolah dan mengecek ke lokasi. Memang ada susu yang basi, padahal saat dicek tidak ada tanggal kedaluwarsanya,” ujarnya.

Kasus ini menambah daftar insiden yang membayangi pelaksanaan program MBG, sekaligus menjadi sorotan terhadap pengawasan kualitas pangan dalam distribusi makanan kepada para penerima manfaat. (dul)

You Might Also Like

Tas Isi Ratusan Juta Ketinggalan Toilet Malah Balik Utuh, Masih Ada Orang Baik

Tuan Rumah Berjaya, Heru “Trubus” Menangi Ceqiu Cup I 2025

Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka

2 Juni Dompet Mulai Senyum, Gaji Ke-13 Cair Bawa Kabar Lega

TAGGED:bloraheadlinekeracunankeracunan MBGMBGsiswasusu mbg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua Investasi Senilai Rp 730 Miliar Masuk Jateng
Next Article LANSIA WISUDA--Peserta Sekolah Lansia Salimah (Salsa) angkatan pertama mengikuti wisuda di Semarang, Minggu (19/7/2026). (ist) Sekolah Lansia Salimah di Semarang Wisuda 22 Peserta, Belajarnya Setahun Penuh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi dapur MBG.

Kronologi Kepala SPPG Muraharjo Blora Menghilang, Pamit Salat tapi Tak Kembali Lagi

AUDIENSI - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima audiensi sejumlah warga fari berbagai daerah di Jateng yang masing-masing membawa persoalan berbeda.

Jateng Lagi Banyak Masalah? Warga Serbu Kantor Gubernur Bawa Segudang Keluhan

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) cum Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sudaryono. (ist)

Sudaryono Jadi Kepala BGN? Nanik S Deyang Bocorkan Sosok Penggantinya: “Insyaallah Adik Saya”

DESAK KAJI ULANG - Ketua DPN APTI Agus Parmuji (dua dari kiri) bersama petani tembakau dan anggota DPRD Temanggung beraudiensi dengan anggota DPR RI, desak kaji ulang regulasi tembakau yang berpotensi mematikan nasib jutaan orang.

Petani-Legislator Temanggung Geruduk DPR RI: Kaji Ulang Regulasi Tembakau, Nasib Jutaan Orang Terancam

LANSIA WISUDA--Peserta Sekolah Lansia Salimah (Salsa) angkatan pertama mengikuti wisuda di Semarang, Minggu (19/7/2026). (ist)

Sekolah Lansia Salimah di Semarang Wisuda 22 Peserta, Belajarnya Setahun Penuh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Kades Curhat ke Luthfi: Dari Bankeu Sampai Puskesmas Dibahas

Februari 8, 2026
Ilustrasi Anugerah Adipura
Sirkular

Menteri LH: Daerah yang Gagal Kelola Sampah ‘Dianugerahi’ Predikat Kota Kotor

Juni 23, 2025
RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
Info

Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar

Juni 10, 2026
RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
Info

Kades Kota Tembakau Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin: Lumpuhkan Ekonomi Petani

Juli 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MBG Kembali Telan Korban, 19 Siswa Blora Diduga Keracunan Susu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?