Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Ajak Ormas Naik Kelas: “Jangan Cuma Ramai Kegiatan, Tapi Harus Berdampak”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Agustina Ajak Ormas Naik Kelas: “Jangan Cuma Ramai Kegiatan, Tapi Harus Berdampak”

Organisasi kemasyarakatan (ormas) bukan sekadar kumpulan orang dengan atribut dan agenda seremonial. Di tangan yang tepat, ormas bisa menjadi perekat warga, penjaga harmoni, sekaligus motor pembangunan.

T. Budianto
Last updated: Juli 20, 2026 6:05 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
STAN PEMERAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau stan pameran karya seni organisasi kemasyarakatan pada Kick Off Kinerja Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026 di Ex Gajahmada Plaza, Semarang, kemarin. Kegiatan tersebut menjadi ajang penguatan kolaborasi, inovasi, dan pembinaan ormas sebagai mitra strategis pembangunan Kota Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang mulai memperkuat peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai mitra pembangunan melalui Kick Off Kinerja Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang di Ex Gajahmada Plaza, Sabtu (18/7).

Kegiatan ini menjadi titik awal pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, sekaligus memperluas kolaborasi ormas dalam mendukung pembangunan Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan, ormas memiliki posisi strategis sebagai perekat persatuan bangsa dengan menumbuhkan semangat kebangsaan, toleransi, dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Organisasi masyarakat adalah ruang tumbuh mengenai kepedulian, gotong-royong, partisipasi warga sekaligus jembatan yang menghubungkan antara aspirasi masyarakat dengan arah pembangunan kota,” ujar Agustina.

Baca juga: PWI Kudus Kecam Premanisme dan Intimidasi terhadap Wartawan, Tuntut Ormas PP Lakukan Ini

Menurutnya, suasana kondusif yang selama ini terjaga di Kota Semarang tidak lepas dari sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan yang aktif membangun kerukunan.

Karena itu, Pemkot Semarang ingin peran ormas terus berkembang, tidak hanya bergerak di bidang sosial dan budaya, tetapi juga ikut mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Waras Ekonomi.

Sebagai langkah konkret, Pemkot memperkenalkan Indeks Kinerja Organisasi Kemasyarakatan (IKOM). Instrumen ini akan digunakan untuk mengukur, memetakan, dan mengevaluasi kinerja ormas secara objektif sehingga program pembinaan dapat dilakukan lebih terarah.

Dirasakan Masyarakat

Melalui IKOM, pemerintah berharap setiap organisasi mampu meningkatkan kualitas programnya dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Kick Off Kinerja Ormas 2026 juga menjadi ajang berbagi inspirasi antarlembaga. Sebanyak 25 organisasi kemasyarakatan menampilkan program unggulan mereka melalui stan pameran, pentas budaya, presentasi kegiatan, hingga talkshow praktik baik yang membuka ruang kolaborasi lebih luas.

Agustina berharap, pembinaan ini mampu melahirkan organisasi masyarakat yang semakin profesional, adaptif, dan memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan Kota Semarang.

Baca juga: Apa Nama Ormas Keagamaan yang Catut Menag untuk Berburu Cuan?

“Semangat ini yang dibangun di Kota Semarang dan melalui pembinaan ormas, kita berharap semuanya menjadi satu kesatuan membawa Kota Semarang ini maju pesat. Gerak dari ormas juga terarah, berkelanjutan dan berorientasi kepada dampak,” pungkasnya.

Mendirikan ormas memang mudah, tetapi menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat jauh lebih menantang. Sebab, organisasi tak diukur dari banyaknya spanduk yang dipasang, melainkan dari seberapa besar jejak baik yang ditinggalkan. (tebe)

You Might Also Like

Geger di Banyumas!! Kacang Rebus Jadi Menu MBG, Warganet Ragukan Standar Gizi

TBRS Hidup Lagi! Sepekan Bulan Bung Karno Disulap Jadi Panggung Seni, Literasi, dan Aksi Sosial

Kondisi Mata Andrie Sangat Serius, Sidang Air Keras Mencekam

Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan

Daging Ikan Sapu-sapu Dimakan Boleh Nggak Sih? Ini Jawaban Jujurnya Banget

TAGGED:agustina wilujengormas semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”
Next Article Tragis! Terobos Palang, Pemotor dan Siswa SD di Semarang Tewas Tersambar Kereta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

SIKAPI PERCERAIAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama pihak Pengadilan Agama Semarang menjalin kerja sama menyikapi kasus perceraian. (ist)

Tiap Tahun Ribuan Pasutri Cerai, Pemkot Semarang Pikirkan Nasib Janda dan Anaknya

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol).

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Perdana! Flight Internasional Kuala Lumpur-Semarang Ludes Terjual

September 4, 2025
MAKAN GRATIS--Warga berbagai latar belakang mengikuti menik.ati makan gratis program Dapur Marhaen di kantor DPD PDIP Jateng, Rabu (10/6/2026). (bae)
Info

Dapur Marhaen Diserbu Warga, Ojol hingga Kurir Antre Makan Gratis di Kantor PDIP Jateng

Juni 10, 2026
Hukum

OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

Maret 4, 2026
BERSINERGI - PLN Icon Plus melalui ICONGREEN berperan dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 416 kilowatt peak (kWp) di RS Mardi Rahayu, Kudus, Jawa Tengah.
Info

PLN Icon Plus Hadirkan Solusi PLTS Atap 416 kWp untuk RS Mardi Rahayu Kudus

Oktober 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Ajak Ormas Naik Kelas: “Jangan Cuma Ramai Kegiatan, Tapi Harus Berdampak”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?