BACAAJA, SEMARANG – PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah meresmikan gudang operasional baru sebagai upaya memperkuat kesiapan layanan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan infrastruktur digital di wilayah kerjanya.
Peresmian dilakukan melalui peninjauan langsung fasilitas oleh Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, yang dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas mulai beroperasinya gudang tersebut.
Dalam peninjauan, Leandra memastikan seluruh fasilitas telah siap digunakan, mulai dari sistem penyimpanan material, penataan area kerja, penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), hingga kesiapan sarana pendukung operasional.
Bacaaja: PLN Icon Plus Jateng dan IconGreen Kompak Dukung Transisi Energi
Bacaaja: PLN Icon Plus Perkuat Customer Experience melalui ‘Nobar Gembira ICONNET’ di Semarang
Menurutnya, gudang yang tertata dengan baik menjadi elemen penting untuk mempercepat distribusi material sekaligus mendukung pekerjaan pembangunan maupun pemeliharaan jaringan di lapangan.
“Gudang operasional memiliki fungsi yang sangat strategis dalam mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan. Karena itu, kami memastikan fasilitas ini tidak hanya representatif dari sisi sarana, tetapi juga dikelola dengan tata kelola yang baik, memenuhi standar keselamatan, serta mampu menunjang kebutuhan operasional secara lebih cepat, efektif, dan terukur,” ujar Leandra.
Keberadaan gudang baru ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan aset perusahaan sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan material di berbagai wilayah kerja PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah.
Prosesi peresmian berlangsung sederhana dan khidmat. Selain meninjau fasilitas, jajaran manajemen dan pegawai juga mengikuti doa bersama sebagai harapan agar gudang operasional baru dapat mendukung peningkatan kinerja perusahaan dan pelayanan kepada pelanggan.
Leandra menambahkan, kualitas layanan kepada pelanggan tidak hanya ditentukan oleh layanan di lapangan, tetapi juga kesiapan proses operasional di balik layar, termasuk pengelolaan material dan infrastruktur pendukung.
“Kami percaya pelayanan yang prima lahir dari operasional yang tertata. Dengan fasilitas yang semakin baik, kami berharap proses kerja menjadi lebih efisien sehingga seluruh tim dapat memberikan layanan yang lebih cepat, lebih andal, dan tetap mengedepankan budaya melayani sepenuh hati,” pungkasnya. (*)

