Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Demo di Kejati Jateng, Massa Sentil Blackout PLN hingga Kasus Jampidsus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Demo di Kejati Jateng, Massa Sentil Blackout PLN hingga Kasus Jampidsus

Aksi unjuk rasa kembali mewarnai Kota Semarang. Kali ini, sorotan massa tak hanya tertuju pada pemadaman listrik yang dinilai merugikan pelaku usaha, tetapi juga merembet ke isu penegakan hukum hingga dugaan tindak pidana korupsi di tingkat pusat.

T. Budianto
Last updated: Juli 9, 2026 4:48 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DEMO KEJAKSAAN: Massa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejati Jateng, Kamis (9/7/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA SEMARANG – Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng didatangi massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (Asmak), Kamis (9/7/2026).

Mereka membawa keresahan soal listrik padam, pajak, hingga menyinggung kasus yang menyeret Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kajagung. Aksi itu dibumbui poster bernada pedas. Di antaranya bertuliskan “Ungkap TPPU Jampidsus Febri Ardiyansyah”, “Tangkap dan Penjarakan Jampidsus”.

Perwakilan massa, Tomas, bilang aksi itu dibuat untuk menyuarakan penderitaan pelaku UMKM yang terdampak blackout. Menurut dia, listrik padam bukan sekadar gangguan teknis, tapi juga memunculkan kecurigaan adanya persoalan lain di belakangnya.

Baca juga: Baru Dilantik, Langsung Dapat PR

“Kami tahu bahwa di balik blackout terjadi sebuah masalah entah korupsi dan sebagainya,” kata Tomas. Asmak juga menyorot penegakan hukum yang diminta jangan tebang pilih. Tomas mengingatkan aparat agar tak melindungi orang dekat atau rekan sendiri.

“Jangan sampai itu lek bolone dewe, temannya sendiri, rekan kerja dan sebagainya itu tidak tersentuh oleh hukum. Poinnya sama, pedang keadilan itu berlaku untuk semua tidak ada tebang pilihnya,” ujarnya.

Keluhan Diterima

Kasi Penkum Kejati Jateng mengatakan, aspirasi massa sudah diterima. Isinya meliputi kekhawatiran soal blackout yang mengganggu usaha warga, keluhan soal pajak, serta dorongan agar penanganan kasus korupsi dilakukan tegas.

“Aspirasi yang disampaikan para pendemo hari ini antara lain terkait pemadaman listrik atau blackout yang dikhawatirkan mengganggu usaha mereka, termasuk pelaku UMKM,” ujarnya.

Baca juga: Saat Pejabat Ramai-ramai Sapa Jemaat Natal di Katedral Semarang

Menurut dia, sebagian tuntutan massa memang bukan kewenangan Kejati Jateng. Karena itu, aspirasi tersebut akan diteruskan ke Kejaksaan Agung. Kebetulan, beberapa perkara yang massa sampaikan memang bukan menjadi kewenangan Kejaksaan Tinggi. Sehingga ia mengakomodir aspirasi massa aksi. “Pada dasarnya, aspirasi ini akan kami teruskan ke Kejaksaan Agung,” bebernya.

Demonstrasi memang selalu menjadi ruang menyampaikan suara publik. Namun pada akhirnya, yang paling dinanti masyarakat bukan sekadar janji bahwa aspirasi akan diteruskan, melainkan kepastian bahwa setiap laporan benar-benar ditindaklanjuti. Sebab, keadilan bukan soal siapa yang paling lantang bersuara, tetapi siapa yang berani membuktikannya dengan tindakan. (bae)

You Might Also Like

Ramadhan Datang Lagi, Emangnya Seistimewa Itu Banget?

Jateng Intip Peluang di IKN

Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

Bayi Pura-pura Nangis? Ternyata Itu Masih Normal

Kasus Kanker Usus Besar di Indonesia Makin Tinggi, PB PGI Dorong Skrining Sejak Dini

TAGGED:aksi demoasmakheadlinekejati jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Gaet Abduh Lestaluhu, Bek Timnas Siap Antar Mahesa Jenar Naik Kasta
Next Article Semua SPPG di Jateng Dicek Kejaksaan, Termasuk yang Dikelola Polri: “Nggak Ada Pilih-Pilih”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

Anak Berakhlak Mulia Berawal dari Sini, Cek Yuk..

Ilustrasi pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Cari Rezeki Halal Biar Kerja Jadi Berkah, Begini Penjelasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Kepolisian di saat Presiden Prabowo juga sedang membentuk Tim Reformasi Kepolisian dari eksternal kepolisian. Foto: dok.
Hukum

Dua Tim Reformasi Polri: Inisiatif atau Resistensi terhadap Presiden?

September 29, 2025
Info

Tiket Ludes Duluan, Kampung Rambutan Makin Ramai

Maret 3, 2026
Info

Semen Hilang, Satu Sak Rp120 Ribu

Juli 31, 2026
Ekonomi

Bakorwil Naik Level, Solo Raya Disatukan Biar Kompak

Februari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Demo di Kejati Jateng, Massa Sentil Blackout PLN hingga Kasus Jampidsus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?