Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 47 Pejabat Pemkot Semarang Geser Posisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

47 Pejabat Pemkot Semarang Geser Posisi

Mutasi pejabat di pemerintahan sering bikin orang bertanya-tanya. Tapi di Balai Kota Semarang, rotasi kali ini diklaim bukan sekadar pindah kursi. Targetnya lebih besar, bikin birokrasi makin gesit.

T. Budianto
Last updated: Juli 9, 2026 2:59 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TEKEN BERITA ACARA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik dan mengambil sumpah jabatan 47 pejabat administrator, pengawas, serta pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Semarang di Ruang Loka Krida, Balai Kota Semarang, Rabu (8/7/2027). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan 47 pejabat administrator, pengawas, serta pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Semarang, Rabu (8/7/2026), di Ruang Loka Krida, Balai Kota Semarang.

Rotasi dan promosi jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi agar setiap perangkat daerah dipimpin aparatur yang sesuai dengan kompetensinya. Harapannya, roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan pelayanan publik semakin cepat.

Agustina menegaskan, rotasi jabatan bukan sekadar memindahkan pegawai dari satu kursi ke kursi lainnya. “Rotasi ini bukan sekadar memindahkan orang dari satu jabatan ke jabatan lain, tetapi bagian dari pengelolaan SDM yang sehat agar organisasi terus bergerak dinamis, produktif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan. Tidak ada yang turun pangkat, sebagian besar justru mendapat promosi dan sebagian bergeser dalam jenjang yang sama untuk memperkuat organisasi,” ujarnya.

Baca juga: Lantik 209 Pejabat Baru Pemkot Solo, Respati Kasih Waring: Jabatan Bukan Hadiah!

Menurutnya, penataan sumber daya manusia akan terus dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan organisasi. Seluruh proses juga dipastikan berjalan sesuai sistem merit dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, serta telah mendapat persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Semua proses dilakukan sesuai aturan. Setiap rotasi harus memperoleh persetujuan BKN. Ini menjadi bentuk komitmen kami bahwa pengelolaan ASN di Kota Semarang berlangsung secara profesional, objektif, dan akuntabel,” tegasnya.

Tak hanya melakukan rotasi, Pemkot Semarang juga tengah menyiapkan sistem penguatan budaya kerja berbasis kinerja. Salah satunya melalui skema tambahan penghasilan yang disesuaikan dengan pencapaian target kerja masing-masing perangkat daerah.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang memberikan penghargaan kepada mereka yang mampu mencapai target. Ke depan, setiap capaian kinerja akan mendapatkan apresiasi melalui tambahan tunjangan. Harapannya, birokrasi semakin produktif dan pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas,” jelas Agustina.

Tuan Rumah MTQ

Ia menambahkan, kualitas aparatur menjadi faktor penting dalam menyukseskan berbagai agenda strategis Kota Semarang, termasuk persiapan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI pada September 2026.

Menurut Agustina, seluruh perangkat daerah harus mampu bekerja sama menghadirkan pelayanan yang responsif, inklusif, serta siap melayani seluruh peserta, termasuk penyandang disabilitas yang akan ikut terlibat dalam rangkaian kegiatan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono menjelaskan, rotasi dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong karena pensiun sekaligus memenuhi kebutuhan organisasi.

Dari total 47 pejabat yang dilantik, terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang dimutasi, dua pejabat administrator yang dipromosikan menjadi pimpinan tinggi pratama, 20 pejabat administrator yang menjalani promosi maupun mutasi, serta 22 pejabat pengawas yang dimutasi.

Baca juga: Bukan Cuma Geser Kursi, Rotasi Pemkot Semarang Disebut Ajang Regenerasi

Menurut Joko, seluruh pejabat yang dilantik telah melewati proses administrasi, penilaian kompetensi, hingga memperoleh persetujuan teknis dari BKN sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami terus menyiapkan kaderisasi kepemimpinan secara berkelanjutan. Jabatan tidak bisa diisi secara instan, tetapi melalui proses pembinaan dan uji kompetensi sehingga yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi,” katanya.

Melalui penataan SDM ini, Pemerintah Kota Semarang berharap birokrasi semakin lincah, profesional, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, serta berdampak langsung bagi masyarakat.

Di birokrasi, pindah kursi memang hal biasa. Tapi yang paling ditunggu warga bukan siapa yang duduk di mana, melainkan apakah setelah kursinya bergeser, urusan masyarakat juga bisa selesai lebih cepat. Sebab, pelayanan publik tak cukup hanya berganti nama di papan pintu ruangan. (tebe)

You Might Also Like

Pasar Sora SKK Vol.2 Resmi Dibuka, Spot Ngabuburit & Berburu Takjil Paling Hype di Solo!

Satpol PP Masuk Sekolah: “Keren Itu Nggak Ngerokok”

Ngurus Diabetes Nggak Cuma Soal Gula: Belajar Bareng Undip dan King’s College London

Mayat Tangan Terikat Lakban di Sungai Citandui Bikin Geger

Ketua Siwo: Wartawan Olahraga Harus Jadi Bagian dari Solusi, Bukan Sekadar Penonton

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangrotasi pejabat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Cangkang Jadi Cuan, Mahasiswa Upgris Intip Cara Limbah Naik Kelas
Next Article Borobudur Marathon Naik Level, Kuota 12.500 Pelari Dibuka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang

Kepala Biro BUMD dan BLUD Setda Provinsi Jawa Tengah, Agus Prasutio.

PRPP Hampir Bangkrut, Pemprov Jateng Klaim Kinerja BUMD Secara Keseluruhan Positif

Semua SPPG di Jateng Dicek Kejaksaan, Termasuk yang Dikelola Polri: “Nggak Ada Pilih-Pilih”

Demo di Kejati Jateng, Massa Sentil Blackout PLN hingga Kasus Jampidsus

PSIS Gaet Abduh Lestaluhu, Bek Timnas Siap Antar Mahesa Jenar Naik Kasta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG

Oktober 12, 2025
Info

Orang Berkurban Apa Boleh Makan Daging Kurbannya Sendiri?

Mei 24, 2026
Ekonomi

KDMP Beromzet Sebulan Rp60 Juta, Ketuanya Gak Cuan Sama Sekali!! Apes Bos

April 22, 2026
Daerah

OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat

Maret 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 47 Pejabat Pemkot Semarang Geser Posisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?