Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rantis Brimob Angkut 74 Kg Emas dari Sentul dan Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, Saling Berkaitan?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Rantis Brimob Angkut 74 Kg Emas dari Sentul dan Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, Saling Berkaitan?

R. Izra
Last updated: Juli 9, 2026 6:14 pm
By R. Izra
5 Min Read
Share
Ilustrasi rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah dijaga ketat personel TNI.
Ilustrasi rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah dijaga ketat personel TNI.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ada kepingan puzzle yang belum tuntas, membuat publik semakin bertanya. Ada peristiwa besar apa di balik rentetan peristiwa menghebohkan dalam 24 jam terakhir.

Drama pengusutan kasus dugaan mega korupsi makin panas. Dalam sehari, petugas gabungan Polri menggeledah 12 lokasi di Jakarta hingga Bogor dan menemukan barang bukti dengan nilai yang bikin geleng kepala. Mulai dari tumpukan uang berbagai mata uang asing sampai 74 kilogram emas batangan yang disimpan di brankas rahasia.

Di saat yang sama, rumah dinas Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah juga menjadi sorotan setelah dijaga puluhan personel TNI bersenjata.

Bacaaja: Polisi Sita 74 Kg Emas dan Duit Rp476 Miliar dari Rumah Mewah di Sentul, Punya Siapa?
Bacaaja: Polri Nomor Satu! Intitusi Kepolisian Paling Korup se-Asia Tenggara

Penggeledahan dilakukan di 12 titik pada Rabu (8/7/2026). Salah satu lokasi yang paling menyita perhatian adalah Restoran de Clan dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, mengatakan penggeledahan itu merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, pencucian uang (TPPU), hingga suap.

“Penggeledahan ini dilakukan terkait penyidikan dua laporan polisi tentang dugaan tindak pidana korupsi dan/atau tindak pidana pencucian uang serta dugaan tindak pidana suap,” ujar Victor.

Kasus yang diusut berkaitan dengan penanganan perkara PT Asabri, Jiwasraya, hingga dugaan korupsi dalam penyelesaian pembayaran PT CBS kepada PT KNI yang diduga melibatkan penyelenggara negara.

Brankas tersembunyi di kalik lemari

Saat menggeledah lantai dua restoran, penyidik menemukan sebuah ruangan tersembunyi di balik lemari kayu. Di dalamnya terdapat dua brankas, koper, hingga tumpukan dokumen.

Dari lokasi tersebut, polisi menyita sekitar 3,13 juta dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, dan uang tunai Rp259 juta.

Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengungkapkan nilai seluruh uang yang ditemukan di restoran itu hampir mencapai Rp60 miliar.

“Kemudian kita konversi dalam bentuk rupiah kira-kira hampir Rp60 miliar di Restoran de Clan,” kata Totok.

Tak berhenti di situ, money changer yang berada tepat di sebelah restoran juga ikut digeledah. Polisi kembali menemukan uang senilai sekitar Rp7,2 miliar dalam 16 jenis mata uang asing.

Seluruh uang, dokumen, hingga brankas kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya. Tiga pegawai restoran juga turut dibawa penyidik untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“(Yang dibawa) pegawai saja di kafe, yang ada di lokasi,” ujar Totok.

Brankas rahasia di rumah mewah di Sentul simpan harta fantastis

Penggeledahan berikutnya berlangsung di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Di lokasi ini, polisi kembali dibuat terkejut setelah menemukan brankas yang disembunyikan di balik panel dinding.

Saat dibuka, brankas itu berisi tujuh koper yang menyimpan 74 kilogram emas batangan, 4,76 juta dolar Amerika Serikat, 14,08 juta dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta. Menurutnya, jika barang bukti tersebut dikonversi ke rupiah, nilainya mencapai sekitar Rp476 miliar.

“Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper,” ungkap Totok.

Selain emas dan uang, penyidik juga menyita sejumlah dokumen penting serta telepon seluler yang kini masih didalami keterkaitannya dengan perkara yang sedang disidik.

Rumah Jampidsus dijaga ketat TNI tuai sorotan

Di tengah operasi besar tersebut, perhatian publik juga tertuju ke rumah dinas Jampidsus Febrie Adriansyah yang tampak dijaga ketat puluhan personel TNI.

Penjagaan dilakukan sejak siang hingga malam. Bahkan akses menuju kawasan rumah sempat dibatasi sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Sementara itu, Restoran de Clan sempat disebut-sebut berkaitan dengan Febrie. Namun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan polisi tidak ingin berspekulasi mengenai informasi tersebut.

“Kami asasnya tetap, asas praduga tak bersalah. Kalau ada yang mengait-ngaitkan itu, silakan, itu di luar dari statement kami dari kepolisian,” tegas Budi.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menghambat proses penyidikan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk sama-sama menghormati proses yang dilakukan pihak kepolisian. Siapa pun yang mencoba menghalang-halangi proses penyidikan dapat diproses sesuai ketentuan hukum,” pungkasnya.

Hingga kini, penyidik masih terus mendalami hubungan seluruh barang bukti yang ditemukan dengan perkara dugaan korupsi, pencucian uang, dan suap yang sedang diusut. Kasus ini pun diperkirakan masih akan berkembang seiring pemeriksaan terhadap para saksi dan analisis terhadap barang bukti yang telah disita. (*)

You Might Also Like

Trans Jateng Magelang-Temanggung Gak Matiin Angkutan Lama, Gelangmanggung Siap Jalan 2027

Efek Domino Kasus Hogi: Kasat Lantas Sleman Dicopot

Dikecam soal Pengusiran Jurnalis, Undip Minta Maaf tapi sambil Berkilah

Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS

Bacaaja.co Goes to School, Ajak Pelajar Semarang  Melek Bahaya IRET di Dunia Digital

TAGGED:dijaga ketat tnifebrie ardiansyahheadlinepolisi sita emasrumah jampidsusrumah mewah sentul
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti emas batangan yang disita dari sebuah rumah mewah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/7/20206). Polisi Sita 74 Kg Emas dan Duit Rp476 Miliar dari Rumah Mewah di Sentul, Punya Siapa?
Next Article Mengapa Shopee Affiliate Menjadi Primadona Kerja Sampingan Mahasiswa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Persiapan Porprov 2026 Capai 90 Persen

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: “Segera Kami Follow Up”

SIDANG KORUPSI: Terdakwa Sudewo, Bupati Pati, kembali menjalani sidang kasus korupsi, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (7/10/2026). (bae)

Sudewo Minta Bebas, Jaksa KPK Sebut Halu dan Nyangkal Tanpa Dasar

TANAMKAN NILAI PANCASILA - Tumbuhkan semangat Pancasila, insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama insan PLN Group, mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Semarang, Kamis (1/10/2026).

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Jadikan Nilai Kebangsaan sebagai Bagian dari Pengabdian

PEMUSNAHAN BARANG ILEGAL - Bea Cukai Solo memusnahkan lebih dari 12,8 juta batang rokok ilegal tanpa cukai, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp12,5 miliar.

Bea Cukai Solo Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp12,53 Miliar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Hukum

Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan

Maret 14, 2026
DESAK KAJI ULANG - Ketua DPN APTI Agus Parmuji (dua dari kiri) bersama petani tembakau dan anggota DPRD Temanggung beraudiensi dengan anggota DPR RI, desak kaji ulang regulasi tembakau yang berpotensi mematikan nasib jutaan orang.
Info

Petani-Legislator Temanggung Geruduk DPR RI: Kaji Ulang Regulasi Tembakau, Nasib Jutaan Orang Terancam

Juli 22, 2026
TAK KUAT MENAHAN HARU - Beny Riswandi langsung sujud syukur saat divonis bebas, Kamis (7/5/2026). (bae)
Hukum

Akhir Manis Kasus Sritex, Beny Sujud Syukur di Depan Hakim setelah Vonis Bebas

Mei 7, 2026
Ilustrasi kekeringan hingga membuat petani gagal panen.
Fokus

Ancaman Pangan hingga Kesehatan, Kemarau Bikin Rawan Gagal Panen dan ISPA Meningkat

Juli 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rantis Brimob Angkut 74 Kg Emas dari Sentul dan Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, Saling Berkaitan?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?