Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Akal Bulus Zonasi Berujung Batal, Puluhan Siswa Bandung Gigit Jari Akhirnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Akal Bulus Zonasi Berujung Batal, Puluhan Siswa Bandung Gigit Jari Akhirnya

Sekitar 90 calon siswa SMP di Kota Bandung harus mengubur harapan masuk sekolah negeri setelah dinyatakan gugur dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Penyebabnya bukan karena nilai, melainkan dugaan pemalsuan data kependudukan.

Nugroho P.
Last updated: Juli 7, 2026 1:01 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Wali Kota Bandung M Farhan.
SHARE

BACAAJA, BANDUNG – Sekitar 90 calon siswa SMP di Kota Bandung harus mengubur harapan masuk sekolah negeri setelah dinyatakan gugur dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Penyebabnya bukan karena nilai, melainkan dugaan pemalsuan data kependudukan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku keputusan itu menjadi salah satu hal yang paling berat selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.

Ia mengatakan hampir seratus pendaftar terindikasi melakukan pelanggaran administrasi yang berkaitan dengan data alamat tempat tinggal.

Menurut Farhan, modus yang ditemukan adalah mengubah atau memalsukan alamat pada Kartu Keluarga (KK) agar terlihat tinggal di sekitar sekolah yang menjadi tujuan.

Cara tersebut dilakukan untuk memanfaatkan jalur domisili atau zonasi sehingga peluang diterima di sekolah negeri menjadi lebih besar.

“Pelanggaran ini membuat kami harus mendiskualifikasi sekitar 90 peserta. Keputusan ini tentu tidak mudah, tetapi aturan tetap harus ditegakkan,” ujar Farhan saat memberikan keterangan di Balai Kota Bandung, Senin (6/7/2026).

Kasus tersebut terungkap setelah tim verifikasi menemukan sejumlah alamat yang digunakan oleh banyak pendaftar sekaligus.

Secara administrasi, satu alamat memang dimungkinkan memiliki lebih dari satu Kartu Keluarga. Namun, saat jumlahnya dinilai tidak masuk akal, petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penelusuran itu, ditemukan adanya dugaan data kependudukan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Meski begitu, Pemerintah Kota Bandung memilih tidak membawa persoalan tersebut ke jalur pidana.

Farhan menjelaskan, keputusan itu diambil setelah ada permohonan dari pihak orang tua agar kasus tersebut diselesaikan secara administratif.

Sebagai konsekuensinya, seluruh peserta yang terbukti melakukan pelanggaran tetap dikenai sanksi berupa pembatalan keikutsertaan dalam SPMB.

Pemerintah kota menegaskan bahwa sanksi tersebut menjadi bentuk penegakan aturan sekaligus upaya menjaga proses penerimaan siswa tetap berjalan adil.

Meski gagal masuk sekolah negeri, para siswa dipastikan tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Pemkot Bandung akan mengarahkan mereka ke sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah, terutama sekolah penerima bantuan operasional daerah.

Bagi keluarga yang benar-benar tidak mampu, pemerintah juga membuka kesempatan untuk memperoleh bantuan biaya pendidikan.

Program tersebut diperuntukkan bagi sekolah swasta yang masuk dalam skema BOSDA maupun program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP).

Namun, bantuan itu tidak berlaku untuk seluruh sekolah swasta, melainkan hanya lembaga pendidikan yang telah ditetapkan dalam program pemerintah daerah.

Farhan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang pada proses penerimaan siswa berikutnya. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda memanipulasi data demi mendapatkan kursi di sekolah favorit karena risikonya justru merugikan anak sendiri. (*)

You Might Also Like

Duit Pendidikan RI Masih Kalah dari Vietnam

Rektor SCU Soroti Dana MBG: Jangan Sampai Besar Anggaran, Kecil Dampaknya

Kemenag Batasi Gawai di Sekolah dan Rumah

Kabar Gembira! Ada Beasiswa Rp6 Juta per Orang untuk 420 Santri Ma’had Aly Jateng

Antara Takdir, Kopi, dan Cara Rizal Galih Tuntaskan S2 UGM dengan IPK Sempurna

TAGGED:bandungkecuranganspmbWali Kota Bandung M Farhan.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siang Terik Malam Menggigil, Warga Jogja Diminta Jaga Kondisi Tubuh
Next Article Anak Sering Begadang? Efeknya Ternyata Nggak Main-Main Lho Moms

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bongkar Joki Skripsi di Banyak Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Cara SDN Tandang 03 Semarang Rayakan Hari Anak Bikin Siswa Lupa Gadget

Juli 24, 2026
Pendidikan

SMA Kolese Loyola Juara Kompetisi Debat Pelajar Piala Wali Kota

Agustus 2, 2025
Pendidikan

942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Juli 27, 2026
ILUSTRASI - Ilustrasi aksi kekerasan seksual.
Pendidikan

Marak Kekerasan Seksual di Institusi Pendidikan, SASV Gemas UIN Walisongo Respons Keras

Mei 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Akal Bulus Zonasi Berujung Batal, Puluhan Siswa Bandung Gigit Jari Akhirnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?