BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang kembali menambah amunisi jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/27. Kali ini, klub kebanggaan Kota Atlas resmi mengumumkan perekrutan Andy Setyo Nugroho, bek tengah berpengalaman yang musim lalu memperkuat PSIM Yogyakarta.
Kehadiran pemain asal Pati itu diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan PSIS untuk memperkuat lini pertahanan dalam misi besar kembali promosi ke Super League.
Baca juga: Rizky Darmawan Pilih Bertahan: Saatnya Bawa PSIS Pulang ke Super League
Andy bukan nama baru di sepak bola nasional. Sepanjang kariernya, ia telah memperkuat sejumlah klub di Indonesia dan dikenal sebagai bek yang memiliki pengalaman bermain di level kompetisi tertinggi.
Tak hanya itu, Andy juga pernah mengenakan seragam Timnas Indonesia, baik di kelompok umur maupun tim senior. Pengalaman tersebut menjadi modal penting yang diyakini mampu memberikan ketenangan sekaligus kepemimpinan di lini belakang PSIS.
Kontribusi Besar
Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika mengatakan, manajemen optimistis Andy mampu memberikan kontribusi besar bagi skuad Laskar Mahesa Jenar.
“Kami senang mengumumkan rekrutan baru berikutnya, Andy Setyo, setelah sebelumnya beberapa pemain baru juga telah bergabung dengan tim PSIS. Manajemen yakin dengan kemampuan Andy Setyo mengingat kiprahnya bersama tim-tim di Indonesia dan di timnas. Semoga Andy Setyo bisa turut membawa Laskar Mahesa Jenar promosi ke Super League,” ujar Reza.
Baca juga: Ray Redondo-Widodo C Putro Punya Misi Besar di PSIS
Dengan bergabungnya Andy, PSIS berharap sektor pertahanan menjadi lebih solid menghadapi ketatnya persaingan musim depan. Kehadiran pemain berpengalaman dinilai penting untuk menjaga keseimbangan tim yang tengah dibangun demi kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Bagi Andy Setyo, bergabung dengan PSIS juga menjadi tantangan baru dalam perjalanan kariernya. Sementara bagi suporter Mahesa Jenar, kedatangannya membawa harapan lahirnya tembok kokoh yang mampu mengawal langkah klub menuju target promosi.
Di sepak bola, pertandingan memang dimenangkan lewat gol. Tapi jalan menuju promosi sering kali dimulai dari satu hal yang lebih sederhana, membuat gawang sendiri sesulit mungkin untuk dibobol lawan. (tebe)

