Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Penumpang: Bus Listrik Oke, Tapi Jangan Cuma Ganti Mesin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Penumpang: Bus Listrik Oke, Tapi Jangan Cuma Ganti Mesin

Buat sebagian orang, naik Trans Semarang mungkin cuma sesekali. Tapi bagi beberapa orang, bus merah itu sudah seperti "kendaraan pribadi". Dalam sehari, bahkan ada yang sampai enam kali berpindah dari satu bus ke bus lain.

T. Budianto
Last updated: Juni 26, 2026 3:28 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
MENAIKKAN PENUMPANG: Bus Trans Semarang menaikkan penumpang di salah satu halte. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Bus Trans Semarang bukan sekadar transportasi umum. Bagi Erli (22), armada berwarna merah itu sudah menjadi bagian dari kesehariannya sebagai mahasiswa yang harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain di Kota Semarang.

Saking seringnya menggunakan BRT, dirinya mengaku dalam sehari bisa naik bus hingga enam kali saat jadwal kuliah dan kegiatannya sedang padat. “Kalau lagi sibuk banget bisa sampai enam kali naik bus dalam sehari,” katanya, Kamis (25/6/2026).

Tidak memiliki kendaraan pribadi membuat Erli mengandalkan Trans Semarang untuk beraktivitas. Dari kampus, kos, hingga berbagai sudut kota, semuanya ia tempuh menggunakan BRT. Seiring waktu, ia bahkan sudah hafal jalur-jalur transit yang harus dilalui untuk mencapai tujuan.

Meski menjadi pengguna setia, Erli mengaku masih menemukan sejumlah hal yang membuatnya geregetan. Salah satunya ketika bus yang ditunggu justru melaju begitu saja tanpa berhenti di halte.

Baca juga: BRT Semarang Mulai Ganti Napas, 41 Bus Baru Sudah Jalan

“Kadang sudah nunggu lama, busnya malah lewat. Padahal enggak penuh. Itu yang bikin kesal karena kita sudah menunggu cukup lama,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyoroti kondisi beberapa armada lama yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian lebih.

Mulai dari AC yang tidak berfungsi maksimal, kebersihan bus yang kurang terjaga, hingga pengeras suara pemberitahuan halte yang terkadang tidak menyala.

Di tengah rencana pengembangan bus listrik di Trans Semarang, Erli mengaku menyambut baik program tersebut. Baginya, keberadaan bus listrik bisa menjadi solusi untuk mengurangi polusi yang selama ini masih terasa dari sejumlah armada berbahan bakar solar.

“Kalau memang bisa mengurangi asap hitam yang sering keluar dari bus, tentu bagus. Soalnya asap itu bukan cuma mengganggu penumpang, tapi juga pengendara lain dan pejalan kaki,” tuturnya.

Mengurangi Pencemaran

Sementara bagi Balya Muhammad Musthofa (24), seorang pekerja yang juga rutin menggunakan layanan Trans Semarang, bus listrik merupakan langkah yang patut didukung karena dapat membantu mengurangi pencemaran udara di jalanan Kota Semarang.

“Kalau melihat kondisi sekarang, memang masih ada bus yang asap knalpotnya cukup mengganggu. Jadi menurut saya program bus listrik ini bagus dan layak didukung,” kata Balya.

Meski demikian, Balya berharap perubahan yang dilakukan tidak hanya berhenti pada pergantian armada. Sebagai pengguna, ia menilai ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan masih menjadi kebutuhan utama yang harus dibenahi.

“Yang paling penting buat saya itu tepat waktu. Orang yang naik transportasi umum kan biasanya punya tujuan dan jadwal masing-masing. Kalau harus menunggu terlalu lama juga kurang nyaman,” ujarnya.

Baca juga: Transportasi Hijau? Semarang Pilih Bus Listrik!

Baik Erli maupun Balya sama-sama berharap hadirnya bus listrik menjadi awal perbaikan layanan Trans Semarang secara menyeluruh. Mereka ingin transportasi publik tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga lebih nyaman, bersih, terawat, dan dapat diandalkan oleh masyarakat setiap hari.

Sebab bagi pengguna seperti Erli, yang bisa menghabiskan sebagian besar harinya di dalam bus, kualitas pelayanan menjadi hal yang sama pentingnya dengan inovasi transportasi yang sedang dibangun pemerintah.

Bus boleh berganti listrik, teknologi boleh makin canggih. Tapi kalau penumpang masih dibuat menunggu tanpa kepastian atau bus tetap melaju tanpa berhenti di halte, yang berubah mungkin cuma sumber energinya, bukan kualitas pelayanannya. (dul)

You Might Also Like

Petani-Legislator Temanggung Geruduk DPR RI: Kaji Ulang Regulasi Tembakau, Nasib Jutaan Orang Terancam

Kredit Bodong Rp263,6 M BPR Jepara Arta, Cuma Modal Nama Pedagang & Pengangguran

Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

BGN Bekukan Operasional SPPG Karangturi, Buntut 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Keracunan

Pemkot Semarang Siapkan Tiga SPPG Jadi Role Model

TAGGED:bus listrikheadlinepemkot semarangtrans semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto. (dul) Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026
Next Article Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nrimo Ing Pandum, Jalan Jawa Menuju Hati Tenang

Wayang Jadi Jurus Dakwah Sunan Kalijaga

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

267 SPBU di Jateng Siaga Sambut Libur Nataru

Desember 21, 2025
Hukum

Drama Saham PSIS Tamat di Meja Hakim

Oktober 23, 2025
Plesir

Pecinan Naik Kelas, Kini Jadi Desa Wisata

September 22, 2026
Info

Posko PMI Semarang Jadi “Pit Stop” Favorit Pemudik

Maret 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Penumpang: Bus Listrik Oke, Tapi Jangan Cuma Ganti Mesin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?